BahanKain.id
BahanKain.id

Bonded Seam, Rahasia Dibalik Pakaian Olahraga Yang Mulus dan Bebas Jahitan

BahanKain
Bonded Seam, Rahasia Dibalik Pakaian Olahraga Yang Mulus dan Bebas Jahitan

Tidak semua pola pakaian harus disatukan dengan benang dan jarum. Pada pakaian olahraga modern, konstruksi busana justru bisa dibuat dengan teknik yang sambungan antarkomponen hampir tidak terlihat. Dan hasilnya adalah pakaian yang mulus dan bebas jahitan serta mampu mengikuti setiap gerakan tubuh. Teknik tersebut bernama bonded seam.

Tak seperti pakaian olahraga biasa yang mengandalkan jahitan benang, bonded seam menggunakan perekat atau lem khusus, panas, dan tekanan untuk menyatukan sambungan antarkain. Teknologi ini banyak digunakan pada sportswear karena menghasilkan konstruksi yang ringan dan nyaman. Yuk, cari tahu lebih banyak tentang teknik ini!

Apa Itu Bonded Seam?


Bonded seam adalah teknik penyambungan dua potongan kain atau lebih menggunakan lem khusus atau film perekat aktif panas (heat-activated adhesive film) yang dikombinasikan dengan mesin press bertekanan tinggi.

Dalam praktiknya, lapisan perekat ditempatkan di antara bagian kain yang akan disatukan. Setelah itu, panas dan tekanan diberikan dalam waktu tertentu hingga perekat aktif dan membentuk ikatan di antara kedua material. Setelah proses selesai dan sambungan mendingin, kedua bagian kain pun menyatu.

Fungsi benang disini digantikan oleh lapisan perekat yang bekerja di antara dua material. Tapi, bukan berarti prosesnya sekadar menempelkan kain dengan lem biasa. Ada perhitungan tertentu yang harus diperhatikan agar sambungan benar-benar kuat dan mampu menahan daya tarikan selama pemakaian.

Bagaimana Cara Kerja Bonded Seam?


Kunci utama proses bonded seam terletak pada kombinasi antara panas, tekanan dan waktu. Dimulai dengan menempatkan dua bagian kain sesuai pola sambungan. Lalu, film perekat diletakkan di antara kedua bagian tersebut. Setelah itu, material dipanaskan menggunakan alat bertekanan khusus.

Panas membuat film perekat melunak atau aktif sehingga dapat membentuk ikatan dengan permukaan kain. Sedangkan, tekanan memastikan lem merekat di seluruh permukaan secara merata dan sambungan dibiarkan mendingin hingga perekat kembali mengeras. Hasilnya berupa sambungan kain yang tipis tanpa deretan benang seperti pada jahitan konvensional.

Meski terdengar sederhana, pengaturannya tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap kain memiliki karakter berbeda sehingga suhu, tekanan, dan lama pemanasan perlu disesuaikan. Jenis serat, struktur kain, coating, hingga finishing pada permukaannya dapat memengaruhi hasil akhir bonding.

Keunggulan Bonded seam


Dibandingkan dengan jahitan tradisional, bonded seam menawarkan keunggulan dari sisi fungsional maupun estetika. Beberapa diantaranya yaitu:

 1.       Bebas Gesekan (Anti-Chafing)

Salah satu alasan bonded seam banyak digunakan pada pakaian olahraga yaitu kemampuannya menghasilkan sambungan yang relatif datar dan halus. Tidak adanya tonjolan benang atau lipatan kain yang tebal membuat permukaan sambungan menjadi sangat halus. Ini mencegah iritasi atau lecet pada kulit akibat gesekan saat bergerak.

2.       Tampilan Rapi dan Rata (Seamless Look)

Teknik ini tidak hanya membuat pakaian terasa nyaman, tetapi juga mendukung estetika sportswear yang mengarah pada desain sederhana, ringan, dan clean. Tanpa adanya benang dan gundukan kampuh yang tebal membuat garis sambungan lebih bersih. Pakaian pun jadi terlihat lebih minimalis dengan siluet yang lembut mengikuti bentuk tubuh.

3.       Elastisitas Tinggi

Pakaian olahraga harus mampu mengikuti tubuh, bukan justru membatasi gerakannya. Karena itu, fleksibilitas menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan konstruksi pakaian. Dan bonded seam mampu mewujudkan semua itu. Sistem perekatan yang fleksibel mengikuti kelenturan kain sangat pas jika dipadukan dengan material elastis seperti spandex atau jersey.

4.       Ketahanan Terhadap Air (Water Resistant/Waterproof)

Karena tidak ada lubang bekas tusukan jarum, air tidak akan mudah merembes melalui celah sambungan. Teknik sambungan lem panas ini mirip dengan sistem seam sealing pada perlengkapan luar ruangan.

Meski demikian, bonded seam tidak otomatis membuat sebuah pakaian menjadi waterproof. Tingkat perlindungan terhadap air tetap bergantung pada jenis kain, coating, film perekat, desain sambungan, dan kualitas proses bonding secara keseluruhan.

5.       Kesempatan eksplorasi desain

Teknologi bonded seam juga membuka peluang bagi desainer untuk mengeksplorasi konstruksi pakaian yang berbeda dari pola jahitan konvensional.

Garis sambungan dapat dibuat lebih minimal, sementara beberapa bagian pakaian bisa dirancang tanpa kampuh jahitan yang terlihat jelas. Hal ini memungkinkan terciptanya desain sportswear dengan karakter yang lebih modern dan teknis.

Aplikasi Bonded Seam di Dunia Tekstil


Meski identik dengan produksi pakaian olahraga, teknik penyambungan menggunakan perekat dan panas ini dapat digunakan pada berbagai produk yang membutuhkan sambungan tipis, rapi, nyaman, atau memiliki perlindungan lebih baik terhadap air.

Berikut beberapa produk yang juga kerap dibuat dengan metode bonded seam:

·         Pakaian Dalam & Lingerie

Mengurangi risiko garis celana dalam terlihat (pantylines) serta memberikan kenyamanan maksimal tanpa rasa gatal dari benang.

·         Pakaian Olahraga (Activewear)

Legging, sports bra, dan baju lari sering mengandalkan bonded seam agar atlet bebas bergerak tanpa gesekan.

·         Pakaian Luar & Jaket Outdoor

Jaket gunung atau jas hujan menggunakan sistem rekat serupa untuk memastikan air hujan tidak masuk lewat jahitan.

·         Tas dan Aksesoris Kecil

Pembuatan pouch atau tas teknis minimalis memanfaatkan metode ini demi menciptakan tampilan modern yang bersih dan kedap air.

Itu dia penjelasan tentang bonded seam, mekanisme, serta keunggulan dan berbagai penggunaannya. Meski menawarkan sejumlah kelebihan, tapi bonded seam tetap tak bisa menggantikan fungsi jahitan pada semua jenis pakaian. Teknik ini hadir sebagai alternatif ketika sebuah produk membutuhkan sambungan yang lebih tipis, rata, ringan, dan nyaman tanpa mengorbankan fungsi utamanya.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait