BahanKain.id
BahanKain.id

Bukan Pajangan! Ini Fungsi Rahasia "Segitiga Misterius" di Kerah Sweatshirt Kamu

BahanKain
Bukan Pajangan! Ini Fungsi Rahasia "Segitiga Misterius" di Kerah Sweatshirt Kamu


Coba deh kamu cek lemari pakaian sekarang. Ambil satu sweatshirt atau crewneck kesayanganmu, lalu perhatikan bagian kerahnya. Tepat di bagian depan bawah lubang leher, kemungkinan besar kamu akan menemukan sebuah jahitan berbentuk segitiga terbalik.

Hampir semua orang yang suka pakai outerwear pasti pernah melihat detail kecil ini. Tapi kalau ditanya, "Itu fungsinya buat apa?", mayoritas bakal menjawab, "Ya... paling cuma variasi desain biar keren."

Well, tebakan itu gak sepenuhnya salah untuk era sekarang. Tapi tahu gak sih, kalau di awal kemunculannya, segitiga kecil bernama V-stitch atau V-insert ini punya peran hidup dan mati bagi kenyamanan para atlet?

Yuk, kita bedah sejarah dan fungsi tersembunyi dari segitiga misterius ini!

 

Lahir dari Lapangan American Football Tahun 1920-an

Sumber: www.dazn.com

Untuk memahami fungsi segitiga ini, kita harus mundur jauh ke tahun 1920-an di Amerika Serikat. Pria di balik penemuan sweatshirt adalah Benjamin Russell, seorang pemilik pabrik pakaian dalam sekaligus ayah dari seorang pemain American football bernama Benny Russell Jr.

Pada zaman itu, para atlet berlatih menggunakan kostum berbahan wol. Kebayang gak panasnya kayak apa? Kain wol itu tebal, bikin gerah, gatal saat berkeringat, dan kalau sudah basah bakal jadi berat banget.

Gerah melihat anaknya tersiksa saat latihan, Benjamin Russell akhirnya mendapat ide brilian: membuat baju olahraga dari bahan katun lembut yang biasa dipakai untuk pakaian dalam, tapi dengan potongan yang longgar. Lahirlah apa yang kita sebut sweatshirt hari ini.

Nah, di sinilah si segitiga kecil tersebut diperkenalkan oleh brand legendaris Russell Athletic.

 

Baca juga: Mengenal Sejarah dan Gaya Ikonik Sweatshirt. Lebih dari Sekadar Pakaian Hangat

 

Dua Fungsi Utama Si Segitiga "V-Stitch"

Bukan sekadar tempelan, potongan kain berbentuk segitiga ini awalnya dibuat dari bahan katun berusuk (ribbed cotton) yang dijahit terpisah dengan badan baju. Ada dua alasan teknis mengapa komponen ini wajib ada:

Sumber: www.gearpatrol.com

1. Spons Penahan Banjir Keringat

Nama bajunya saja sudah sweat-shirt (baju keringat), jadi fungsi utamanya jelas untuk menghadapi keringat. Area leher dan dada atas adalah zona merah yang paling cepat basah saat seseorang berolahraga intens.

Dengan memasang kain katun berusuk yang lebih tebal di bagian kerah, segitiga ini berfungsi layaknya spons. Tugasnya adalah menyerap keringat dari leher sebelum cairan tersebut mengalir ke bawah dan membasahi seluruh area dada. Alhasil, para atlet bisa tetap fokus tanding tanpa merasa risi.

2. Penyelamat Kerah Baju dari Risiko Melar

Pernah gak kamu kesal karena leher kaos atau sweater kesayanganmu jadi longgar dan berbentuk seperti kerupuk setelah sering dipakai? Para atlet zaman dulu menghadapi masalah yang sama, bahkan lebih parah.

Saat melepas atau memakai baju dengan terburu-buru di ruang ganti, bagian leher baju sering ditarik dengan kasar. Kain rajutan pada V-stitch sengaja didesain memiliki elastisitas (stretch) yang lebih tinggi daripada bagian baju lainnya. Segitiga ini memberikan ruang renggang tambahan, sehingga kepala bisa masuk dengan mudah tanpa merusak atau membuat lubang leher melar seiring berjalannya waktu.

 

Plot Twist: Kenapa Sekarang Cuma Jadi Hiasan?


Sumber: www.consortium.co.uk

Kalau kamu perhatikan sweatshirt modern yang dijual di mall saat ini, banyak yang segitiganya cuma berupa garis jahitan saja, bukan potongan kain elastis yang terpisah. Kenapa fungsinya berubah?

Jawabannya adalah kemajuan teknologi tekstil.

Industri konveksi zaman sekarang sudah sangat canggih. Bahan katun modern sudah jauh lebih fleksibel dan tidak mudah melar meskipun sering ditarik. Ditambah lagi, sudah ada teknologi moisture-wicking (kain cepat kering) dan bahan sintetis ringan yang bisa menguapkan keringat dalam hitungan detik tanpa perlu bantuan "spons" di kerah.

Jadi, kenapa brand fashion zaman sekarang tetap mempertahankan segitiga itu?

Alasannya murni demi estetika dan nostalgia. Desain V-stitch telah menjadi identitas otentik dari sebuah sweatshirt. Tanpa adanya segitiga itu, sebuah crewneck akan terlihat seperti kaos lengan panjang biasa. Komponen ini dipertahankan untuk memberikan kesan vintage, sporty, sekaligus menghormati sejarah panjang pakaian olahraga klasik.

 

Kesimpulan

Sekarang kamu sudah tahu kan rahasia di balik segitiga kecil di kerah bajumu? Jadi, kalau nanti ada temanmu yang iseng bertanya atau berkomentar soal detail tersebut, kamu bisa pamer pengetahuan fashion trivia ini ke mereka.

Bukan cuma pajangan modern, segitiga kecil itu adalah bukti sejarah bagaimana sebuah inovasi sederhana di tahun 1920-an bisa bertahan dan tetap dicintai hingga seabad kemudian!

Gimana, coba cek sweatshirt yang kamu pakai sekarang, jahitannya asli potongan kain elastis atau cuma hiasan benang doang, nih?

 

Baca juga: Apa Sih Bedanya Hoodie, Jaket, dan Sweater?


Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait