BahanKain.id
BahanKain.id

Shoe Tree, Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Terlihat Seperti Baru

BahanKain
Shoe Tree, Rahasia Sepatu Tetap Awet dan Terlihat Seperti Baru

Banyak orang rela mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli sepatu kulit formal, loafers, atau boots premium. Namun, tidak semua orang memberikan perhatian yang sama untuk merawatnya. Dan kebanyakan dari mereka hanya fokus membeli semir. Tapi mereka lupa kalau struktur sepatu kulit juga perlu dijaga, salah satunya menggunakan penyangga bernama shoe tree.

Meski hanya menyangga, shoe tree berperan penting dalam menjaga kualitas sepatu. Tidak heran jika banyak pengrajin sepatu dan pecinta leather goods menganggap keberadaannya begitu penting. Lantas, apa fungsi sebenarnya dari penyangga sepatu ini? Berikut ulasannya!

Apa Itu Shoe Tree?

Shoe tree adalah alat yang dirancang menyerupai bentuk kaki manusia dan dimasukkan ke dalam sepatu ketika tidak digunakan. Alat ini biasanya terbuat dari kayu, plastik, atau kombinasi material tertentu yang mampu membantu mempertahankan bentuk sepatu setelah dipakai.

Ketika digunakan untuk berjalan atau beraktivitas seharian, material sepatu akan mengalami tekanan, tekukan, serta menyerap kelembapan dari kaki. Shoe tree membantu mengembalikan bentuk sepatu mendekati kondisi semula sekaligus menjaga bagian dalamnya tetap kering.

Karena manfaatnya tersebut, shoe tree banyak digunakan pada sepatu formal seperti oxford, derby, loafers, monk strap, hingga berbagai jenis boots kulit. Namun bukan berarti hanya sepatu formal yang bisa menggunakannya. Sneakers berbahan kulit maupun suede juga dapat memperoleh manfaat dari penggunaan shoe tree secara rutin.


Kenapa Sepatu Membutuhkan Penyangga?


Sepatu merupakan salah satu item fashion yang bekerja paling keras setiap hari. Selain menopang berat tubuh, sepatu juga harus menyesuaikan diri dengan berbagai gerakan kaki saat berjalan, berlari, atau berdiri dalam waktu lama.

Setiap kali digunakan, material sepatu akan mengalami tekanan yang menyebabkan perubahan bentuk secara bertahap. Di saat yang sama, keringat dari kaki akan menciptakan kelembapan di dalam sepatu. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus tanpa perawatan yang tepat, bentuk sepatu dapat berubah, muncul kerutan permanen, bahkan materialnya menjadi lebih cepat rusak.

Pada akhirnyaa, alat ini membantu sepatu mempertahankan bentuk aslinya sekaligus menciptakan kondisi yang lebih baik selama masa penyimpanan.


Fungsi dan Manfaat Penggunaan Shoe Tree


Sebelum membahas lebih jauh mengenai manfaatnya, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan shoe tree. Banyak orang mengira alat ini hanya berfungsi sebagai pengganjal sepatu saat disimpan. Padahal, shoe tree memiliki fungsi yang jauh lebih luas dalam menjaga kondisi alas kaki:

1.       Menjaga Bentuk Asli Sepatu

Salah satu fungsi utama shoe tree adalah membantu mempertahankan bentuk asli sepatu. Saat digunakan, material sepatu akan mengikuti bentuk kaki pemakainya. Jika dibiarkan begitu saja setelah digunakan, perubahan bentuk tersebut dapat menjadi permanen. Dengan memasang shoe tree, bagian depan, samping, dan tumit sepatu akan tetap mendapatkan dukungan sehingga bentuknya tetap terjaga.

2.       Mengurangi Kerutan dan Lipatan 

Kerutan pada kulit sepatu adalah hal wajar, namun jika dibiarkan tanpa penanganan, kerutan tersebut bisa menjadi permanen dan membuat tampilan sepatu terlihat kusam serta tua sebelum waktunya.

Tekanan ringan dari shoe tree membantu meratakan area yang mengalami tekukan selama pemakaian. Meskipun tidak dapat menghilangkan kerutan sepenuhnya, penggunaannya secara rutin dapat membantu memperlambat terbentuknya lipatan permanen.

3.       Melancarkan Sirkulasi Udara

Setiap kaki menghasilkan keringat saat beraktivitas, dan sebagian dari kelembapan tersebut akan terserap ke dalam lapisan sepatu. Kelembapan yang tertahan akan memicu bau tidak sedap dan meningkatkan risiko tumbuhnya jamur. Penyangga sepatu membantu menguapkan kelembaban serta melancarkan sirkulasi udara.

Bahkan, shoe tree dari kayu cedar, juga mampu membantu menyerap kelembapan sehingga bagian dalam sepatu tetap kering.


Baca Juga: 
Stitch Down, Konstruksi Klasik Yang Bikin Sepatu Auto ‘Bandel’


4.       Mengurangi Bau Tidak Sedap

Kelembapan yang terperangkap di dalam sepatu sering menjadi penyebab utama munculnya bau.

Dengan membantu menjaga kondisi interior tetap kering, shoe tree turut berperan dalam mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab bau. Beberapa jenis shoe tree kayu bahkan memiliki aroma alami yang membantu menjaga kesegaran bagian dalam sepatu.

5.       Memperpanjang Umur Pakai Sepatu

Kombinasi dari seluruh manfaat tersebut pada akhirnya akan membantu memperpanjang usia pakai sepatu. Sepatu yang bentuknya terjaga, minim kerutan, dan terhindar dari kelembapan berlebih cenderung bertahan lebih lama dibandingkan sepatu yang tidak mendapatkan perawatan serupa.

Jenis-Jenis Shoe Tree Berdasarkan Material


Saat memilih shoe tree, Anda akan menemukan berbagai pilihan material dengan karakteristik yang berbeda.

1.       Kayu Cedar

Penyangga sepatu berbahan kayu cedar merupakan pilihan yang paling populer di kalangan pecinta sepatu.

Selain menjaga bentuk sepatu, kayu cedar memiliki kemampuan alami dalam menyerap kelembapan dan membantu menetralisir bau. Karena alasan tersebut, banyak kolektor sepatu kulit premium menjadikan cedar sebagai pilihan utama.

2.       Kayu Beech atau Maple

Meskipun daya serap kelembabannya tidak sebaik cedar, alat penyangga sepatu dari bahan kayu beech atau maple tetap bisa diandalkan karena kokoh, tahan lama, dan umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau.

3.       Plastik

Kalau kamu mencari solusi praktis dan ekonomis, shoe tree plastik bisa menjadi pilihan. Bobotnya ringan dan mudah dibawa saat bepergian. Meskipun, kemampuan menyerap kelembapannya relatif terbatas dibandingkan penyangga sepatu berbahan kayu.


Baca Juga:
Bukan Rusak! Ini Fakta Tentang Patina Kulit yang Sesungguhnya


Jenis Shoe Tree Berdasarkan Desain

Selain material, shoe tree juga tersedia dalam beberapa desain yang dirancang untuk kebutuhan berbeda.

·         Full Toe Shoe Tree

Model ini mengisi hampir seluruh bagian dalam sepatu, mulai dari ujung hingga tumit. Dengan tekanan yang lebih merata, full toe shoe tree sangat cocok untuk menjaga bentuk sepatu tetap optimal.

·         Split Toe Shoe Tree

Split toe shoe tree menggunakan mekanisme pegas yang memungkinkan bagian depan menyesuaikan berbagai ukuran sepatu.

Desain ini lebih fleksibel sehingga dapat digunakan pada beberapa pasang sepatu dengan ukuran yang berdekatan.

·         Travel Shoe Tree

Sesuai namanya, jenis ini dirancang khusus untuk kebutuhan perjalanan. Bentuknya lebih ringkas dan ringan sehingga mudah dibawa di dalam koper tanpa memakan banyak ruang.

Shoe tree bukan sekadar aksesori, melainkan alat perawatan penting yang membantu menjaga bentuk, kualitas, dan usia pakai sepatu, terutama sepatu kulit. Dengan investasi kecil pada shoe tree berkualitas, terutama berbahan kayu cedar, Anda bisa memastikan sepatu kesayangan tetap terlihat prima dan awet digunakan dalam jangka panjang.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait