BahanKain.id
BahanKain.id

Jangan Sampai Ketipu Trik Brand! Ini Bedanya Retail vs Flagship yang Wajib Kamu Tahu Biar Nggak Malu Pas Belanja

BahanKain
Jangan Sampai Ketipu Trik Brand! Ini Bedanya Retail vs Flagship yang Wajib Kamu Tahu Biar Nggak Malu Pas Belanja


Pernah nggak sih lagi jalan-jalan di mall mewah, terus ngelihat toko baju yang gedenya segaban, estetik parah, tapi pas masuk isinya dikit banget? Terus pas kamu nanya ke kasir, "Mbak, ini flagship store ya?" Eh, dijawab iya. Pas pulang, kamu malah bingung: "Bukannya ini toko retail biasa ya? Terus bedanya sama produk flagship apaan?"

Tenang, kamu nggak sendirian kok yang sering garuk-garuk kepala sama istilah dunia belanja ini. Biar kamu makin kelihatan melek fashion dan teknologi pas nongkrong, yuk kita bedah bareng-bareng apa itu retail, apa itu flagship, dan gimana trik rahasia para brand gede memikat dompet kita lewat keduanya!

 

Retail: Si "Jembatan" yang Bikin Hidup Kita Praktis

Sumber: storygrouporlando.com

Secara bahasa, retail itu artinya bisnis eceran. Intinya: semua proses penjualan barang atau jasa yang langsung dijual ke konsumen akhir (yaitu kamu) buat dipakai sendiri, bukan dijual lagi.

Bayangin alur produk itu kayak estafet: dari pabrik (produsen) dikirim ke agen super gede (grosir), lalu dibeli sama retailer, baru didekatkan ke rumah kamu.

Ciri khas retail itu simpel:

·     Jualnya eceran: Kamu bisa beli mi instan cuma sebungkus atau baju cuma sepotong tanpa harus beli sekarung.

·     Harganya harga konsumen: Jelas lebih mahal dikit dibanding harga pabrik karena retailer butuh untung buat bayar sewa toko, gaji pegawai, dan AC.

Contohnya? Banyak banget! Mulai dari Indomaret, Uniqlo di mall dekat rumah, sampai toko official di Shopee atau Tokopedia. Semuanya masuk kategori retail.

 

Baca juga: Pop Up Store: Cara Seru Brand Fashion Curi Perhatian Kamu

 

Nah, Kalau Flagship Itu Apaan Sih?

Sumber: www.dior.com

Istilah flagship aslinya dari dunia militer laut, artinya "kapal bendera"—alias kapal paling gede dan canggih tempat komandan perang berdiri memimpin armada. Dalam bisnis, istilah ini dipakai buat menggambarkan kasta tertinggi dari suatu brand. Ada dua hal yang sering pakai nama ini:

1. Flagship Product (Produk Jagoan)

Ini adalah produk paling premium, paling mahal, dan paling membawa teknologi paling mutakhir dari brand tersebut. Contoh gampangnya: iPhone Pro Max di dunia Apple, atau Galaxy S Ultra di kubu Samsung. Di dunia fashion, ini bisa berupa tas kulit edisi terbatas atau gaun hasil desainer top.

2. Flagship Store (Toko Utama)

Ini bukan toko retail biasa. Ini adalah "ibu" dari segala toko yang dimiliki sebuah brand. Toko ini biasanya super luas, arsitekturnya estetik banget, lokasinya di pusat kota atau mall elite, dan punya koleksi paling lengkap.

 

Korelasinya di Dunia Fashion: Kolaborasi Maut Pemikat Konsumen


Dalam industri fashion, korelasi antara retail dan flagship itu erat banget. Hubungan keduanya bisa dibilang: "Strategi jualan (retail) memakai etalase terbaik (flagship) demi menaikkan gengsi brand." Ini dia cara kerjanya:

Flagship Store Jadi "Wajah" Retail: Toko retail biasa di mall-mall pinggiran kota fokusnya adalah jualan harian biar omset muter. Nah, Flagship Store dibikin mewah di pusat kota (seperti Grand Indonesia Jakarta atau Champs-Élysées Paris) buat nunjukin ke dunia kalau bisnis retail mereka itu sukses besar.

Eksperimen Pengalaman Belanja (Experiential Retail): Flagship store fashion jaman sekarang nggak cuma jualan baju. Mereka ada kafe mewahnya, ada ruang ganti pakai teknologi cermin pintar, bahkan ada instalasi seni tempat foto-foto. Tujuannya bikin kamu jatuh cinta sama brand-nya, jadi pas kamu pulang, kamu bakal rajin belanja retail di web atau toko biasa mereka.

Pusat Koleksi Terlengkap: Semua produk kasta tertinggi (flagship product) dipajang penuh di sini, menciptakan aura eksklusif yang bikin orang rela antre.

 

Baca juga: Scarcity Marketing, Seni Membuat Orang Buru-buru Melakukan Checkout

 

Pertanyaan Jutaan Umat: Apakah Produk Flagship Enggak Ada di Toko Retail Biasa?

Jawabannya: Tergantung jenis produk flagship-nya!

Sumber: americanprime.com.br

Ada produk flagship yang emang diproduksi masal buat ngejar target jualan. Produk tipe ini tetap didistribusikan ke jaringan retail biasa. Contohnya, kamu tetap bisa beli iPhone seri tertinggi di toko retail biasa di kotamu, atau jaket musim dingin tercanggih Uniqlo di mall terdekat.

Tapi, kalau produk flagship itu sifatnya limited edition atau hasil kolaborasi eksklusif (misal baju hasil desainer kelas dunia), produk itu nggak bakal diturunin ke toko retail biasa. Brand sengaja cuma menjualnya di Flagship Store atau web resmi mereka demi menjaga gengsi dan memastikan penanganannya dilakukan oleh staf khusus yang sudah terlatih.

 

Kesimpulannya

Retail adalah cara sistem bisnisnya bergerak (cara mereka jualan ke kamu), sedangkan Flagship adalah mahkota atau kasta tertingginya (baik berbentuk toko utama maupun produk terbaik). Jadi, kalau mau belanja cepat kebutuhan sehari-hari, toko retail biasa sudah cukup. Tapi kalau kamu nyari pengalaman mewah dan barang super langka, buruan meluncur ke Flagship Store-nya!

 

Baca juga: Co-Branding, Strategi Jitu Memperluas Jaringan Pasar


Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait