Grading Pola, Cara Konveksi Membuat Ukuran S hingga XXL dari Satu Pattern

Bagaimana sebuah kaos, kemeja, atau jaket bisa tersedia dalam berbagai ukuran tanpa kehilangan bentuk dan proporsi desainnya? Satu pertanyaan yang mungkin pernah terlintas saat membandingkan jajaran pakaian dengan berbagai ukuran. Dan ternyata, rahasianya ada di sebuah metode bernama pattern grading alias grading pola.
Sebuah teknik yang menjadi jembatan antara desain dengan produksi massal dalam bisnis konveksi, clothing line, maupu perancang busana. Grading pola memastikan bahwa setiap tingkatan ukuran pakaian tetap nyaman, proporsional, dan sesuai dengan desain aslinya.
Lantas, apa itu grading pola? Dan bagaimana mekanismenya? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Apa Itu Grading Pola?

Grading pola dikenal juga sebagai size grading adalah proses menyesuaikan ukuran pola pakaian berdasarkan aturan pengukuran (grading rules) tanpa mengubah karakter desain aslinya. Sistem tersebut membagi titik-titik pertumbuhan tubuh manusia secara logis, sehingga estetika, kenyamanan, dan detail desain asli tetap terjaga. Tiap bagian pola pun disesuaikan secara terukur agar tetap mengikuti proporsi tubuh manusia.
Sebelum sebuah pakaian diproduksi dalam berbagai ukuran, perusahaan harus memiliki pola dasar atau master pattern yang telah melalui proses desain dan uji coba. Dari pola dasar inilah proses grading dilakukan untuk menghasilkan ukuran lain yang siap diproduksi secara massal.=
Baca Juga: |
Satu hal yang perlu digarisbawahi, grading bukan sekadar memperbesar atau memperkecil seluruh lembar pola secara merata (skala persentase) rading bukan sekadar memperbesar atau memperkecil pola seperti gambar di komputer.
Misalnya, sebuah sampel kemeja yang telah disetujui sebagai ukuran M dapat dikembangkan menjadi ukuran S, L, XL, hingga XXL. Modifikasi ukuran dilakukan pada titik-titik penting, seperti lingkar dada, lebar bahu, lingkar pinggang, panjang badan, dan lingkar lengan.
Manfaat Grading Pola Dalam Industri Konveksi

Sistem grading membantu konveksi dan produsen saat menghadapi pesanan massal dengan variasi ukuran yang banyak. Berikut tiga alasan utama mengapa size grading sangat krusial dalam bisnis fashion:
1. Efisiensi Waktu Produksi
Membuat desain baju baru dari nol untuk setiap ukuran (S, M, L, XL) akan memakan waktu yang sangat lama. Dengan grading, pattern maker (pembuat pola) hanya perlu membuat satu pola master yang sudah pas (perfect fit), biasanya berukuran M atau L. Dari satu pola master tersebut, ukuran-ukuran lainnya dapat diproduksi hanya dalam hitungan menit.
2. Konsistensi Standar Kualitas (Fitting)
Setiap merek pakaian harus memiliki karakteristik fitting yang konsisten. Konsumen yang terbiasa memakai ukuran M dari merek Anda harus merasakan kenyamanan yang sama persis saat mereka mencoba ukuran L jika berat badan mereka bertambah. Grading memastikan proporsi kelonggaran, kenyamanan ketiak, dan panjang baju naik secara bertahap dan logis.
3. Efisiensi Biaya Produksi
Proses grading juga membantu efisiensi biaya produksi. Dalam bisnis konveksi, sisa kain perca adalah kerugian. Pola-pola yang diproses dengan metode ini akan lebih mudah ditata saat proses marker cutting (perencanaan tata letak potong). Penggunaan kain pun jadi lebih optimal dan meminimalisisr sisa potongan.
Bagaimana Proses Grading Pola Dilakukan?

Meski terdengar sederhana, grading pola sebenarnya merupakan pekerjaan teknis yang membutuhkan pemahaman tentang konstruksi pakaian dan proporsi tubuh manusia. Setiap perubahan ukuran harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan agar hasil akhirnya tetap nyaman dipakai.
Proses grading biasanya dimulai dari master pattern, yaitu pola acuan yang telah melalui proses fitting dan penyempurnaan desain. Pola ini umumnya menggunakan ukuran tengah dari rentang ukuran yang akan diproduksi, misalnya ukuran M.
Baca Juga: |
Disini pattern maker harus menentukan titik mati atau titik acuan yang tidak boleh bergeser secara liar agar bentuk baju tidak berubah drastis, seperti:
· Pola Badan: Bertumpu pada titik puncak leher belakang (High Point Shoulder / HPS) dan garis tengah badan (center front untuk bagian depan, center back untuk bagian belakang).
· Pola Lengan: Bertumpu pada titik tengah puncak lengan (kubah lengan) sebagai pusat pembagian pelebaran ke sisi kiri dan kanan ketiak.
Selanjutnya, menentukan grading rules, yaitu aturan penambahan atau pengurangan ukuran pada setiap titik pola.
Metode Eksekusi Garding Pola di Industri
Perlu dipahami bahwa tidak ada angka grading yang berlaku universal. Setiap merek dapat memiliki standar ukuran sendiri berdasarkan target konsumennya. Karena itu, ukuran M dari satu merek belum tentu sama dengan ukuran M dari merek lainnya.

Dalam praktiknya, grading dapat dilakukan melalui dua metode utama:
1. Grading Manual
Metode ini menggunakan alat pola seperti penggaris, pensil, kurva pola, dan kertas pola. Pattern maker memindahkan titik-titik grading secara manual berdasarkan tabel ukuran yang telah ditentukan. Prosesnya diawali dengan menjiplak pola master, lalu menggeser pola tersebut ke atas, bawah, luar, atau dalam sejauh milimeter yang telah ditentukan dalam table grade rule.
Teknik grading manual masih banyak digunakan oleh penjahit dan konveksi skala kecil karena relatif ekonomis, meskipun butuh ketelitian dan waktu pengerjaan yang lebih lama.
2. Grading Digital dengan Software CAD
Seiring berkembangnya teknologi, banyak perusahaan garmen menggunakan software khusus untuk mempercepat proses grading. Beberapa software yang umum digunakan antara lain:
· Gerber AccuMark
· Lectra Modaris
· Optitex
· Richpeace
Dalam mekanismenya, pola master dimasukkan ke dalam komputer (bisa melalui papan digitizer atau digambar langsung di software). Desainer hanya perlu memasukkan angka atau nilai koordinat X dan Y pada titik-titik tertentu di layar. Aplikasi ini membuat proses grading menjadi lebih cepat, presisi, dan konsisten. Proses revisi ukuran pun lebih mudah dilakukan daripada metode manual.
pada akhrinya, grading pola merupakan jembatan yang menghubungkan antara sebuah karya seni desain fashion dengan sistem manufaktur industri massal. Teknik grading membantu memastikan seluruh produk yang keluar ke pasar memiliki kualitas fitting yang seragam. Standarisasi ukuran yang rapi inilah yang akan membangun kepercayaan konsumen terhadap kenyamanan pakaian.
Nah, kalau Sobat Bahankain sedang mencari supplier kain untuk pakaian sehari-hari, baju olahraga, serta proyek tekstil lain, BahanKain.id bisa menjadi solusi terbaik.
Kami menyediakan berbagai jenis kain dengan spesifikasi. Mulai dari kain mentah (greige, blacu) yang cocok untuk prototype hingga kain-kain warna yang siap jahit(ready to garment).
Temukan kain incaran Anda di Etalase produk.
Atau hubungi kami untuk konsulatasi seputar kebutuhan tekstil Anda dan dapatkan penawaran terbaiknya. Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja, Sobat Bahankain!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



