BahanKain.id
BahanKain.id

Jangan Dipakai Setiap Hari! Ini 5 Alasan Kenapa Sepatu Kulit Perlu Diistirahatkan

BahanKain
Jangan Dipakai Setiap Hari! Ini 5 Alasan Kenapa Sepatu Kulit Perlu Diistirahatkan

Punya sepatu kulit favorit memang menyenangkan. Selain tampilannya yang elegan dan mudah dipadukan dengan beragam gaya, sepatu kulit juga awet jika cara merawatnya tepat. Banyak orang akhirnya menjadikan satu pasang sepatu kulit sebagai alas kaki andalah untuk berbagai rutinitas. Mulai dari bekerja, menghadiri acara formal, hingga jalan-jalan santai setiap hari.

Meski terlihat ‘baik-baik saja,’ sepatu kulit sebenarnya tidak dirancang untuk dipakai terus-menerus, lho. Kenapa demikian? Simak ulasan berikut ini, yuk!

Sekilas Tentang Sepatu Kulit Asli

Sepatu kulit, sering dianggap sebagai salah satu investasi terbaik dalam dunia fashion. Karakteristik material yang fleksibel dan breathable, membuatnya lebih nyaman sekaligus awet dibandingkan sepatu lain. Tidak heran jika banyak orang rela mengeluarkan biaya lebih untuk memilikinya.

Karena hal itu pula, banyak orang menganggap bahwa makin sering dipakai, makin maksimal pula pemanfaatnya. Padahal sama seperti tubuh manusia yang butuh istirahat setelah beraktivitas, sepatu kulit juga perlu jeda untuk "bernapas" dan memulihkan kondisinya. Para pengrajin sepatu, kolektor, hingga pecinta alas kaki premium menyarankan agar sepatu ini tidak dipakai secara terus-menerus tanpa jeda.

Kenapa Sepatu Kulit Perlu Diistirahatkan Setelah Pemakaian?

Anjuran untuk mengistirahatkan sepatu kulit mungkin terdengar berlebihan. Padahal, ini merupakan bentuk perawatan paling sederhana yang dapat memperpanjang usia pakai sepatu kulit.

Selain itu, berikut beberapa alasan paling masuk akal kenapa sepatu kulit perlu diistirahatkan setelah dipakai seharian:

1.       Sepatu Kulit Menyerap Kelembapan Selama Dipakai

Sebagai material alami, kulit hewan memiliki sifat yang sangat mirip dengan kulit manusia, berpori, mudah bernafas (breathable) dan mampu menyerap kelembapan. Ia akan menyerap keringat dan panas dari kaki, serta menciptakan sensasi yang nyaman.

Namun, karena sifat itulah material kulit butuh waktu agar bisa melepaskan kandungan air berlebih yang tersimpan di dalam seratnya. Proses pengeringan alami tidak akan maksimal jika sepatu langsung digunakan lagi keesokan harinya. Kelembapan yang terus menumpuk bisa membuat bagian dalam sepatu menjadi lembap, kurang nyaman, dan berbau kurang sedap.

2.       Memberikan Kesempatan bagi Kulit untuk "Bernapas"

Bayangkan selembar kulit yang terus ditekuk dan ditekan sepanjang hari. Kurang lebih itulah yang terjadi pada sepatu kulit ketika digunakan berjalan, berdiri, naik tangga, atau melakukan aktivitas lain.

Selama pemakaian, material kulit akan mengikuti bentuk gerakan kaki dan mengalami banyak lipatan, terutama pada area punggung kaki. Meski tak bisa dihindari, mengistirahatkannya selama beberapa waktu bisa membantu material kulit untuk kembali ke kondisi yang lebih stabil. Sehingga struktur dan fleksibilitasnya bisa lebih terjaga.

3.       Mengurangi Risiko Bau Tidak Sedap

Kamu ‘ngeuh’ ngga sih, kalau sepatu lebih mudah berbau kalau dipakai berhari-hari dan berturut-turut? Kondisi ini sebenarnya berkaitan erat dengan kelembapan yang terperangkap di dalam sepatu. Karena bagian tersebut adalah area ideal bagi pertumbuhan mikroorganisme seperti jamur dan bakteri. Ketika bakteri mulai memecah keringat dan sel kulit mati yang menempel di bagian dalam sepatu, muncullah aroma tidak sedap yang sering mengganggu.

Membiarkan sepatu di rak terbuka selama satu hari bisa membantu mengurangi sisa kelembapan. Dengan sirkulasi udara yang cukup, bagian dalam sepatu dapat mengering secara alami sehingga pertumbuhan bakteri jadi lebih terkendali.

4.       Membantu Mempertahankan Bentuk Sepatu

Selain mempengaruhi kenyamanan, penggunaan sepatu tanpa jeda juga dapat berdampak pada penampilannya. Sepatu kulit yang terus-menerus digunakan cenderung lebih cepat menunjukkan tanda-tanda keausan seperti kerutan yang dalam, bentuk yang berubah, atau bagian tertentu yang terlihat turun.

Hal itu karena kulit tidak memiliki cukup waktu untuk memulihkan diri setelah mengalami tekanan sepanjang hari. Hanya dengan memberi waktu istirahat, material bisa beradaptasi dan mempertahankan bentuknya dengan lebih baik. Makin maksimal lagi kalau kamu meletakkan shoe tree atau penyangga sepatu.

5.       Membuat Umur Pakai Sepatu Menjadi Lebih Panjang

Pada akhirnya, semua manfaat tersebut bermuara pada satu hal, yaitu memperpanjang usia pakai sepatu. Material kulit yang punya waktu istirahat, mengering dan kembali stabil akan mengalami tingkat keausan yang lebih rendah dibandingkan kulit yang dipakai setiap hari. Risiko kulit mengeras, retak, atau kehilangan fleksibilitasnya pun menjadi lebih kecil.

Karena alasan inilah banyak penggemar sepatu kulit menyarankan sistem rotasi. Tak perlu banyak koleksi, cukup dua atau tiga pasang saja sudah dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap daya tahan masing-masing sepatu.

Cara Mengistirahatkan Sepatu Kulit Dengan Benar


Mengistirahatkan sepatu sebenarnya tidak sulit. Setelah digunakan, lepaskan sepatu dan simpan di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik. Hindari langsung memasukkannya ke dalam kotak tertutup saat kondisi bagian dalam masih lembap.

Sebelum disimpan, bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada permukaan sepatu. Jika memungkinkan, gunakan shoe tree berbahan kayu untuk membantu menyerap kelembapan sekaligus menjaga bentuk sepatu tetap ideal.

Yang tidak kalah penting, hindari menjemur sepatu kulit di bawah sinar matahari langsung. Panas berlebihan justru dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya dan lebih mudah retak.

Pada akhirnya, meskipun sepatu kulit dirancang untuk tahan lama, daya tahannya tetap dipengaruhi oleh penggunaan serta cara perawatannya. Termasuk memberikan waktu istirahat setelah digunakan.

Meski terdengar sederhana, kebiasaan ini membantu mengurangi kelembapan, mencegah bau tidak sedap, menjaga bentuk sepatu, sekaligus memperpanjang usia pakainya. Jadi, resetlah kebiasaan lamamu memakai satu pasang sepatu kulit yang sama setiap hari dan mulai terapkan sistem rotasi penggunaan.

So, udah tau kan alasan kenapa sepatu kulit sebaiknya tidak dipakai tiap hari? Semoga pengetahuan ini bermanfaat, ya! 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait