BahanKain.id
BahanKain.id

Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!

BahanKain
Cara Memilih Kain untuk Sablon Manual, 5 Kriteria yang Wajib Kamu Tahu!

Dunia percetakan tekstil sudah lama memasuki era digitalisasi. Namun, faktanya dominasi produk digital printing di pasar fashion masih belum mampu menggeser popularitas kaos sablon manual. Terutama di lingkungan komunitas, pengusaha konveksi, serta clothing brand atau distro.

Selain biaya produksinya yang relatif ekonomis, hasil sablon manual juga dikenal lebih tahan lama dengan lapisan tinta cukup tebal dan warna yang solid. Meski demikian, kualitas cetakan tidak hanya ditentukan oleh keterampilan atau kualitas tinta, tetapi berkaitan erat dengan kesesuaian kainnya. Kain yang tidak sesuai bisa membuat tinta sulit menempel, warna tampak kusam, hingga cetakan mudah mengelupas.

Lalu, jenis kain apa saja yang direkomendasikan untuk sablon manual? Berikut ulasannya!

Kriteria Kain Untuk Sablon Manual (Screen printing)

Pada proses sablon manual, tinta diaplikasikan ke permukaan kain lewat screen yang berisi pola atau desain tertentu. Tinta tersebut umumnya berbasis air, sehingga kain yang digunakan hendaknya memiliki karakteristik yang mendukung daya lekat tinta. Namun, tidak semua kain bisa dicetak menggunakan teknik ini. 

Perbedaan material, struktur, serta faktor lain, membuat proses sablon tidak bisa memberikan hasil maksimal. Pada bahan tertentu cetakan motif terlihat sangat baik, sementara bahan lain justru kurang sebaliknya.

Untuk memaksimalkan hasilnya, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih kain untuk sablon manual:

1.       Daya Serap

Kriteria utama saat memilih kain screen printing alias sablon manual yaitu kemampuannya dalam menyerap tinta. Kain yang ramah sablon adalah kain yang seratnya bisa mengikat tinta dengan kuat, tidak mudah pudar atau mengelupas saat dicuci.

Pilihan terbaik tentu kain berbahan 100% Cotton, seperti Cotton Combed atau Cotton Carded. Kain yang terbuat dari serat alami ini sangat menyukai tinta. Hasil warna sablonan pun akan terlihat sangat tajam, cerah, dan menyatu dengan bahan.

Sedangkan kain sintetis murni seperti 100% poliester atau nilon yang cenderung menolak air akan membuat tinta sablon biasa sulit menempel. Butuh perlakukan serta bahan-bahan khusus agar cetakan sablon pada kain polyester tetap memberikan hasil yang optimal.

2.       Permukaan rata

Bayangkan kamu sedang melukis. Tentu lebih mudah melukis di atas kanvas yang rata ketimbang di atas dinding yang bergelombang, bukan? Prinsip yang sama berlaku pada sablon manual.

·         Pilihlah kain dengan permukaan yang halus dan rajutan yang rapat. Tekstur yang rata membuat screen sablon bisa menempel secara presisi. Sehingga tinta mengalir mulus tanpa ada sumbatan atau celah-celah yang mengganggu.

·         Hindari kain yang berbulu tebal atau punya tekstur timbul seperti kain fleece atau handuk, kecuali kamu menggunakan teknik dan jenis tinta khusus.

Baca Juga:
10 Peralatan Dan Bahan Untuk Sablon Manual

3.       Tidak terlalu melar


Kaos yang nyaman memang harus fleksibel mengikuti gerak tubuh. Namun untuk urusan sablon manual, bahan kaos yang terlalu elastis justru bisa menjadi bumerang.

·         Kain yang tidak terlalu melar seperti rajutan katun kaos sangat ideal karena bentuk desain tidak akan berubah setelah disablon.

·         Jika kamu nekat menyablon di atas kain yang sangat melar, seperti spandeks atau Lycra, desain sablonan kemungkinan besar akan retak atau pecah saat kain tersebut dikenakan.

4.       Stabilitas dimensi

Salah satu permasalahan yang sering muncul pada kaos sablon adalah perubahan ukuran kain setelah pencucian. Jika kain mengalami penyusutan, lapisan sablon juga berpotensi retak atau berubah bentuk. Itulah pentingnya memilih kain dengan stabilitas dimensi yang baik, jika ingin mencetak gambar atau tulisan dengan teknik sablon manual.

5.       Tahan panas (Heat Resistance)

Proses sablon manual tidak selesai begitu tinta ditumpahkan ke atas kain. Ada tahap krusial bernama curing atau pengeringan. Pada tahap ini, kaos akan dipanaskan menggunakan alat seperti hot gun, mesin heat press, atau conveyor dryer dengan suhu yang cukup tinggi agar tinta matang sempurna.

Oleh karena itu, kain yang digunakan harus kuat menahan panas. Kain katun kembali unggul di poin ini karena tidak mudah mengkerut, gosong, atau meleleh saat melewati proses pengeringan suhu tinggi.

Jenis Kain yang Paling Direkomendasikan untuk Sablon Manual


Setelah memahami berbagai kriteria di atas, berikut beberapa jenis kain yang paling sering digunakan untuk screen printing:

·         Cotton Combed

Cotton Combed merupakan bahan favorit untuk produksi kaos distro dan clothing brand. Permukaannya halus, daya serap tinta sangat baik, serta mampu menghasilkan warna sablon yang tajam dan merata.

·         Cotton Carded

Karakteristiknya hampir mirip dengan Cotton Combed, namun teksturnya sedikit lebih kasar. Meski demikian, bahan ini tetap sangat cocok untuk sablon manual dan sering dipilih karena harganya lebih ekonomis.

Baca Juga:
Apa Sih Bedanya Sablon Plastisol Dan Polyflex?

·         Cotton Bamboo

Campuran serat katun dan bamboo menghasilkan kain premium dengan karakteristik permukaan yang halus dan lembut. Serat bambu juga memiliki struktur mikro-pori yang unik, membuat daya serapnya jauh lebih tinggi daripada katun biasa. Tinta sablon berbasis air pun bisa meresap sangat cepat dan memberikan hasil cetak yang lebih menyatu (soft-hand feel).

·         CVC (Chief Value Cotton)

Meski dibuat dari campuran serat alami (katun) dan polyester, kain CVC umumnya mempunyai komposisi katun yang lebih dominan. Kombinasi tersebut menghasilkan bahan yang nyaman dan cukup baik untuk kebutuhan sablon.

·         TC (Teteron Cotton)

Dengan sedikit campuran katun, bahan TC masih cukup recomended untuk sablon manual. Meskipun daya serap tintanya tidak sebaik Cotton Combed atau Cotton Carded. Bahan ini tetap cocok diaplikasikan pada kebutuhan produksi dengan pertimbangan efisiensi biaya.

Itu dia kriteria serta beberapa kain yang paling direkomendasikan untuk proses sablon atau screen printing. Nah, kalau Sobat Bahankain sedang mencari supplier bahan kaos berkualitas dan terpercaya, BahanKain.id bisa menjadi alternatif terbaik.

Kami menyediakan berbagai pilihan kain berkualitas untuk kebutuhan konveksi, clothing brand, distro, hingga produksi kaos komunitas. Mulai dari Cotton Combed, Cotton Carded, Cotton Bamboo, CVC, hingga TC tersedia dalam beragam gramasi dan pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi Anda.

Cek variasi kain dan spesifikasinya di kategori produk Bahan Kaos Sablon

Atau konsultasikan segala kebutuhan tekstil Anda pada customer service kami dan dapatkan penawaran terbaiknya. Semoga bermanfaat dan selamat berbelanja, Sobat Bahankain!

Kain CVC Twotone


Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait