Pesona Abadi Marilyn Monroe, Bra Ikonik yang Jadi Rebutan Kolektor Dunia

Nama Marilyn Monroe tetap menjadi ikon budaya pop paling abadi di dunia. Meski sang legenda telah tiada puluhan tahun silam, peringatan kelahiran mendiang bintang Hollywood tersebut masih jadi agenda tahunan para penggemar. Bahkan tahun 2026, tepat di ulang tahunnya ke-100, rumah lelang Julien's Auctions mengadakan pelelangan barang-barang pribadi Marylin berhasil mencuri perhatian kolektor dunia.
Lelang tersebut menghadirkan 185 koleksi barang yang berasal dari kehidupan pribadi Monroe dan orang-orang terdekatnya. Tak disangka, antusiasme kolektor sangat tinggi, dengan berbagai item yang memicu perang penawaran (bidding war) sejak hari pertama dibuka.
Bra Menguning Milik Marylin yang Jadi Rebutan
Salah satu sorotan utama yang menyita perhatian adalah bra era 1950-an milik sang aktris. Meskipun kondisinya telah menguning akibat dimakan usia, benda tersebut justru memicu perang penawaran sengit. Estimasi awal yang dipatok di angka US$ 1.000 atau sekitar Rp 18 juta, melesat drastis hingga terjual senilai US$ 7.000 atau setara dengan Rp 126 juta. Lonjakan harga ini membuktikan betapa tingginya apresiasi para peminat terhadap barang-barang pribadi yang memiliki kedekatan emosional dengan sang bintang.
Selain bra, terdapat pula tas minaudière emas era 1950-an yang menjadi primadona. Aksesori mewah ini terasa istimewa karena masih menyimpan rahasia kecantikan Monroe, seperti lipstik, sisir kecil, koin kuno, hingga delapan batang rokok yang belum tersentuh. Benda tersebut berhasil mencatatkan rekor penjualan tertinggi dengan angka US$ 70.000 atau mencapai Rp 1,2 miliar.
Koleksi Eksklusif Lainnya
Selain bra, rumah lelang juga memamerkan beragam memorabilia lainnya yang tak kalah prestisius:
· Tas Minaudière Emas
Tas silinder era 1950-an yang di dalamnya masih berisi barang-barang pribadi seperti lipstik, sisir kecil, koin lama, hingga delapan batang rokok. Item ini menjadi salah satu yang termahal dengan penawaran mencapai US$ 70.000 (sekitar Rp 1,2 miliar).
· Gerbang Rumah Ikonik
Gerbang kayu berwarna hijau zaitun dari rumah satu-satunya yang pernah dimiliki Monroe di Brentwood, Los Angeles, ditawar hingga US$ 15.000. Padahal, konon Monroe membelinya hanya seharga US$ 100 pada tahun 1962.
· Produk Kecantikan
Koleksi makeup seperti lipstik, blush on, hingga pensil eyeliner milik Monroe turut dilelang. Barang-barang ini bahkan sempat viral di kalangan pengguna media sosial yang mencoba meniru tampilan klasik khas Monroe.
· Dokumentasi Langka
Foto dan slide yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya, termasuk foto-foto dari sesi pemotretan oleh fotografer ternama seperti Allan Grant dan Milton Greene.
Seluruh barang tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan besar mengenang Norma Jeane Mortenson—nama asli Marilyn Monroe. Di berbagai wilayah Amerika Serikat, penggemar berkumpul memberikan penghormatan bagi sosok yang mendefinisikan standar kecantikan dan pesona sinematik abad ke-20.
Momen 100 tahun Marilyn Monroe dirayakan dengan penuh kemeriahan di berbagai sudut Amerika Serikat. Di Palm Springs, ribuan penggemar bahkan berkumpul dengan mengenakan gaun putih berlipit khas Monroe untuk memberikan penghormatan bagi mendiang aktris yang lahir dengan nama Norma Jeane Mortenson tersebut.
Kisah hidup Monroe yang penuh liku membuat namanya tetap hidup di hati para penggemar. Terlepas dari berakhirnya hidupnya yang tragis pada tahun 1962, Marilyn Monroe membuktikan bahwa pesonanya sebagai ikon Hollywood tak akan pernah pudar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



