BahanKain.id
BahanKain.id

Mengenal Comforter Dan Perbedaannya Dengan Duvet

BahanKain
Mengenal Comforter Dan Perbedaannya Dengan Duvet

Mau beli selimut baru, tapi malah dibingungkan dengan pilihan antara comforter atau duvet? Sekilas, keduanya terlhat mirip, karena sama-sama tebal, empuk, dan nyaman saat digunakan. Tapi, kalau diperhatikan lagi, kamu akan menemukan banyak perbedaan. Baik dari segi struktur, cara pemakaian, maupun perawatannya. 

Lantas, apa itu comforter? Apa bedanya dengan duvet? Dan mana yang paling pas untuk kamar tidurmu? Simak ulasan berikut ini, yuk!.

Apa Itu Comforter?

Comforter adalah jenis selimut tebal berlapis (quilted) empuk yang diisi dengan material seperti dakron, microfiber, atau bulu sintetis. Di Indonesia, istilah ini sering disamakan dengan bed cover karena lapisan luar dan isiannya dijahit permanen.

Ciri utama dari comforter terletak pada detail jahitan tindas bermotif (biasanya berbentuk kotak-kotak atau wajik) di seluruh permukaannya. Jahitan tersebut berfungsi sebagai pengunci agar material pengisi tetap rata dan tidak menggumpal di satu sisi saat dicuci ataupun digunakan.

Selimut tebal ini tersedia dalam beragam motif, warna, atau corak yang senada dengan sprei karena ditujukan sekaligus sebagai elemen dekorasi estetika untuk mempercantik tempat tidur.

Perbedaan Antara Comforter dan Duvet

Meski sama-sama selimut berdimensi tebal, duvet dan comforter tetaplah dua item yang berbeda. Baik dari sisi konstruksi, cara perawatan, hingga fleksibilitas pemakaiannya. Mengetahui perbedaan mendasar ini akan membantu menentukan produk mana yang paling cocok dengan gaya hidup dan kebutuhan kamar tidur.

Berikut ulasan lengkapnya:

·         Struktur dan Komponen Produk

Comforter dirancang sebagai satu kesatuan utuh yang siap pakai, di mana kain pelapis luar dan material pengisi di dalamnya sudah dijahit mati menjadi satu produk akhir.

Sebaliknya, duvet mengadopsi sistem dua bagian terpisah yang terdiri dari duvet insert (selimut polos tebal sebagai isian) dan duvet cover (sarung kain eksternal). Konsep duvet ini mirip seperti bantal tidur biasa yang selalu membutuhkan sarung pelindung agar bisa digunakan dengan nyaman.

·         Desain Visibilitas dan Estetika

Dari segi visual, comforter umumnya diproduksi dengan beragam motif dekoratif, corak warna cerah, atau pola estetika yang dijahit permanen karena memang ditujukan sebagai penutup tempat tidur yang menarik.

Sementara itu, kain utama pada duvet insert hampir selalu berwarna putih polos tanpa motif. Nilai keindahan atau estetika dari duvet sepenuhnya bergantung pada variasi kain duvet cover yang pasang secara terpisah di bagian luarnya.

·         Kemudahan Perawatan dan Metode Pencucian

Proses pencucian comforter dinilai cukup menantang karena kamu harus memasukkan seluruh selimut yang tebal dan berat tersebut ke dalam mesin cuci, sehingga sering kali membutuhkan mesin berkapasitas besar atau jasa laundry profesional.

Di sisi lain, merawat duvet jauh lebih praktis dan hemat tenaga.  cukup melepas bagian duvet cover-nya saja untuk dicuci bersama pakaian sehari-hari menggunakan mesin cuci rumahan, sedangkan bagian insert-nya yang tebal jarang perlu dicuci kecuali terkena noda parah.

·         Fleksibilitas Desain Kamar Tidur

Comforter menawarkan fleksibilitas yang rendah dalam urusan dekorasi karena motifnya bersifat permanen. Kalau sudah bosan dengan tampilannya, otomatis kamu harus membeli comforter baru yang harganya jelas mahal.

Sementara itu, duvet memberikan kebebasan penuh untuk mengubah suasana kamar tidur. Karena kamu hanya perlu mengganti cover duvet, tanpa perlu membeli isi selimut yang baru. Dan harga satuannya tentu lebih murah dari comforter baru.

·         Kerapian dan Risiko Pergeseran Isian

Dengan jahitan berpola (quilt) di seluruh permukaan, selimut tebal (comforter) memberikan kerapian yang presisi karena material pengisi agar tidak bergerak atau menggumpal saat digunakan.

Di sisi lain, duvet memiliki risiko insert yang bergeser, melintir, atau menumpuk di satu sudut jika tali pengikat dalamnya terlepas akibat gerakan tubuh kita saat tidur.

·         Dimensi Ukuran dan Potongan Jatuh Kain

Comforter umumnya dirancang dengan ukuran potongan yang lebih lebar dan panjang agar bisa menjuntai ke bawah menutupi sisi-sisi kasur. Tak seperti, duvet yang dibuat pas (fit) dengan ukuran dimensi kasur. Ia memberikan tampilan tempat tidur yang ramping, modern, dan bergaya minimalis.

Memilih antara comforter dan duvet sangat bergantung pada preferesi masing-masing orang. Pilihlah comforter kamu mengutamakan kepraktisan, bebas drama memasang cover, dan memberi sedikit effort untuk membawa selimut tebal ke jasa laundry.

Sebaliknya, kamu bisa mempertimbangkan duvet jika ingin sensasi kehangatan ekstra yang kasur hotel berbintang, bebas mengganti tampilan selimut dan bisa mencuci sendiri di rumah. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait