BahanKain.id
BahanKain.id

Jaket Fleece vs Baby Terry, Apa Sih Bedanya?

BahanKain
Jaket Fleece vs Baby Terry, Apa Sih Bedanya?

Pernahkah kamu salah mengira jaket fleece padahal aslinya dibuat dari bahan baby terry? Yups, hoodie sweater, maupun jaket kasual dari kain Fleece dan Baby Terry memang sekilas tampak mirip. Apalagi kalau kamu hanya melihat visualnya dari kejauhan, pasti sulit mengenali apakah itu bahan fleece ataukah baby terry. Padahal, keduanya adalah jenis kain yang berbeda dan karakteristiknya pun pasti tidak sama.

Nah, buat kamu yang masih awam soal bahan, penjelasan berikut ini akan membantumu mengenali sekaligus mempertimbangkan antara jaket fleece dan baby terry.

Sekilas Tentang Kain Fleece dan Baby Terry


Fleece adalah jenis kain dengan permukaan kain yang sangat lembut dan hangat. Bahan ini umumnya dibuat dari polyester atau serat sintetis lain yang diproses menggunakan teknik rajutan khusus sehingga menghasilkan tekstur berbulu halus di bagian dalam.

Itulah kenapa kain fleece sering muncul di koleksi jaket musim dingin, hoodie tebal, atau pakaian outdoor. Karena kemampuannya menahan panas tubuh memang cukup mumpuni.

Berbeda dengan fleece, bagian dalam kain baby terry berupa loop kecil atau lingkaran benang khas bahan terry. Bahan ini cukup populer dalam produksi hoodie, sweater, dan jaket kasual karena bahannya yang tidak terlalu tebal.

Baby terry cukup populer di industri fashion karena cenderung ringan, breathable dan cukup baik dalam menyerap keringat, sehingga tetap nyaman untuk iklim tropis. Namun, di saat bersamaan, sifat-sifat itu kurang bisa mendukung fungsi jaket sebagai pehangat tubuh.

Perbedaan Jaket Fleece dan Baby Terry

Setelah memahami karakter dari kedua bahan tersebut, saatnya melihat perbedaan antara hoodie atau jaket fleece dan baby terry secara lebih jelas. Meski tampak mirip, keduanya memiliki fungsi dan sifat yang cukup kontras ketika digunakan sebagai bahan jaket.


Berikut penjelasannya:

1.       Tekstur Permukaan Kain

Cara paling cepat untuk membedakan antara jaket fleece atau baby terry yaitu dengan melihat sisi buruk kain. Bagian dalam fleece umumnya berupa permukaan berbulu halus yang terasa sangat lembut ketika bersentuhan dengan kulit. Sifat ini terbentuk dari proses finishing khusus yang membuat seratnya “diangkat” untuk menghasilkan efek bulu yang hangat.

Lain halnya dengan jaket baby terry yang sisi dalamnya berupa struktut loop kecil atau lingkaran benang. Strukturnya mirip kain handuk, hanya saja ukuran loopnya cenderung kecil, lebih padat dan terasa halus.

Singkatnya, jaket berbahan fleece akan terasa empuk dan agak tebal, sedangkan baby terry cenderung rata dan ringan.

2.       Tingkat Kehangatan

Perbedaan berikutnya terletak pada kemampuan kain untuk menahan panas tubuh.

Kain fleece dikenal memiliki daya insulasi yang cukup baik. Tekstur berbulu pada bagian dalamnya membantu menahan udara hangat di sekitar tubuh, sehingga badan terhindar dari kedinginan. Sebaliknya, tingkat kehangatan baby terry tergolong rendah. Struktur loop pada kain ini membuat udara lebih mudah bersirkulasi, sehingga badan akan tetap merasa dingin.

Karena itulah jaket fleece dirancang menghadapi cuaca dingin atau aktivitas outdoor. Sementara baby terry lebih direkomendasikan untuk jaket santai harian.

3.       Ketebalan dan Bobot Kain

Jika dilihat dari segi ketebalan, jaket fleece jelas lebih unggul. Meski tergolong tebal, bahan ini tetap terasa ringan mengingat struktur seratnya yang berbulu dan tidak terlalu padat.

Disisi lain, bahan baby terry yang berkarakter tipis tentu lebih ringan dan fleksibel. Sehingga kerap digunakan untuk hoodie casual, sweater, maupun jaket-jaket streetwear yang nyaman untuk aktivitas harian.

4.       Kenyamanan untuk Iklim Tropis

Perbedaan terakhir yang tak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah kenyamanannya. Dalam hal ini, jaket berbahan fleece lebih cocok dipakai saat malam hari, musim hujan, atau ketika berada di daerah bersuhu dingin. Dan ia mungkin terlalu panas jika dipakai saat cuaca sedang hangat.

Berbanding terbalik dengan jaket baby terry. Karena sirkulasi udaranya yang lebih baik, jaket ini akan terasa nyaman dipakai saat cuaca sedang hangat dan aktivitas sehari-hari. Ia mampu memberikan rasa hangat ringan tanpa membuat tubuh terasa gerah.

Itu dia beberapa hal yang membedakan antara jaket fleece dan baby terry. Pada akhirnya, tidak ada bahan yang benar-benar lebih unggul. Semuanya kembali pada kebutuhan, kondisi cuaca dan tujuan pemakaian.

Jika kamu mencari bahan jaket yang bisa memberikan kehangatan ekstra, maka fleece bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun jika kamu membutuhkan jaket yang nyaman, ringan, dan tidak terlalu panas, baby terry mungkin akan terasa lebih cocok.

Karena itu, sebelum membeli atau memproduksi, ada baiknya kamu mengenali karakter setiap bahan. Jangan hanya melihat visualnya saja, tetapi pertimbangkan juga penggunaannya.

Cari supplier kain berkualitas untuk bahan hoodie, jaket atau model baju hangat lain? Kamu bisa menemukan berbagai pilihan material terbaik di BahanKain.id. Kami menyediakan beragam jenis kain dengan kualitas terjamin yang cocok untuk kebutuhan industri konveksi, brand clothing, maupun produksi skala rumahan.

Temukan bahan yang tepat untuk produk jaketmu, dan ciptakan koleksi fashion yang stylish bersama BahanKain.id. 

Kain Baby Terry Cotton 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait