7 Kesalahan Memakai Jas yang Sering Dilakukan Pria, Nomor 3 Paling Bikin Gemes

Jas sering dianggap sebagai 'short cut' paling praktis untuk terlihat rapi dan professional. Begitu dipakai, kesannya langsung berubah jadi lebih dewasa, formal, dan tentu saja, percaya diri. Namun faktanya, styling jas pria tidak sesederhana memakai satu set atasan dan bawahan.
Ada banyak detail kecil yang ikut menentukan apakah kamu bisa tampil elegan atau justru terkesan aneh. Satu kesalahan kecil saja bisa meruntuhkan semua elemen. Dan faktanya, banyak pria seringkali tak sadar bahwa hal-hal sepele itu berdampak besar pada penampilan.
Kenapa Detail Saat Memakai Jas Itu Penting?
Di dunia mens wear, jas termasuk salah satu item yang paling klasik. Potongannya relatif tidak banyak berubah dari waktu ke waktu, tetapi cara orang memakainya terus berkembang mengikuti gaya hidup dan tren fashion.

Di masa lalu, jas pria identik dengan acara formal yang sangat kaku. Namun sekarang, perannya jauh lebih fleksibel. Banyak pria memakainya untuk tampilan smart casual, meeting semi-formal, bahkan untuk gaya sehari-hari yang tetap terlihat rapi. Itulah kenapa detail dalam mengenakan jas menjadi semakin penting.
Sedikit kesalahan pada ukuran, proporsi, atau detail styling bisa membuat look-nya kurang maksimal. Sebaliknya, ketika semua elemen terasa seimbang, bahkan jas sederhana pun bisa terlihat jauh lebih mahal dan elegan.
Hal inilah yang membuat para stylist sering mengatakan bahwa jas bukan hanya soal pakaian formal, tetapi juga soal bagaimana kamu memahami detailnya.
7 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pria saat Memakai Jas
Bagi banyak pria, memakai jas mungkin tampak sederhana. Kamu tinggal memasukkan kedua lengan, mengancingkan, lalu selesai. Tapi dalam praktiknya, ada cukup banyak detail yang menentukan visual jas, apakah sudah rapi atau “kurang klik.”

Dan berikut beberapa elemen yang perlu kamu perhatikan saat mengenakan jas:
1. Ukuran Tidak pas dan lengan terlalu panjang
Ini mungkin kesalahan yang paling sering terjadi. Banyak pria memakai jas yang terlalu besar karena ingin merasa lebih nyaman, atau justru terlalu sempit karena ingin terlihat slim. Padahal keduanya sama-sama membuat siluet tubuh terlihat kurang proporsional.
Idealnya siluet jas bisa mengikuti bentuk tubuh secara natural dengan detail manset kemeja yang sedikit di bawah lengan jas. Oleh sebab itu, potongan bahu harus pas di bahu kamu dan pastikan bagian lengan setidaknya bisa memperlihatkan 1–2 cm manset kemeja.
2. Menyematkan semua kancing jas
Jangan berpikir kalau menautkan semua kancing jas itu bikin gayamu makin formal. Karena rule-nya adalah cukup satu kancing saja yang kamu sematkan dan pastikan itu bukan kancing paling bawah.
Baca Juga: |
Setidaknya ada tiga aturan tidak tertulis perihal kancing jas:
· Untuk jas dua kancing, cukup kancingkan bagian atas saja.
· Jas tiga kancing, hanya kancing tengah yang dikancingkan.
· Saat duduk, buka kancing jas agar detailnya tetap rapi dan tidak menumpuk di satu bagian.
Selalu ingat aturan di atas saat kamu memakai jas agar tetap proporsional dan siluetnya tidak aneh.
3. Potongan bahu kurang tepat
Struktur bahu merupakan bagian paling penting dari sebuah jas. Jika bagian bahu tidak pas, maka kesan elegan dan professional pun seketika runtuh.

Ciri jas dengan bahu yang tepat adalah:
· Tidak menggantung terlalu lebar di luar bahu
· Tidak terasa menekan atau menarik saat bergerak
· Garis bahu terlihat natural mengikuti bentuk tubuh
Karena struktur bahu sulit diperbaiki melalui penjahitan ulang, bagian ini sebaiknya diperhatikan sejak awal saat memilih jas.
4. Celana terlalu panjang
Selain ukuran jas, panjang celana setelan juga sangat mempengaruhi keseluruhan penampilan. Jika terlalu panjang, ujungnya akan menumpuk di bagian atas sepatu dan tampak kurang rapi.
Celana yang ideal seharusnya hanya sedikit menyentuh bagian atas sepatu tanpa membentuk lipatan kain berlebihan. Dengan begitu, setelan jasmu akan terlihar lebih ‘clean’ dan modern.
5. Terlalu banyak aksesoris
Aksesoris memang penting untuk menunjang penampilan, tapi kalau berlebihan juga tidak baik. Karena kesederhanaan adalah kunci utama di dunia fashion formal, maka pilihlah maksimal 3 aksesoris.

Meskipun dasi, pocket square, jam tangan, dan tie bar bisa memperkaya tampilan jas, tapi memakainya secara bersamaan justru membuat penampilanmu terkesan bulky.
6. Kaos kaki tidak sesuai warna celana
Seolah tidak terlalu penting, namun detail sekecil kaos kaki juga sangat memengaruhi visual jas formalmu, lho.
Aturan pokoknya adalah pilih kaos kaki yang berwarna senada dengan celana, bukan sepatu. Contohnya, kalau kamu memakai setelan berwarna navy, maka kaos kaki navy akan terlihat rapi ketimbang kaos kaki hitam atau putih.
Selain itu, hindari juga kaos kaki olahraga saat kamu memakai jas formal.
7. Kantong saku penuh barang bawaan
Saku jas (terutama saku luar) sebenarnya lebih bersifat dekoratif. Memasukkan dompet tebal, kunci motor, hingga smartphone ke saku jas akan merusak siluet jas dan membuatnya terlihat menggembung di tempat yang salah. Simpan barang-barangmu di saku bagian dalam jas atau bawalah tas kecil sebagai wadah.
Itu dia beberapa kesalahan yang sering dilakukan kaum pria saat memakai setelan jas formal. Apakah kamu pernah melakukan salah satunya? Kalau iya, pastikan kamu tidak mengulanginya lagi, ya. Karena tampil maksimal dengan jas bukan hanya soal harga atau mereknya, melainkan bagaimana baju formal ini ‘melekat’ sempurna di tubuhmu.
Semoga pengatahuan ini bermanfaat!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



