BahanKain.id
BahanKain.id

Cerdik! Ini 7 Strategi Rahasia Aerostreet Dalam Membangun Brandnya

BahanKain
Cerdik! Ini 7 Strategi Rahasia Aerostreet Dalam Membangun Brandnya

Aerostreet, siapa sih yang nggak kenal dengan local brand asal Klaten ini? Yups, di tengah kepungan sepatu impor dan tren fashion yang cepat berganti, Aerostreet justru makin kokoh berdiri di puncak.

Selain menjual produk berkualitas dengan harga yang terjangkau, brand ini juga punya strategi pemasaran yang cerdas, adaptif, dan sangat dekat gaya hidup anak muda. Lantas, hal apa yang membuatnya begitu menonjol? Simak ulasan berikut ini, yuk!

Sekilas Tentang Aerostreet

Aerostreet adalah merek sepatu dan apparel lokal asal Klaten, Jawa Tengah yang dikenal sebagai produsen sepatu dan busana kasual dengan harga terjangkau. Didirikan oleh Adhitya Caesarico pada tahun 2015, brand ini hadir dengan visi sederhana untuk menghadirkan sepatu yang nyaman, berkualitas dan bisa dimiliki oleh siapa saja.

Meski sudah memiliki merk, Aerostreet tidak langsung tampil sebagai brand streetwear. Produk pertama mereka justru sepatu sekolah yang fokus pada fungsi, daya tahan, dan efisiensi harga. Seiring perubahan gaya hidup dan meningkatnya minat anak muda akan gaya streetwear, Adhitya pun memulai bertransformasi. Desain produk dibuat lebih relevan dengan tren, tanpa meninggalkan karakter utamanya yang praktis dan ramah di kantong.

Mengusung slogan "Now everyone can buy a good shoes" dan #LokalTakGentar, Aerostreet sukses melakukan promosi online dan kolaborasi unik yang membuat produknya sering sold out.  Hingga kini, ia masih menjadi satu-satunya brand sepatu murah dan berkualitas yang konsisten, adaptif, dan bergaya kekinian.

Strategi Kunci Brand Aerostreet

Lahir dan berkembang di Klaten, Aerostreet paham betul akan kebutuhan para kawula muda akan sepatu kasual yang nyaman, berkualitas, desain kekinian dan harganya masuk akal. Kesuksesan tersebut tak lepas dari strategi marketing yang cerdik dan sangat terencana.


Sumber: https://solo.kilat.com/

Nah, berikut beberapa poin penting yang bisa kamu contek:

1.       Pemahaman pasar yang nyata

Aerostreet tidak membangun brand dari asumsi. Mereka tumbuh dari kebutuhan yang benar-benar ada di lapangan. Bukan sekedar gaya, tapi soal fungsi dan aksesibilitas sepatu.Dan jika dilihat dari sudut pandang konsumen, sepatu Aerostreet memang dibuat untuk digunakan, bukan sekedar prestise atau pajangan.

Itulah kenapa brand ini bisa diterima oleh banyak kalangan, dari pelajar sampai pekerja. Selain itu, berikut beberapa nilai yang selalu mereka pertahankan:

·         Produk yang realistis untuk aktivitas harian

·         Desain yang mengikuti tren tanpa melepaskan karakternya

·         Brand image yang tidak berjarak dengan konsumennya

Pendekatan seperti ini terasa jujur dan membumi—sesuatu yang semakin dicari oleh konsumen saat ini.

2.       Harga Inklusif

Salah satu kekuatan Aerostreet yang paling terasa adalah cara mereka memperlakukan harga. Di tengah pasar yang sering kali memosisikan sepatu berkualitas sebagai produk mahal, Aerostreet justru mengambil jalur berbeda. Tidak ada kesan “terlalu murah sampai meragukan”, tapi juga jauh dari kata mahal.

Harga yang ditawarkan terasa pas dengan apa yang didapatkan. Dari sudut pandang marketing, ini bukan sekedar angka, tapi langkah untuk membangun kepercayaan.

Beberapa hal yang bisa kita lihat dari strategi harga Aerostreet:

·         Konsistensi harga di berbagai kanal penjualan

·         Fokus pada value, bukan sekadar diskon besar

·         Produk yang bisa dibeli ulang tanpa rasa berat

Baca Juga: 
Co-Branding, Ini Strategi Jitu Memperluas Jaringan Pasar

Ketika konsumen merasa aman untuk membeli kembali, di situlah loyalitas mulai terbentuk. Di awal berdirinya, mereka membuat promo “All shoes only Rp99.000," bahkan untuk produk kolaborasi. Dengan harga kurang dari Rp. 100.000, 00, tentu orang akan penasaran dengan kualitasnya. Strategi ini berhasil membangun persepsi merek yang jujur dan sederhana di mata konsumen.

3.       Optimalisasi Marketplace

Bagi Aerostreet, marketplace bukan hanya etalase produk. Platform digital ini dimanfaatkan sebagai ruang untuk membangun reputasi dan kepercayaan.

Kalau kita telusuri toko resmi Aerostreet di marketplace, pendekatan yang digunakan terasa rapi dan terencana. Mulai dari visual produk sampai cara mereka mengikuti kampanye platform, semuanya diarahkan untuk memudahkan konsumen mengambil keputusan.

Strategi yang mereka terapkan antara lain:

·         Foto produk yang jujur dan mudah dipahami

·         Deskripsi yang fokus pada fungsi dan kenyamanan

·         Partisipasi aktif dalam program promo marketplace

4.       “Hadir” dalam komunikasi

Satu hal yang cukup konsisten dari Aerostreet adalah cara mereka hadir di media sosial, khususnya Tiktok.  Kontennya tidak terasa menggurui atau terlalu menjual, malah seperti percakapan sehari-hari.

·         Menampilkan penggunaan produk dalam keseharian

·         Mengangkat momen sederhana yang relatable

·         Mengikuti tren tanpa kehilangan identitas brand

Dengan pendekatan ini, Aerostreet berhasil menempatkan diri sebagai brand yang “hadir” di kehidupan konsumen.

5.       Kolaborasi dan Rarity Scarcity

Aerostreet dikenal luas karena kolaborasi "nyeleneh" lintas industri yang menciptakan efek FOMO (Fear of Missing Out). Meski begitu, mereka tetep mempertimbangkan keselarasan karakter antar brand. Sehingga produk kolaborasi pun masih terasa “Aerostreet-nya.”

Berikut beberapa strategi Aerostreet dalam produk kolaborasi:

·         Kolaborasi Lintas Industri, bekerja sama dengan merek non-fashion seperti KitKat, KFC, Swallow, hingga Wonderful Indonesia untuk menciptakan desain unik yang memicu rasa penasaran dan nostalgia.

·         Produksi Terbatas, produk kolaborasi diproduksi dalam jumlah terbatas agar menjadi barang langka. Hal ini meningkatkan nilai eksklusivitas dan memicu perbincangan luas di media sosial (talkability).

6.       Aktivitas Offline

Meski kuat secara digital, Aerostreet tetap melakukan interaksi fisik melalui acara "Aerostreet Experience the Hype". Mereka kerap menggelar acara Roadshow mall di untuk memberikan pengalaman produk secara langsung sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan di berbagai daerah.

Pendekatan ini membantu:

·         Memperkuat kehadiran brand di dunia nyata

·         Menjangkau konsumen yang belum sepenuhnya digital

·         Menciptakan pengalaman langsung dengan produk

7.       Diversifikasi produk bertahap

Aerostreet juga aktif mengembangkan lini produk untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dari variasi jenis sepatu (kasual, olahraga, outoor) ke apparel seperti kaos, hoodie, dan jeans. Bahkan baru-baru ini mereka juga serius menggarap pasar parfum.

Yang menarik, meski kategorinya bertambah, identitas brand tetap dijaga. Produk-produk tersebut masih membawa karakter Aerostreet yang fungsional, terjangkau, dan relevan untuk penggunaan sehari-hari.

Ketujuh langkah tersebut membawa Aerostreet ke jalan yang berbeda. Bukan hanya menjadi brand fashion lokal, tetapi bagian dari budaya pop gaya hidup generasi muda Indonesia. Mereka membuktikan bahwa inovasi, adaptasi, dan berani tampil beda adalah kunci dalam era digital seperti saat ini.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait