Jam Tangan Kesayanganmu Berembun? Coba Atasi Dengan Cara Ini!

Pernah nggak sih, lagi lihat jam tangan lalu baru 'ngeuh' kalau ada embun tipis di balik kacanya? Awalnya kelihatan sepele, tapi sering bikin panik. Apalagi kalau jam tangan tersebut adalah jam favorit atau bernilai cukup mahal.
Embun di jam tangan bukan sekadar masalah estetika, tapi juga bisa menjadi tanda adanya kelembapan yang berpotensi merusak komponen internal. Jika dibiarkan terlalu lama, jam bisa mengalami karat, mesin melambat, bahkan berhenti total. Kabar baiknya, titik-titik air tipis ini bisa dihilangkan dengan beberapa langkah sederhana. Cek ulasan lengkapnya, yuk!
Penyebab Jam Tangan Berembun
Masalah jam tangan berembun sebenarnya cukup umum. Aktivitas sederhana seperti berpindah dari ruangan ber-AC ke luar ruangan yang panas, terkena hujan, atau menyimpan jam di tempat lembap bisa memicu munculnya lapisan air tipis di kaca bagian dalam.
Saat jam tangan terkena udara lembap atau perubahan suhu ekstrem, uap air bisa masuk dan terperangkap di dalam kaca. Karet seal atau gasket yang sudah aus juga bisa menjadi penyebab utama. Seal yang tidak rapat membuat udara dan kelembapan lebih mudah masuk ke dalam casing jam.
Awalnya mungkin hanya terlihat seperti embun tipis. Tapi jika dibiarkan terut-menerus, kelembapan bisa merembes ke mesin dan mengganggu kinerja jam secara perlahan. Entah penunjuk waktunya jadi kurang akurat, jarum terasa berat bergerak, atau bahkanmesin jam bisa mati total dan tak lagi bisa digunakan.
Tips Menghilangkan Embun Di Jam Tangan
Embun muncul karena adanya uap air atau kelembapan yang terperangkap di dalam casing jam terutama akibat perubahan suhu, hujan, atau kontak langsung dengan air.

Berikut beberapa tips praktis dan mudah dilakukan di rumah untuk menghilangkan embun di jam tangan tanpa merusak komponennya:
1. Lepaskan Jam dan Simpan di Tempat Kering
Langkah paling sederhana adalah melepas jam tangan dan meletakkannya di ruangan kering dengan suhu stabil. Kadang, embun ringan bisa hilang dengan sendirinya setelah beberapa jam karena kelembapan perlahan keluar.
2. Gunakan Beras sebagai Penyerap Kelembapan
Masukkan jam tangan ke dalam wadah tertutup berisi beras kering, lalu diamkan selama semalaman. Beras dapat membantu menyerap uap air dari dalam jam secara perlahan tanpa merusak komponennya.
3. Manfaatkan Silica Gel
Jika tersedia, silica gel adalah pilihan yang lebih efektif dibanding beras. Letakkan jam bersama beberapa bungkus silica gel di dalam kotak tertutup selama 24 jam agar kelembapan terserap maksimal.
4. Jemur di Sinar Matahari Pagi
Sinar matahari pagi yang lembut bisa membantu menguapkan embun di dalam jam. Pastikan tidak menjemur terlalu lama dan hindari matahari terik agar kaca dan mesin jam tidak rusak.
5. Gunakan Lampu atau Hair Dryer dengan Suhu Rendah
Untuk embun yang cukup tebal, kamu bisa menggunakan lampu meja atau hair dryer dengan suhu rendah. Jaga jarak dan jangan mengarahkan panas terlalu dekat agar bagian dalam jam tetap aman.
6. Angin-anginkan dengan Kipas
Meletakkan jam di depan kipas angin dengan hembusan sedang juga bisa membantu mempercepat proses pengeringan secara alami.
7. Buka Crown Jam (Jika Aman)
Pada beberapa jenis jam, membuka crown atau kenop pengatur waktu dapat membantu sirkulasi udara. Namun, lakukan hanya jika kamu yakin kondisi jam bersih dan aman agar debu tidak masuk ke dalam mesin.
Nah, kalau setelah berbagai cara itu ternyata si embun masih sering muncul kembali atau tidak kunjung hilang, kemungkinan besar seal jam sudah tidak rapat. Dalam kondisi ini, membawa jam ke tukang servis profesional adalah langkah terbaik. Teknisi akan membersihkan bagian dalam jam dan mengganti seal agar masalah tidak terulang.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



