Nonnacore, Kembalikan Esensi Scarf Sutra dan Cardigan Rajut dalam Fashion Vintage

Di tengah derasnya arus fashion modern yang serba cepat dan futuristik, ada satu tren unik yang justru mengajak kita menoleh ke masa lalu. Bukan glamor ala runway atau streetwear kekinian, melainkan gaya sederhana nan hangat yang terinspirasi dari nenek-nenek Italia. Ya, nonnacore tren nostalgia yang viral di TikTok dan didukung para selebriti dunia yang tiba-tiba mencuri perhatian.
Ia berhasil membuktikan bahwa perpaduan nostalgia, kenyamanan, dan keanggunan klasik masih relevan di era modern. Tentang bagaimana scarf sutra, kardigan rajut, dan motif floral bisa tetap terlihat chic, elegan, dan tetap kekinian. Seperti apa nonnacore memainkan roda klasik nya? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Apa Itu Nonnacore?
Istilah nonnacore berasal dari gabungan kata “nonna” (bahasa Italia untuk “nenek”) dan “-core”, sebuah sufiks yang kerap dipakai untuk menandai estetika atau gaya tertentu, misalnya normcore, cottagecore, hingga goblincore. Jadi secara sederhana, nonnacore berarti gaya berpakaian ala nenek Italia. Kata ini pertama kali mencuat di media sosial, khususnya TikTok, ketika banyak konten kreator muda mengunggah outfit terinspirasi dari scarf sutra, kardigan, dan busana klasik yang identik dengan generasi tua.
Meski baru banyak diekspose pada 2024–2025, akar gaya nonnacore sebenarnya sudah ada sejak lama. Di Italia, para nonna dikenal dengan ciri khas scarf sutra yang diikat di kepala, gaun bermotif bunga, hingga sepatu yang nyaman dipakai sehari-hari. Gaya ini awalnya lahir dari kebutuhan praktis dan tradisi budaya. Scarf misalnya, dulu ia digunakan untuk melindungi rambut dari angin atau panas matahari, sementara pakaian rajut dibuat untuk memberi kenyamanan di musim dingin.
Ketika dunia fashion mulai melirik tren nostalgia dan slow fashion, gaya klasik nonna ini mendapat perhatian baru. Apalagi setelah selebriti papan atas seperti Rihanna, Kendall Jenner, dan Beyoncé tampil dengan scarf sutra ala nonnacore, estetika ini langsung meledak dan masuk ke panggung global. Media sosial seperti TikTok dan Instagram mempercepat popularitasnya, dengan banyak orang menantang diri untuk meniru gaya nenek Italia dalam tampilan modern.
Kini, nonnacore dianggap sebagai bagian dari gerakan yang lebih besar: menghargai warisan budaya sekaligus mendukung keberlanjutan. Dengan memanfaatkan scarf lama, tas vintage, atau kardigan rajut peninggalan keluarga, tren ini tidak hanya stylish, tetapi juga ramah lingkungan dan penuh makna.
Ciri Khas Gaya Nonnacore
Setiap tren fashion tentu punya elemen khas yang membuatnya mudah dikenali. Begitu pula dengan nonnacore, yang hadir bukan sekadar gaya bernuansa vintage, melainkan sebuah estetika utuh dengan detail-detail sederhana namun penuh karakter.
Dari scarf sutra hingga palet warna nostalgia, berikut adalah ciri khas nonnacore yang membuatnya begitu unik dan digemari.
1. Scarf Sutra di Kepala
Item paling ikonik dari nonnacore. Biasanya scarf dilipat segitiga lalu diikat di bawah dagu atau di belakang kepala. Selain fungsional, gaya ini memberi kesan klasik ala nonna Italia.
2. Busana Floral & Pola Tradisional
Dress atau blus bermotif bunga kecil, kotak-kotak, atau pola klasik lainnya menjadi elemen utama. Motif ini menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus feminin.
3. Kardigan & Rajutan Hangat
Pakaian rajut, baik berupa kardigan maupun sweater, menambah kesan cozy dan timeless. Item ini sering dijadikan layering di atas dress atau blus sederhana.
4. Aksesori Vintage
Perhiasan chunky, kalung mutiara, bros klasik, atau kacamata retro menambah detail elegan khas nonna. Aksesori ini biasanya sederhana, tetapi sarat makna dan karakter.
5. Tas Tradisional
Tote bag kulit, tas rotan, atau tas rajut menjadi pilihan utama. Modelnya fungsional namun tetap punya nilai estetika vintage.
6. Sepatu Nyaman
Slingback, sandal sederhana, atau loafers menjadi pelengkap gaya nonnacore. Fokus utamanya bukan kemewahan, tetapi kenyamanan untuk aktivitas sehari-hari.
7. Warna dan Palet Nostalgia
Warna pastel, krem, earthy tones, hingga motif floral gelap menjadi ciri khas. Palet ini memperkuat nuansa klasik dan hangat.
8. Sentuhan Praktis dan Fungsional
Selain modis, gaya nonnacore selalu punya alasan praktis: melindungi, memberi kenyamanan, sekaligus tetap tampil rapi dan elegan.
Kehadiran Nonnacore membuktikan bahwa fashion tidak selalu tentang tren baru, tapi menghargai warisan dan menemukan keindahan dalam kesederhanaan. Dari scarf sutra nenek hingga kardigan rajut klasik, gaya ini mengajarkan bahwa nostalgia bisa tampil elegan dan relevan.
Pengen tampil ala-ala gaya vintage dengan sentuhan hangat sekaligus chic? Tren nonnacore bisa menjadi pilihan fashion yang tepat untukmu.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



