BahanKain.id
BahanKain.id

6 Tren Fashion “Millennialcore” yang Kembali Populer

BahanKain
6 Tren Fashion “Millennialcore” yang Kembali Populer

Fashion adalah sebuah mesin waktu. Ia terus berputar, membawa kembali tren-tren lama dengan sentuhan baru. Saat ini, kita sedang menyaksikan kembalinya salah satu era paling ikonik dan berani: awal tahun 2000-an, atau yang akrab disebut “Y2K”.

Bagi para milenial, ini adalah nostalgia yang kuat. Bagi Gen Z, ini adalah gaya yang segar dan berani, kombinasi ini melahirkan istilah baru: “millennialcore”. Tren yang satu ini bukan sekadar memakai ulang pakaian lama, melainkan cara baru untuk memadupadankan gaya dari masa lalu dengan estetika modern.

Berikut adalah beberapa tren millennialcore yang kembali hits dan layak untuk kamu coba.

 

1.  Celana Jeans Low-Rise

Tidak ada tren yang mewakili era 2000-an selain celana jeans low-rise. Celana ini duduk jauh di bawah pusar, seringkali memperlihatkan perut dan belly piercing jika ada. Kembali populernya celana ini cukup mengejutkan, mengingat banyak orang sempat “trauma” dengan tren yang satu ini.

Dulu, celana ini seringkali dipadukan dengan crop top super ketat atau ikat pinggang tebal atau rantai yang bergemerincing. Tapi sekarang, generasi muda memilih untuk memadukannya dengan atasan yang lebih oversized atau kemeja yang longgar. Cara ini menciptakan keseimbangan antara siluet yang ketat di bawah dan longgar di atas, membuatnya terlihat lebih modern dan effortless.

 

2.  Celana Kargo dan Rok Kargo

Tinggalkan celana jeans untuk sementara. Celana cargo dengan kantong besar di sisi paha kembali naik daun. Tren ini menawarkan gaya yang lebih praktis, edgy, dan sedikit sporty. Tidak hanya celana, rok kargo mini pun kini kembali banyak ditemukan.

Dulu celana atau rok kargo sering dipadukan snegan kaus ketat atau tank top polos untuk menciptakan kesan tomboy. Sekarang, bawahan ini dipasangkan dengan atasan yang lebih feminin seperti korset, blouse berenda, atau bahkan atasan bahan satin. Kontras antara gaya yang keras dan lembut ini membuat tampilan jadi lebih menarik.

 

3.  Baby Tees dan Kaos Grafis

Ingat kaus ketat dengan tulisan lucu atau gambar kartun di bagian dada? Yup, baby tees kembali merajai lemari pakaian. Kaus ini memiliki potongan yang sangat pendek dan pas di badan, memberikan kesan imut dan santai.

Dulu kaus ini dipadukan dengan celana ­low-rise atau rok mini untuk gaya yang sangat 2000-an. Sekarang, kaus ini menjadi pilihan utama untuk dipasangkan dengan celana kargo, celana longgar, atau boyfriend jeans, menciptakan kombinasi yang lebih chill dan tidak terlalu “seksi”.

 

4.  Sandal Jepit Bertumit dan Platform Sandals

Sandal jepit bukan lagi hanya untuk ke pantai. Era 2000-an memperkenalkan sandal jepit dengan hak kecil yang membuatnya cocok untuk acara semi-formal. Selain itu, sandal dengan sol tebal atau platform juga kembali digemari.

Dulu sandal jepit bertumit sering dipadukan dengan flare jeans dan atasan halterneck. Tapi sekarang banyak yang memadukannya dengan gaun kasual atau celana jeans lurus, memberikan kesan sanatai namun tetap stylish dan membuat kaki terlihat jenjang.

 

5.  Aksesoris Rambut yang “Ramai”

Aksesoris rambut di era Y2K sangat beragam dan penuh warna. Dari jepit kupu-kupu mini, scrunchie dengan motif cerah, hingga bando tebal dengan hiasan mencolok. Semua kembali hadir untuk menambah sentuhan playful pada penampilan.

Pada masanya hiasan ramai semacam ini sering digunakan secara berlebihan di seluruh rambut untuk membuat gaya yang unik. Tapi sekarang penggunaannya lebih terstruktur. Misalnya, hanya satu atau dua jepit kupu-kupu untuk menahan poni atau bando tebal sebagai pernyataan gaya yang sederhana.

 

6.  Tas Mini dan Shoulder Bag Kecil

Ketika tas besar dan fungsional sempat mendominasi, kini kita kembali ke tas kecil. Tas mini atau shoulder bag dengan tali pendek yang pas di bahu kembali menjadi favorit. Tas ini lebih berfungsi sebagai aksesoris daripada tempat penyimpanan barang.

Tas model ini sering terbuat dari bahan nylon dengan logo brand ternama. Namun baru-baru ini versi modernnya hadir dalam berbagai bahan dan warna cerah, sering kali dipadukan dengan gaya kasual sehari-hari untuk memberikan pop warna yang ceria.

 

Kebangkitan tren-tren ini membuktikan bahwa fashion adalah siklus yang tidak pernah berhenti. Yang terpenting bukanlah mengikuti semua tren, melainkan memilih item yang paling sesuai dengan kepribadianmu dan memadukannya dengan gaya modern agar terlihat segar dan orisinal.

Jadi, dari daftar di atas, tren mana yang paling berani kamu coba?

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait