BahanKain.id
BahanKain.id

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Mesin Cuci Cepat Rusak, Lho!

BahanKain
Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Mesin Cuci Cepat Rusak, Lho!

Mencuci adalah rutinitas paling menguras tenaga yang cukup menguras waktu dan tenaga. Apalagi kalau masih  cara tradisional menggunakan tangan. Beruntung, kini sudah ada mesin cuci yang bisa diandalkan untuk urusan cuci-mencuci pakaian, sprei, handuk serta tekstil rumah tangga lainnya

Diantara banyaknya inovasi teknologi rumah tangga, mesin cuci merupakan salah satu peralatan elektronik yang berhasil mengubah gaya hidup. Meski fungsinya hanya membantu mencuci pakaian dan linen rumah tangga, tapi mesin ini menjadi salah satu kebutuhan rumah tangga yang sangat penting. Pekerjaan rumah pun terasa lebih mudah berkat kehadiran mesin cuci.

Namun, seringkali tanpa disadari kamu mungkin pernah melakukan kesalahan yang membuat ia “mogok” atau bahkan rusak. Nah, berikut beberapa kebiasaan kecil yang menyebabkan mesin cuci kesayangan cepat rusak:

1.       Mengisi mesin cuci melebihi kapasitas


Siapa nih yang suka maksa masukin semua cucian kotor dalam satu kali putaran?  Meskipun terlihat efisien, kebiasaan mengisi tabung mesin cuci hingga penuh atau melebihi kapasitasnya bisa memperpendek usia penggunaannya, lho. Kenapa? Karena muatan berlebih ini akan membebani kinerja motor dan komponen mekanis mesin cuci.

Muatan yang berlebih membuat mesin bekerja lebih keras, sehingga bisa menyebabkan cepat aus serta penurunan performa. Mekanisme pencucian pun jadi kurang optimal karena sirkulasi air, deterjen serta perputarannya terhambat.

2.       Penggunaan deterjen yang berlebihan

Adakah diantara kamu yang masih berpegang teguh pada keyakinan bahwa “makin banyak deterjen, makin bersih”? Itu hanya mitos ya, Sob.

Menggunakan deterjen lebih banyak dari takaran yang dianjurkan tidak akan membuat pakaian lebih bersih. Sebaliknya, kebiasaan ini bias meninggalkan residu deterjen yang menumpuk di dalam tabung, selang, dan bagian internal lainnya.

Tumpukan residu adalah media ideal untuk pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab bau tidak sedap dan berpotensi menyumbat saluran pembuangan.

3.       Mengabaikan benda asing di saku pakaian

Ini nih, satu kebiasaan kecil yang paling susah dihilangkan. Entah karena malas atau saking capeknya, banyak orang langsung memasukkan semua baju kotor ke dalam mesin cuci, tanpa memeriksa sakunya.

Padahal, benda-benda kecil seperti koin, kunci, peniti, atau tisu yang tertinggal di saku bisa menimbulkan masalah serius, lho. Benda tajam dapat merusak tabung atau karet segel, sementara koin dan benda keras lainnya berpotensi menyumbat filter atau merusak pompa pembuangan.

4.       Tidak membersihkan filter secara teratur

Mesin cuci dilengkapi filter khusus untuk menyaring kotoran atau serat yang terlepas dari pakaian. Jika filter tidak dibersihkan secara rutin, tumpukan kotoran akan menghambat aliran air dan membuat mesin bekerja lebih berat.

Hal ini tidak hanya menurunkan efektivitas pencucian, tetapi juga meningkatkan risiko kerusakan pada pompa air. Dianjurkan untuk membersihkan filter setidaknya sebulan sekali sesuai dengan panduan manual mesin cuci Anda.

5.       Langsung menutup pintu Mesin Cuci Setelah digunakan

Kesalahan sederhana, tapi cukup fatal, yaitu menutup pintu mesin cuci segera setelah selesai digunakan. Ini menciptakan lingkungan lembap dan kedap udara yang ideal untuk pertumbuhan jamur, lumut serta mikroorganisme. Kondisi lembab juga menjadi penyebab utama munculnya bau apek dari dalam mesin cuci.

Setelah selesai mencuci, biarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka selama beberapa jam agar sirkulasi udara berjalan baik dan bagian dalam mesin menjadi kering.

6.       Mencuci Benda yang Terlalu Berat atau Keras

Mesin cuci itu didesain untuk mencuci pakaian, bukan benda-benda berat dan kaku seperti sepatu, karpet, atau bantal besar. Alasanya jelas, karena barang-barang ini bisa mengakibatkan getaran berlebih dan ketidakseimbangan tabung. Meski beratnya kadang tak seberapa, tapi sifat bahan yang keras dan padat bisa merusak tabung cuci atau komponen lain.

Selain merusak komponen internal mesin, getaran tersebut bisa membuat mereka cepat aus. Oleh sebab itu, cuci benda-benda tersebut secara manual atau gunakan jasa laundry profesional yang memiliki mesin khusus.

7.       Penempatan Mesin Cuci yang Tidak Seimbang

Pernah lihat mesin cucimu bergoyang saat proses mengeringkan? Bisa jadi karena posisinya nggak seimbang. Mesin cuci harus diletakkan di permukaan yang datar dan stabil. Sedikit miring saja bisa menimbulkan getaran hebat disaat proses pengeringan.

Selain berisik, getaran ini juga berpotensi merusak komponen suspensi dan struktural mesin dalam jangka panjang. Jadi, pastikan mesin cuci-mu bisa berdiri tegak atau seimbangkan ketinggian kakinya jika perlu.

Itu dia kebiasaan-kebiasaan sepele yang bisa bikin mesin cuci kesayanganmu cepat rusak. Yuk, lebih care dengan “partner” urusan cuci-mencuci kain. Semoga ia berumur panjang dan membuat cucianmu tetap bersih maksimal, ya!

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait