BahanKain.id
BahanKain.id

5 Cara Efektif Menghindari Dasi Kusut Saat Beraktivitas

BahanKain
5 Cara Efektif Menghindari Dasi Kusut Saat Beraktivitas

Sebagai salah satu aksesoris wajib pada tatanan busana formal, penampilan dasi bisa mempengaruhi keseluruhan penampilan. Namun faktanya, dasi kerap berakhir dalam kondisi kusut. Entah karena terllau banyak bergerak, cara menyimpan yang salah, atau memang sifat dasar bahannya yang mudah kusut.

Dasi yang kusut tidak hanya mengurangi rasa percaya diri, tetapi juga membuat look seseorang jadi terkesan kurang professional. Meskipun pada kenyataannya, rutinitas bekerja serta aktivitas-aktivitas lain memungkinkan dasi terpapar gesekan maupun tekanan yang membuatnya sulit rapi.

Nah, berikut ini beberapa cara yang terbukti efektif untuk menjaga dasi tetap rapi dan bebas kusut.

1.       Pilih bahan yang tidak gampang kusut

Hal paling mendasar yang bisa kamu lakukan untuk menghindari dasi kusut adalah memilih bahan yang tidak mudah kusut. Meskipun dasi sutra terlihat elegan dan berkelas, tapi bahan ini rentan kusut. Maka dari itu, sebaiknya hindari dasi sutra jika aktivitas yang kamu lakukan menuntut banyak gerak.

Sebagai gantinya, kamu bisa mempertimbangkan dasi berbahan dasar poliester atau wool yang strukturnya yang kokoh, fleksibel dan tahan terhadap kerutan. Cocok dipakai saat dinas luar atau berkegiatan di luar ruangan.

2.       Buat simpul yang pas, tidak terlalu ketat juga tidak terlalu longgar

Pastikan juga kamu tidak mengikatnya terlalu kencang ataupun longgar. Simpul yang terlalu ketat akan meninggalkan bekas lipatan permanen pada dasi. Begitu pula dengan simpul yang terlalu longgar, ia akan membuat permukaan dasi menjadi kusut karena mudah bergerak dan bergesekan. Jadi. buatlah simpul yang memungkinkan dasi jatuh dengan elegan tanpa tekanan berlebih. Perhatikan juga simetri simpul agar dasi tampak seimbang dan rapi.

3.       Jangan terlalu sering menarik atau merapikan dasi

Tahukah kamu, kebiasaan menarik atau merapikan dasi secara berlebihan juga menjadi salah satu penyebab kerutan. Bener sih, tujuannya untuk memastikan simpul dan posisi, tapi kalau terlalu sering dilakukan justru merusak estetika dasi itu sendiri.

Kalaupun terasa longgar atau kurang nyaman, perbaiki posisinya secara hati-hati. Berdirilah di depan cermin lalu pastikan dasi berada pada posisi yang tepat. Jangan lagi meraba atau menariknya secara kasar.

4.       Gunakan klip dasi

Tie Clip bukan sekedar aksesori ataupun pelengkap gaya, melainkan perlengkapan krusial yang membantu menjaga dasi tetap rapi sepanjang hari. Klip dasi mengikat bagian ujung dasi dan kemeja, sehingga dasi tetap berada pada posisinya tanpa tergelincir. Pasangkan penjepit dasi di antara kancing ketiga dan keempat kemeja.

5.       Perhatikan cara menyimpannya

Penting juga untuk memperhatikan cara menyimpan dasi saat tidak digunakan. Metode terbaik adalah menggantung dasi di gantungan khusus atau hanger baju dari bahan yang lembut. Cara ini memungkinkan menggantung lurus secara alami, serat kainnya "bernapas" dan kembali ke bentuk semula. Pilihlah model hanger dengan permukaan yang cukup lebar agar tidak membentuk lipatan permanen pada dasi.

Kalaupun tidak ada media untuk menggantung, gulunglah dasi secara longgar dari ujung lebar ke arah ujung kecil. Pastikan gulungan itu tidak terlalu ketat, ya. Cara ini bisa kamu praktikkan saat harus membawa dasi saat bepergian atau dinas luar.

Selain dua cara tersebut, kamu juga bisa memanfaatkan kotak dasi atau laci bersekat. Dengan begitu, dasi akan terhindar dari tekanan benda lain dan bentuknya tetap rapi.

Cara Mengatasi Dasi Yang Terlanjur Kusut

Bagaimana kalau dasi terlanjut kusut? Tenang, itu bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana. Untuk mengatasi kerutan yang tidak terlalu parah, cukup gantung dasi semalaman. Gravitasi seringkali cukup untuk meratakan sebagian besar kerutan ringan.

Jika kerutannya sedikit membandel, manfaatkan uap panas untuk melemaskan sekaligus mengembalikan serat ke bentuk semula. Gantung dasi di kamar mandi saat mandi air panas, atau gunakan steamer pakaian genggam. Uap panas akan membantu mengendurkan serat kain dan menghilangkan kerutan secara efektif.

Cara terakhir adalah menggunakan setrika. Namun, sebaiknya kamu terapkan cara ini ketika dua langkah diatas tidak cukup mengatasi lipatan pada dasi. Dan usahakan tidak menyetrika permukaan dasi secara langsung, terutama yang terbuat dari kain sutra. Kenapa? Karena panas tinggi bisa merusak serat, warna, dan kilau kain. Kalau perlu, setel setrika pada suhu rendah dan gunakan sehelai kain bersih sebagai pelindung dasi.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait