Cara Mencuci Dan Merawat Pakaian Wol Agar Tidak Cepat Rusak

Terkenal sebagai bahan pakaian yang nyaman dan menghangatkan saat cuaca dingin, wol menjadi salah satu investasi untuk jangka panjang. Kualitas wol asli setara dengan kain sutra pada masing-masing kelas serta penggunaannya. Pakaian dan aksesoris dari kain wol pun menjadi harta yang sangat berharga bagi setiap pemiliknya.
Perawatannya pun nggak boleh sembarangan. Butuh perhatian khusus agar tampilannya tetap indah dan awet meski digunakan selama bertahun-tahun. Nah, berikut ini beberapa langkah yang perlu kamu perhatikan dalam merawat baju dari kain wol:
1. Istirahatkan baju wol
Karena wol butuh waktu untuk kembali ke bentuk aslinya. Jangan mengenakannya selama dua atau tiga hari berturut-turut. Beri waktu istirahat setidaknya satu hari agar serat wol bisa “pulih” dan kembali ke bentuk awal.
2. Cuci manual dengan tangan
Idealnya, pakaian wol dicuci secara manual menggunakan tangan agar struktur seratnya tidak rusak dan handfeelnya tetap lembut. Kalaupun terpaksa harus dicuci dengan mesin, aturlah siklus pencucian pada mode delicate khusus kain wol, gunakan air dingin dan deterjen berformula ringan.
3. Hindari merendam terlalu lama
Daya serap wol sangat baik, bahkan ia mampu menyerap air secara berlebihan. Sayangnya kemampuan ini bisa membuat seratnya melemah dan mengalami deformasi. Oleh sebab itu, kamu tidak disarankan untuk merendamnya lebih dari 30 menit.
4. Deterjen pH netral
Pilihan deterjen untuk mencuci baju wol juga nggak boleh sembarangan, lho. Pastikan deterjen tersebut memiliki pH netral dan tidak mengandung pemutih atau zat aktif penghilang noda. Deterjen yang terlalu keras bisa merusak serat, membuatnya kaku dan mudah rapuk. Sebaiknya, gunakan produk deterjen khusus bahan wool.
5. Kucek/gosok dan peras secukupnya
Serat wol sangat sensitif dan bisa berubah bentuk, bahkan rusak jika mendapat tekanan yang terlalu kuat. Oleh sebab itu, kamu tidak boleh memeras pakaian dari kain wol terlalu kencang. Cukup tekan secara perlahan untuk mengeluarkan kelebihan air.
6. Jemur dengan cara direntangkan
Karena seratnya yang berat saat basah, produk berbahan wol asli sangat rentan terhadap perubahan bentuk dan ukuran. Jadi, jangan pernah menjemurnya dengan cara digantung entah menggunakan hanger atau disampirkan pada jemuran. Untuk menghindari deformasi, jemur pakaian wol dengan cara merentangkannya di permukaan rata. Alasi dengan handuk kering untuk membantu menyerap kelembaban berlebih.
7. Hindari sinar matahari langsung
Terik matahari dan siklus pengeringan mesin cuci adalah musuh besar serat wol. Sinar matahari langsung bisa merusak serat dan membuat warnanya jadi memudar.
Sebaiknya keringkan sweater, blazer atau aksesoris wool di tempat yang teduh dan bersirkulasi baik.
8. Cara menyimpan produk dari kain wol
Menyimpan baju berbahan dasar serat wol juga nggak boleh sembarangan, lho. Setelah baju wool benar-benar kering, lipatlah dengan rapi dan simpan di lemari yang bersih. Jangan gantungkan baju secara berlebihan agar tidak kehilangan bentuk aslinya.
Selain itu berikut cara menyimpan pakaian wool:
· Simpan di area yang bersih, kering, sejuk dan gelap
Tempat yang bersih, kering, sejuk, dan gelap adalah kondisi paling optimal untuk menyimpan pakaian wool. Ini membantu mempertahankan kualitas serat dan mencegah tumbuhnnya jamur, bakteri serta mikroorganisme perusak.
· Pilih Garment Bag yang Memungkinkan Sirkulasi Udara
Khusus untuk pakaian berstruktur padat seperti jaket atau mantel, ada baiknya kamu menyimpannya di dalam garment bag. Tapi, pastikan bahan garment bag tersebut terbuat dari bahan yang memungkinkan sirkulasi udara seperti katun atau linen. Sehingga tidak ada penumpukan kelembaban yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan hama.
· Selalu bersihkan sebelum menyimpan
Sebelum menyimpannya, pastikan pakaian wol benar-benar dalam kondisi bersih dan kering. Hal itu karena kotoran atau noda bisa menarik serangga perusakan.
Itu dia beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat pakaian dari kain wol. Memang butuh ketelatenan, namun hasilnya sepadan dengan penampilan, umur pakai serta kenyamanan yang ditawarkan. Rawat baik-baik pakaian dan aksesoris wool kesayanganmu, ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



