Warna Tetap Cerah, Ini 7 Cara Menjemur Pakaian Yang Benar

Pernahkah kamu mendapati warna bajumu yang memudar, padahal baru beberapa bulan? Selain kualitas bahan pakaian, hal itu juga bisa terjadi karena cara menjemur yang kurang tepat. Terlihat sepele, tapi faktanya kebiasaan menjemur pakaian dapat memepengaruhi kualitas serta warna pakaian, lho.
Dan menjemur pakaian lebih dari sekedar meletakkan di tali jemuran dan menunggunya kering. Karena tiap jenis pakaian punya karakteristik tersendiri, butuh perlakuan berbeda agar lebih awet dan warnanya tetap menarik. Nah, berikut cara menjemur pakaian yang benar berdasarkan jenisnya!
Cara Menjemur Pakaian Yang Benar
Sebenarnya, bebas saja bagaimana caramu menjemur baju. Tapi satu hal yang perlu kamu tahu bahwa rutinitas menjemur lebih dari sekedar “mengeringkan”, karena bisa mempengaruhi kualitas, keharuman serta ketahanan warna pakaian. Cara menjemur baju juga dapat mempengaruhi mudah tidaknya saat menyetrika.
Pengen bajumu tetap harum dan tahan lama? Simak petunjuk menjemur pakaian yang benar berikut ini, yuk!
1. Balik pakaian saat menjemur, kecuali pakaian dalam
Apapun jenis pakaianmu, pastikan kamu menjemur dengan cara dibalik (permukaan luar dan dalamnya). Biarkan bagian dalam pakaian yang berada di luar dan terpapar sinar matahari. Sehingga warna sisi luar baju tetap cerah, terlindungi dan tidak cepat pudar.
Hanya saja khusus untuk pakaian dalam, kamu tidak perlu membalik sisi luar dan dalam saat menjemurnya. Hal tersebut untuk mencegah debu dan kotoran menempel di bagian yang menutupi area-area sensitif.
2. Kibaskan agar tidak kusut
Bentuk baju setelah dicuci sangatl tidak beraturan. Maka dari itu, kamu perlu mengibaskan pakaian saat hendak dijemur. Caranya, tarik ujung atas celana, baju atau busana lain lalu hentakkan agar seluruh bagiannya kering secara merata saat dijemur.
3. Beri jarak antar pakaian
Saat cucian sedang menumpuk dan tempat menjemur yang terbatas, kamu mungkin berpikir untuk menjemur beberapa lapis pakaian dan saling berdempetan. Dan itu adalah satu kesalahan besar, karena jarak pakaian yang terlalu rapat akan menghambat aliaran udara dan membuat pakaian lebih lama kering.
Jadi, berilah jarak 2 atau 3 cm agar angin bisa bergerak bebas dan membantu proses pengeringan. Perhatikan juga kesesuaian beban pada jemuran, terutama jika kamu menggunakan tali. Sebisa mungkin jangan menggantung pakaian yang tebal dan berat pada satu tali jemuran. Sematkan penjepit atau gunakan jemuran besi atau kayu yang kokoh.
4. Jemur pakai gantungan (hanger), jika perlu
Beberapa pakaian bisa melar karena digantung begitu saja ketika masih basah. Jadi, manfaatkan gantungan baju (hanger) untuk menjemur pakaian yang memiliki struktur bahan yang padat dan berat seperti kemeja, blouse, kaus berkerah, jaket, dan mantel.
Selain menciptakankan ruang jarak yang lebih luas, penggunaan hanger saat menjemur baju juga menjaganya tetap rapi dan tidak kusut ketika sudah kering.
5. Gunakan penjepit pakaian
Pakaian yang dijemur bisa saja terlepas dari jemuran karena hembusan angin. Jadi, apapun kondisi cuacanya, pastikan kamu menyematkan penjepit kayu. Selain tidak meninggalkan bekas, biasanya jepit pakaian yang terbudat dari bahan kayu juga lebih awet dan tahan terhadap paparan sinar matahari.
6. Hindari sinar matahari langsung
Panas matahari memang sangat penting untuk menjemur pakaian. Akan tetapi, sinar yang terlalu terik bisa memberikan dampak buruk pada pakaian seperti warna yang lekas memudar, sablon cepat pecah, dan serat kain mengeras atau getas. Alternatif terbaik adalah memasang atap bening di area jemuran.
7. Angkat segera setelah kering
Siapa nih yang kebiasaan menjemur baju sejak pagi terang hingga sore meredup? Dari pakaian masih basah atau setengah kering, sampai benar-benar kering dan kaku. Ini bukanlah cara yang benar, ya.
Sebab, pakaian yang dibiarkan terlalu lama di jemuran bisa terpapar debu dan polusi, perlahan warnanya menjadi pudah, bahkan menyerap kelembaban udara (terutama saat petang hingga malam hari).
Durasi optimal untuk menjemur baju hanya sekitar tiga sampai lima jam, tergantung ketebalan dan jenis bahannya. Biasanya dalam rentang tesebut baju sudah kering merata, tak perlu menjemurnya sepanjang hari. Sebaiknya, angkat pakaian setelah kering dan segera lipat atau setrika agar tetap rapi. Jangan tunggu sampai kaku!
Menjemur pakaian dengan cara yang benar bukan hanya soal membuatnya cepat kering, tetapi juga menjaga bentuk, warna, dan daya tahan kain. Perawatan yang optimal dapat membantu menghindarkan pakaian dari kerusakan-kerusakan kecil namun sangat berarti. So, pastikan setiap langkah penjemuran dilakukan secara cermat agar bajumu tetap bersih, wangi, dan tidak cepat rusak. Semoga bermanfaat, ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



