BahanKain.id
BahanKain.id

Cara Menganalisis Brand-mu agar Lebih Berkembang dan Relevan!

BahanKain
Cara Menganalisis Brand-mu agar Lebih Berkembang dan Relevan!

Sebelum kamu membuat keputusan besar untuk brand fashion-mu, ada baiknya untuk berhenti sejenak dan menganalisis situasi yang sedang terjadi. Apakah kamu tahu siapa pesaingmu? Apakah kamu sudah paham kekuatan dan kelemahan brand sendiri?

Dengan melakukan analisa sederhana ini, kamu jadi bisa menyesuaikan diri terhadap situasi dan persaingan bisnis di sekitarmu. Melalui analisis yang baik, kamu juga dapat menemukan banyak peluang dan menghindari kesalahan strategi yang fatal.

Lalu, langkah apa saja yang perlu dilakukan?


1. Riset dan Analisis Kompetitor

Langkah awal untuk memahami posisi brand-mu di pasar adalah dengan mengenali siapa saja pemain lain di industri yang sama. Dengan mengetahui kompetitor, kamu bisa menyesuaikan posisi dan perencaan produk untuk bersaing dan unggul di antara usaha-usaha serupa lainnya.

Berikut langkah-langkah yang bisa sahabat bahankain lakukan:

·     Membuat daftar kompetitor yang bergerak di kategori yang sama

·     Identifikasi siapa target pelanggan mereka

·     Catat produk dan layanan apa saja yang mereka tawarkan

·     Bandingkan harga-harga produk yang sejenis

·     Cari tahu apa yang jadi keunikan mereka (USP)

·     Lihat strategi pemasaran dan komunikasi yang mereka gunakan

Selain langkah-langkah tersebut, kamu juga perlu mengenali dua jenis kompetitor. Dua jenis kompetitor ini biasa disebut dengan kompetitor langsung dan kompetitor tidak langsung. Apa sih beda dari keduanya?

a.    Kompetitor Langsung

Kompetitor langsung merupakan brand yang menawarkan produk atau layanan sejenis dan memiliki target pasar yang sama. Contohnya yaitu brand fashion yang menjual produk serupa dalam kategori harga yang sama.

Pentingnya mengetahui kompetitor jenis ini yaitu, untuk menentukan keunikan brand kamu dibanding mereka, serta menghemat waktu dalam menyusun strategi profil pelanggan yang kamu hendaki nantinya.

b.   Kompetitor Tidak Langsung

Kompetitor tidak langsung merupakan brand yang tidak menjual produk yang sama persis, tetapi menjual produk yang memuaskan kebutuhan serupa. Misalnya brand aksesoris yang bisa jadi alternatif gaya selain fashion utama.

Pentingnya mengetahui kompetitor jenis ini yaitu, agar bisa membuka peluang pasar baru bagi bisnismu. Selain itu, untuk memberi inspirasi ide kolaborasi, serta membantu kamu memahami audiens secara lebih luas.

 

2. Lakukan Analisis SWOT

Setelah menganalisis kompetitor, langkah berikutnya yang perlu kamu pikirkan adalah memahami posisi brand kamu melalui SWOT Analysis. SWOT adalah singkatan dari:

·     Strengths (Kekuatan): Apa saja keunggulan brand-mu? Hal apa yang kamu lakukan lebih baik dari kompetitor?

·     Weaknesses (Kelemahan): Apa saja kelemahan yang perlu kamu perbaiki? Hal apa yang dilihat pasar sebagai kekuranganmu?

·     Opportunities (Peluang): Tren baru apa yang bisa kamu manfaatkan? Apakah ada perubahan pasar atau kebijakan yang menguntungkan?

·     Threats (Ancaman): Siapa pesaing baru yang lebih kuat? Apakah ada perubahan teknologi atau sosial yang bisa mengguncang brand-mu?

Dengan menggunakan SWOT Analysis ini, kamu bisa menyusun strategi yang realistis dan tepat sasaran.

 

Sahabat bahankain, melakukan analisis brand bukan hanya tugas di awal membangun usaha, tapi perlu dilakukan secara berkala. Ketika kamu tahu di mana kamu berdiri, kamu akan lebih mudah memutuskan ke mana langkahmu selanjutnya. Jadi, yuk ambil waktu untuk kenali pesaingmu, lihat ke dalam kekuatan sendiri, dan temukan peluang terbaik untuk berkembang.

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait