BahanKain.id
BahanKain.id

5 Perbedaan Kain Tile Dan Brokat, Sudah Tahu?

BahanKain
5 Perbedaan Kain Tile Dan Brokat, Sudah Tahu?

Brokat dan tile, dua bahan yang kerap dipertimbangkan dalam pembuatan pakaian. Sebagai elemen utama, kain brokat maupun tile selalu jadi pilihan favorit untuk busana anggun seperti kebaya, gaun pernikahan atau dress pesta.

Meski sering digunakan secara bergantian pada konteks atau model pakaian yang sama, kedua jenis bahan tersebut punya banyak perbedaan, lho. Apa sajakah itu? Simak ulasan berikut ini, yuk!

Mengenal Kain Brokat dan Tile

Sebenarnya, definisi kain brokat dan tile sendiri sudah berbeda. Kain tile merujuk pada jenis kain yang ringan dan transparan berhiaskan aksen-aksen tertentu. Biasanya terbuat dari material sintetis seperti nilon atau polyester.


Sumber: https://shopee.co.id/

Kain ini bertekstur halus dengan lubang-lubang kecil yang memberi kesan ringan dan anggun, sehingga memberi efek berlapis atau menambah kesan lebih bervolume. Tulle biasanya dilengkapi hiasan berupa aksen bordir sederhana menggunakan benang-benang mengkilap atau payet.

Handfeel kainnya lembut, dan terasa halus saat bersentuhan dengan kulit. Bahan tule sering digunakan untuk vest, kebaya, gaun, kostum balet, dan model busana lain.

Sedangkan kain brokat adalah jenis tekstil yang kaya akan detail bordir, lubang-lubangnya lebih besar dan berat. Motif brokat ditenun langsung menggunakan benang emas, perak atau berwarna.

Tampilannya jauh lebih mewah dengan aksen dekoratif yang lebih kaya, sehingga menciptakan keindahan motif yang elegan. Menjadikan kain ini sebagai pilihan favorit untuk busana formal dan tradisional.

Perbedaan Kain Brokat dan Tile


Menimbang definisinya saja, sudah bisa disimpulkan bahwa dua jenis kain ini memang punya banyak perbedaan. Beberapa diantaranya yaitu:

1.       Bahan Dasar dan Tekstur

Kain tulle terbuat dari bahan sintetis berupa nilon atau polyester dengan tekstur yang halus, tipis dan bersifat transparan. Sifat transparansi tersebut memberikan efek lembut dan ringan pada pakaian. Tampilannya pun sederhana namun tetap elegan.

Sebaliknya, kain brokat umumnya dibuat dari campuran benang sutra atau katun, yang ditenun bersama benang metalik untuk menciptakan motif bertekstur. Kain ini menonjolkan motif yang rumit dan mendetail, sehingga memberi kemewahan yang klasik dan berkelas pada busana.

2.       Tampilan

Tampilan brokat dan tile juga saling berlawanan. Detail motif yang tegas dan berat pada kain brokat seolah menggambarkan kedewasaan, ketegasan serta kematangan berpikir seseorang. Tak heran jika banyak orang kerap mengidentikkan gaun brokat sebagai ‘pakaian orang tua’, karena look nya memang se-powerful itu. Gaun ataupun kebaya brokat juga memperlihatkan sisi keanggunan dan tampilan elegan yang klasik.

Lain halnya dengan kain tule yang detailnya jauh lebih sederhana, karakternya juga ringan dan cenderung transparan. Sehingga lebih merepresentasikan kesederhanaan, kebebasan dan eleganitas seorang perempuan muda yang ceria. Kombinasi kain tile membuat pakaian terlihat lebih fresh, modern dan kekinian.

3.       Fungsi dan kegunaan

Desain yang berlainan membuat pemanfaatan kain tule dan brokat juga sedikit berbeda. Kain tule kerap diaplikasikan sebagai lapisan tambahan atau aksen dekoratif pada gaun pernikahan, rok, atau veil. Dengan sifat dasar yang ringan dan fleksibel, tule menjadi bahan yang cocok untuk menciptakan efek melayang.

Sementara itu, kain brokat lebih sering digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan kebaya, dress, maupun gaun formal. Alasannya pun jelas, karena tampilan jauh lebih tegas, mendetail dan mewah. Kebaya atau busana brokat pun terlihat jauh lebih elegan dan berkelas.

4.       Kenyamanan

Dengan kehalusan dan karakteristik bahan yang ringan, gaun kombinasi kain tile akan tetap terasa nyaman meski digunakan dalam durasi panjang.

Beda dari gaun brokat. Karena teksturnya yang berat dan tebal, ia akan terasa kurang nyaman dan sedikit menyiksa jika dipakai dalam waktu lama. Apalagi di tengah cuaca atau iklim yang panas seperti di Indonesia.

5.       Perawatan

Meskipun rentan terhadap kerusakan, busana berbahan tile relatif mudah dirawat. Tile mungkin bisa robek jika tidak ditangani secara hati-hati.

Hal itu tidak berlaku pada baju brokat, karena teksturnya yang rumit dan benangnya yang halus. Sehingga membutuhkan perawatan khusus. Pencucian dan pembersihan kain brokat seringkali memerlukan keahliah khusus atau jasa professional agar kualitasnya tetap terjaga.

6.       Harga

Harga kain tile umumnya lebih terjangkau dibandingkan brokat. Hal tersebut dikarenakan bahan dasar serta proses produksinya yang lebih sederhana.

Sedangkan brokat cenderung dibanderol dengan harga lebih tinggi sebab bahan baku dan mekanisme pembuatannya jauh lebih rumit. Penggunaan bahan-bahan premium seperti halnya benang metalik kian menambah nilai jual kain satu ini. 

Itu dia beberapa perbedaan kain tile dan brokat yang perlu kamu tahu. Pada dasarnya, baik tile maupun brokat, masing-masing punya keistimewaan dan keunikan tersediri. Nah, Sobat Bahankain lebih suka tile atau brokat, nih? Semoga bermanfaat ya. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait