6 Kesalahan Umum Saat Menyetrika Pakaian

Siapa nih yang paling nggak bisa pakai baju tanpa disetrika? Yups, pakaian yang tidak rapi kerapkali membuat kita tidak percaya diri. Menyetrika pun menjadi ritual wajib sebelum berangkat kerja, hang out serta menghadiri acara-acara penting.
Saking seringnya, kadang tanpa
sadar kita melakukan beberapa kesalahan yang bisa merusak setrika maupun
pakaian. Apalagi kalau selalu berpegang pada prinsip, “bagaimanapun caranya,
asal rapi.” Padahal menyetrika juga ada etikanya, lho.
Biar setrika dan baju mu tidak
cepat rusak, jangan lagi lakukan kesalahan-kesalahan berikut:
1. Mengabaikan pengaturan suhu setrika
Suhu adalah hal paling krusial saat menyetrika pakaian. Namun faktanya ada saja pakaian yang gosong, berlubang, dan rusak gara-gara mengabaikan pengaturan suhu setrika. Sedangkan hal ini sangat penting untuk menjaga performa setrika serta mencegah hal-hal seperti itu.
Maka dari itu, selalu perhatikan perubahan temperature setrika dan sesuaikan dengan bahan yang hendak kamu setrika. Contohnya, jika bahan pakaian terlalu tipis, maka atur setrika pada suhu rendah atau sebaliknya. Lebih safe lagi kalau kamu membaca care instruction yang tertera di label pakaian.
2. Alas setrika kurang kompatibel
Satu lagi yang kerap diabaikan, yaitu alas setrika. Alas setrika didesain sedemikian rupa untuk mempermudah saat menyetrika pakaian. Dan perlu kamu tahu bahwa pakaian lebih halus jika disetrika di atas alas yang tebal dan tidak terlalu keras.
Jika tak ada alas khusus, menyetrikalah di atas meja atau lantai dengan 2 atau tiga lapis kain yang dilipat. Pastikan kain tersebut halus dan tidak mudah terbakar, seperti halnya selimut atau kain katun. Percaya atau tidak, tapi menyetrika tanpa alas membuat pakaian susah halus. Hasilnya juga seringkali tidak rapi bahkan tak jarang malah menjadi kusut.
3. Menyetrika tanpa pelembab pakaian
Tahukah kamu, kalau pakaian yang lembab itu lebih mudah disetrika, lho. Kenapa? Karena kelembaban akan memudahkan panas setrika untuk menata serat dan menghaluskan permukaan kain. Bahkan kerutan yang membandel sekalipun bisa diatasi dengan menyemprotkan pelembab sebelum menyetrika.
Untuk memuluskan pekerjaanmu, gunakanlah pewangi dalam kemasan botol spray. Agar lebih rapi, lipat tiap bagian pakaian sesuai garis jahitannya. Dengan menyemprotkan pewangi, bajumu tidak hanya licin tapi juga wangi.
4. Tidak memperhatikan kebersihan setrika
Kebersihan, terutama alas dan bagian lempeng setrika sama pentingnya dengan kerapian pakaian. Karena setrika yang bersih dan terawat tidak hanya membuatnya awet, tapi juga meminimalisir berbagai kesalahan menyetrika.
Setrika dan alas yang kotor bisa mentransfer noda ke pakaian dan merusak permukaan halusnya. Jika terus dibiarkan, setrika akan lebih cepat rusak. Oleh sebab itu, penting untuk membersihkan setrika serta alasnya.
Kamu bisa menggosok daun pisang menggunakan setrika bersuhu rendah sebelum memakainya untuk menyetrika baju. Daun pisang dapat menghilangkan debu yang melekat dan membuat alas setrika lebih halus.
5. Menjemur baju sampai benar-benar kering
Menjemur pakaian di bawah sinar matahari memang membuatnya cepat kering. Tapi kalau dibiarkan terlalu lama, serat kain menjadi kaku, kusut dan sulit disetrika. Dan FYI, menyetrika pakaian segera setelah kering juga termasuk kesalahan besar, lho.
Bukan berarti kamu harus menyetrika pakaian basah, tetapi idealnya baju bisa disetrika saat kelembapan cukup. Kondisi itu membuat serat kain menjadi lebih lemas, sehingga mudah dirapikan dan menghilangkan kusut.
6. Tidak mendahulukan bahan yang tipis
Kesalahan terakhir yang sering dilakukan adalah menyetrika tanpa mendahulukan baju berbahan tipis. Padahal kamu disarankan untuk mendahulukan pakaian berbahan tipis dan halus seperti satin, sifon, dan tanktop. Jangan lupa, atur setrika menggunakan suhu rendah. Ketika suhu setrika mulai panas, barulah kamu dapat beralih ke bahan yang lebih tebal.
Itu dia 6 kesalahan menyetrika pakaian yang sebaiknya kamu hindari. Jangan ulangi lagi, ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



