BahanKain.id
BahanKain.id

Rekomendasi Kain Untuk Bahan Tracksuit

BahanKain
Rekomendasi Kain Untuk Bahan Tracksuit

Popularitas athleisure wear menyeret kembali tren busana tracksuit ke panggung mode. Tracksuit atau sweatsuit adalah jenis pakaian yang terdiri dari setelan celana panjang dan jaket. Terdiri dari tracktop, atasan jaket dengan resleting di bagian depan dan celana sweatpants. Busana ini dirancang untuk menjaga tubuh tetap hangat selama melakukan aktivitas fisik.

Awalnya, setelah baju panjang ini diperuntukkan bagi atlet-atlet yang diharuskan memakai busana pendek dan terbuka seperti halnya baju lari, baju renang dan celana pendek. Tracksuit bisa dipakai selama menunggu giliran, di sela-sela waktu istirahat atau setelah kompetisi usai.

Namun, modern ini setelan tracksuit busana santai yang lazim digunakan saat berada di rumah ataupun hangout.

Sekilas Tentang Tracksuit

Tracksuit merupakan salah satu implementasi serat sintetis paling awal dalam konveksi pakaian olahraga. Sebelum menjadi satu setel pakaian, produsen baju olahraga Perancis, Le Coq Aportif lebih dulu menciptakan sweatpants pada tahun 1920. Celana ini didesain untuk memberi kenyamanan serta kemudahan mobilitas para atlet.


Sumber: https://www.indiamart.com/

Setelah trackpants menjadi pakaian umum, perusahaan tersebut akhirnya merancang model atasan dari bahan dan warna yang sama. Sehingga terciptalah “Sunday suit” yang mendukung kenyamanan aktivitas di rumah maupun daily exercise.

Setelan baju hangat ini makin populer ketika brand sport Adidas memproduksi tracksuit pertama mereka pada tahun 1967. Demi mendongkrak pemasarannya, Adidas menjalin kerja sama dengan pesepak bola asal Jerman, Franz Beckenbauer. Koleksi Adidas beckenbauer pun menggambarkan budaya pop gaya tracksuit Bruce Lee yang begitu ikonik di film Longstreet dan Game of Death. Dimana tracksuit dikaitkan dengan budaya anak muda, khususnya kaum hippie dan mahasiswa di masa itu.

Bahan yang digunakan masih berupa katun, poliester, kain terry, atau campurannya. Hingga pada akhir tahun 1970-an, kain velour mulai populer dan kerap dimanfaatkan dalam produksi sport wear.

Memasuki era 1980-an, tracksuit berevolusi jadi imbol budaya hip-hop berkat grup hip-hop Run DMC. Mereka mengenakan setelan nyaman ini di video klip dan penampilannya. Para pecinta sepak bola pun gemar mengenakan tracksuit saat menonton pertandingan.

Sayangnya, kehadiran football hooliganism alias suporter bola fanatik yang kerap melakukan perusakan dan perkelahian sebelum atau setelah pertandingan membuat popularitas tracksuit meredup.

Hingga akhirnya, tren “athleisure“ yang kembali populer pada tahun 2010 semakin menormalisasikan penggunaan tracksuit sebagai outfit santai.

Rekomendasi Bahan Tracksuit


Sumber: https://www.zalora.co.id/

Pemilihan bahan tracktop dan sweatpants sangat mempengaruhi kenyamanan, daya tahan, dan penampilan. Nah, berikut beberapa bahan yang umum digunakan dalam pembuatan tracksuit beserta karakteristiknya:

1.       Polyester

Karakteristik bahan yang ringan, tahan lama, dan cepat kering menjadikan kain polyester sebagai bahan ideal untuk pakaian olahraga. Namun mengingat daya serapnya yang rendah, polyester perlu dikombinasikan dengan bahan lain agar tetap nyaman tanpa mengorbankan fungsionalitasnya.

2.       Nilon

Nilon adalah bahan sintetis lain yang sering ditemukan dalam jaket tracktop. Keunggulan utamanya adalah tahan air, sehingga cocok untuk aktivitas luar ruangan. Kain ini juga tergolong ringan, dan mudah dibersihkan. 

Namun, dibandingkan bahan lain seperti katun atau fleece, nilon cenderung kurang breathable. Karenanya, banyak yang menggunakan bahan nylon untuk kegiatan olahraga yang ringan.

3.       Fleece

Memiliki karakteristik yang lembut, hangat, dan ringan. Kain fleece umumnya terbuat dari kapas, polyester, atau campuran keduanya. Fleece memiliki bulu halus di bagian dalam yang memberikan isolasi panas yang sangat baik. 

4.       Paragon

Kain paragon adalah bahan yang sering digunakan untuk pakaian olahraga, termasuk jaket tracktop. Paragon memiliki tekstur yang licin dan elastis. Kelebihan utamanya adalah daya tahan yang tinggi dan kemampuannya menahan gesekan, sehingga tidak mudah rusak meskipun digunakan dalam aktivitas fisik berat.

Selain itu, paragon memiliki sifat quick-dry atau cepat kering. Namun dibandingkan kain fleece, bahan ini relatif kurang breathable sehingga akan terasa lebih panas saat berolahraga.

5.       Diadora

Diadora adalah bahan sintetis dengan tekstur halus dan memiliki sifat elastis. Bahan ini kerap digunakan untuk jaket tracktop karena kemampuannya menyesuaikan dengan bentuk tubuh dan memberikan ruang gerak yang maksimal. 

Jaket tracktop berbahan diadora sering digunakan oleh atlet atau mereka yang ingin tampil lebih sporty namun tetap stylish.

Itu dia beberapa jenis kain yang bisa kamu pertimbangkan untuk membuat tracksuit alias setelan baju olahraga. Udah punya gambaran, kan? Selain memilih bahan, ukuran dan warna, jangan lupa pertimbangkan kualitas serta kenyamanannya yaa. Semoga bermanfaat!

Nah, jika Sobat Bahankain sedang mencari supplier kain untuk bahan pakaian olahraga, Bahankaicom bisa menjadi alternatif terbaik. Selain memproduksi kain mentah, kami juga melayani pembelian kain dryfit, fleece, paragon, diadora serta beberapa jenis kain yang biasa digunakan dalam produksi tracksuit, jersey sepak bola, atau pakaian olahraga lainnya. 

Cek berbagai pilihan dan variasi kain di Kategori Produk kami. 

Atau langsung hubungi Customer Service kami untuk detail produk, pemesanan, atau informasi lainnya. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait