BahanKain.id
BahanKain.id

Houndstooth, Motif Klasik Yang Elegan Dan Timeless

BahanKain
Houndstooth, Motif Klasik Yang Elegan Dan Timeless

Houndstooth merupakan salah satu motif kain yang cukup ikonik para tekstil kuno hingga mode kontemporer. Bentuknya sangat khas, menyerupai gigi belakang anjing dalam pola kotak tak beraturan. Motif ini berevolusi dalam mode kelas atas dan fashion para pecinta olahraga golf. Berawal dari pola tekstil sederhana hingga menjadi bagian dari pakaian berkelas yang bergaya elegan luxury.

Yuk, mengenal lebih dekat tentang motif houndstooth!

Apa Itu Motif Houndstooth?

Houndstooth adalah motif pakaian tradisional Skotlandia yang terbuat dari tenunan benang wool tebal. Namun seiring berkembangnya dunia mode, kain dengan motif ini semakin populer sebagai busana sehari-hari. Dan lambat laun mulai diproduksi dari bahan katun, knit hingga kain satin yang lembut dan berkarakteri mengkilap.


Dinamakan ‘houdstooth’ karena motifnya berbentuk kotak-kotak abstrak dengan ujung menyerupai gigi anjing pemburu (hound’s tooth) yang dalam bahasa inggris disebut hound. Tak sedikit pula yang menyebutnya pupystooth atau dogtooth. Sedangkan di Perancis, corak ini lebih dikenal dengan sebutan pied de poule yang berarti kaki ayam.

Selain itu, berikut beberapa fakta tentang motif houndstooth:

1.       Identik sebagai busana bangsawan

Karena awalnya sederhana, kain ini relatif tidak dikenal hingga tahun 1930-an. Hingga akhirnya menarik perhatian Pangeran Wales, Edward VIII dan menjadi lebih terkenal. Sang Pangeran benar-benar mengadopsi pola ini ke dalam sebagian besar pakaian kasualnya, yang benar-benar mengubah Houndstooth dari pola gembala pedesaan menjadi pernyataan mode seperti sekaran

2.       Identik dengan mode kelas atas

Sumber: https://www.thestiffcollar.com/

Meskipun popularitasnya melonjak setelah penggunaan pola tersebut oleh sang Pangeran, transisi dari kain tenun menjadi motif atau desain cetaklah yang benar-benar mengubah permainan. Hal ini benar-benar mendorong Houndstooth ke dunia mode kelas atas, dengan desainer seperti Christian Dior yang memasukkannya ke dalam koleksi mereka dan karya-karya ikonik seperti Dior Court Shoes.

3.       Terkenal berkat Sir Arthur Conan Doyle

Motif houndstooth menjadi populer berkat Sir Arthur Conan Doyle, dimana ia gemar menambahkan karakterustuk anjing pemburu dalam bukunya yang berjudul Sherlock Holmes. Karya-karya Sir Arthut Conan Doyle yang sangat populer pada awal abad ke-20 membuatnya dinobatkan sebagai tokoh penting dalam sejarah popularitas motif houndstooth.

4.       Mode timeless


Sumber: https://www.clearly.ca/

Layaknya motif kotak-kotak lainnya, houndstooth telah menjadi bagian dari mode klasik yang nggak pernah mati gaya alias timeless. Hal inilah yang membuatnya tetap populer hingga detik ini.

·         Corak houndstooth semakin populer di dunia fashion semenjak dieksplorasi oleh Louis Vuitton, Chanel dan desainer dunia lainnya.

·         Dress, outer dan jaket dengan detail houndstooth sempat menguasai tren tahun 1930, 1970 dan awal tahun 2000.

·         Mulai dikenal di kalangan pria sejak 2008 berkat koleksi Marc Jacobs.

·         Kemudian di tahun 2009, Alexander Mcqueen kembali menghadirkan busana houdstooth.

5.       Motif houdstooth sekarang

Hingga detik ini, motif houndstooth masih jadi salah satu pola paling ikonik. Penggunaannya telah merambah ke berbagai lini industri di bidang fashion. Mulai dari pakaian formal, kasual hingga aksesoris. Seperti yang ada pada jas, jaket, blazer, coat atau mantel, set dress, rok, tas, sepatu, scarf, syal, topi dan masih banyak lagi.

Itu dia berbagai fakta tentang motif houndstooth dalam dunia mode. Must have item banget, kan? Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait