BahanKain.id
BahanKain.id

6 Penyebab Hasil Jahitan Mengkerut Dan Cara Mengatasinya

BahanKain
6 Penyebab Hasil Jahitan Mengkerut Dan Cara Mengatasinya

Kerutan merupakan salah satu kendala paling menyebalkan saat menjahit. Ditandai dengan berkumpul atau terlipatnya kain secara tidak merata. Sederhana sih, tapi seringkali membuat frustasi karena mengurangi estetika serta kualitas hasil jahitan.

Untuk mengatasi dan mencegah kerutan muncul kembali, kita perlu mencari tahu dari mana sumber masalahnya. Dengan begitu, kita bisa memilih cara yang paling tepat dan efektif.

Penyebab Dan Cara Mengatasi Hasil Jahitan Berkerut

Hasil jahitan berkerut seringkali disebabkan oleh kombinasi faktor. Mulai dari pengaturan mesin yang kurang tepat, pemilihan jarum atau benang yang salah, hingga karakteristik bahannya memang sulit dijahit.


Ada banyak hal yang bisa menyebabkan hasil jahitan berkerut, beberapa diantaranya yaitu:

1.       Ketegangan

Saat mendapati hasil jahitanmu terlipat berantakan, coba cek tension benang atas dan benang bawah. Sebab, perbedaan ketegangan benang atas dan bawah bisa menghasilkan jahitan tidak rapi atau berkerut. Tegangan benang atas atau bawah yang terlalu kencang akan menarik bahan kain secara kuat. Alhasil, kain pun jadi mengerut dan membentuk lipatan tidak rapi.

Benang atas dan bawah hendaknya bekerja secara harmonis untuk mencapai ketegangan yang seimbang. Itulah pentingnya menyetel tegangan benang sebelum mulai menjahit. Kain tipis dan ringan perlu tegangan lebih rendah dari kain biasa, begitupun sebaliknya.

2.       Jarum dan benang tidak cocok

Penyebab lain munculnya kerutan pada hasil jahitan adalah penggunaan jarum dan benang yang tidak cocok. Seperti kita tahu, jarum jahit tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran agar bisa digunakan sesuai fungsinya.

Jika jarum kecil dipakai untuk menjahit bahan yang tebal atau sebaliknya, maka jahitan menjadi rusak dan menimbulkan kerut. Jarum universal atau jarum bolpoin cocok untuk sebagian besar kain tenun, sedangkan jarum elastis lebih cocok untuk kain rajutan. 

3.       Panjang jahitan tidak sesuai

Panjang atau jarak antar jahitan juga salah satu faktor penyebab kerutan pada kain setelah dijahit. Jahitan terlalu panjang pada kain tebal tidak cukup kuat menahan kain, sehingga kain bisa bergeser. Namun jika terlampau pendek, ketegangannya jadi berlebihan dan juga menimbulkan kerutan.

esuaikan panjang jahitan dengan jenis kain. Jarak jahitan yang lebih panjang cocok untuk bahan ringan, sedangkan jahitan yang lebih pendek cocok untuk kain yang lebih berat. Anda mungkin perlu menyesuaikan panjang jahitan berdasarkan proyek dan karakteristik kain tertentu.

4.       Tekanan sepatu terlalu tinggi

Sepatu jahit yang terlalu menekan kain akan membuat kain tertarik terutama pada bahan tipis atau licin. Begitupun sebaliknya, tekanan sepatu yang kurang memadai juga menyebabkain kain bergeser. Pada akhirnya, hasil jahitan tidak teratur dan mengkerut.

5.       Karakteristik bahan

Beberapa kain, seperti satin, sifon, atau kain elastis, cenderung mudah berkerut jika tidak diberi penstabil (stabilizer) atau perlakuan khusus sebelum dijahit.

Mencegah kain yang ringan atau elastis mengerut, gunakan bahan penstabil atau pelapis. Bahan-bahan ini memberikan dukungan tambahan dan mengurangi kemungkinan kain melar atau berubah bentuk selama menjahit.

6.       Kondisi mesin jahit kurang optimal

Mesin jahit yang kurang terawatt, seperti jalur benang kotor dan kehabisan pelumas akan membuat tarikan benang tidak stabil. Jahitan pun jadi tidak teratur dan berkerut.

Kamu juga perlu memperhatikan cara pengoperasian. Sebisa mungkin, hindari menjahit terlalu cepat pada bahan-bahan yang ringan, licin atau sulit diatur. Lebih baik, gunakan kecepatan yang stabil agar hasil jahitan lebih rata dan rapi.

Beberapa langkah sederhana juga bisa membantumu mencegah jahitan kain yang berkerut, yaitu:

·         Gunakan walking foot atau roller foot saat menjahit kain elastis atau licin.

·         Tarik kain dengan lembut di kedua sisi mesin jahit supaya arahnya tetap lurus terjaga

·         Hilangkan lipatan atau kerutan awal pada kain dengan cara menyetrika

·         Selalu uji coba mesin jahitmu menggunakan potongan kain yang hendak dijahit dan pastikan semua pengaturannya sudah sesuai

Itu dia 6 hal yang menyebabkan kerutan pada jahitan sekaligus cara mengatasinya. Kerutan dan lipatan tak beraturan adalah musuh umum bagi penjahit pemula maupun senior

Jangan lupa, beli kainnya di BahanKain.id ya. Kami menyediakan berbagai pilihan kain untuk bahan pakaian, aksesoris, kain pelapis serta keperluan lain. Hubungi customer service kami untuk mendapatkan penawaran dan harga terbaik.

Atau cek dulu koleksi kain kami di Kategori Produk, ya. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait