Cara Merawat Kasur Agar Tetap Nyaman Dan Awet

Membeli kasur yang berkualita bukan hanya sebagai pelengkap kebutuhan rumah tangga tetapi juga sebuah investasi jangka panjang. Kasur adalah investasi penting untuk kenyaman tidur yang bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Namun, kasur tertentu bisa cepat rusak jika tidak dirawat dengan baik.
Cara perawatan yang tepat tidak hanya membantu mempertahankan kenyamanan kasur tetapi juga memperpanjang masa pakainya. Nah, berikut beberapa langkah yang perlu kamu lakukan untuk menjaga kasur tetap nyaman dan awet.
Do’s:
1. Pastikan ukuran kasur sesuai dengan bed frame (dipan)
Terkesan tidak ada hubungannya, tapi ukuran dipan sangat mempengaruhi umur guna alias keawetan kasur. Terutama jika kamu membeli kasur saja (tanpa frame). Ukuran kasur tidak sesuai membuat kasur lebih cepat merosot, bahkan merusak komponen penopang di dalam kasur. Itulah pentingnya memilih kasur dan dipan yang ukurannya pas.
2. Lepaskan plastik spring bed
Kasur yang masih baru biasanya dibungkus rapi menggunakan plastik. Tak sedikit yang enggan melepas plastik tersebut dengan harapan untuk menjaga kebersihannya. Padahal faktanya, tindakan ini justru membuat kasur jadi cepat rusak, lho.
Kenapa demikian? Sebab, plastik pembungkus dapat menghalangi sirkulasi udara pada kasur sehingga terasa panas saat digunakan. Kelembapan di bagian dalam kasur pun terus meningkat dan tidak terkontrol. Selain membuat tidak nyaman, kasur juga menjadi lebih cepat rusak.
3. Gunakan pelindung kasur
Tahukah kamu, apa yang membuat kasur hotel berbintang selalu terasa empuk dan nyaman? Selain penggunaan kasur berkualitas tinggi, manajemen hotel juga menambahkan lapisan pelindung kasur atau mattress protector.
Yaps, matras protector adalah lapisan tambahan yang melindungi kasur dari noda, debu, cairan, dan kotoran. Pilih pelindung yang tahan air dan mudah dicuci untuk memastikan kebersihan kasur tetap terjaga. Penggunaan pelindung juga dapat mencegah bakteri dan tungau berkembang biak.
4. Bersihkan secara rutin
Agar kasur tetap awet dan nyaman, kamu juga perlu membersihkannya secara menyeluruh dan berkala. Tumpukan debu, tungau, dan serangga berpotensi membuat kasur cepat rusak serta menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Mulai dari gatal-gatal, iritasasi hingga gangguan pernapasan.
Oleh sebab itu, kasur perlu dibersihkan dengan penyedot debu atau vacuum cleaner setidaknya tiga bulan sekali. Gunakan alat vakum khusus yang daya hisapnya lebih kuat serta dilengkapi fitur UV untuk membunuh bakteri, tungau serta mikroorganisme lain.
Jangan lupa untuk mengganti sprei, sarung bantal dan sarung guling, setidaknya tiap seminggu atau dua minggu sekal.
5. Putar kasur secara berkala
Kasur bergelombang tentu membuat tidur tidak nyaman. Memutar posisi kasur 180 derajat secara berkala akan meminimalisir terbentuknya cekung atau kemerosotan area kasur karena beban tubuh. Cara ini bisa membuat kasur kembali rata, sehingga umur pakaiannya jadi lebih panjang.
Idealnya, posisi kasur dirotasi tiap 6 hingga 12 bulan sekali. Namun, jika bahannya sangat empuk dan lebih cepat cekung maka rotasinya perlu dilakukan lebih sering.
Don’ts:
Setelah tahu apa yang mesti dilakukan, ada baiknya kamu juga mengetahui apa saja yang sebaiknya tidak kamu lakukan pada kasurmu. Hal tersebut yaitu:
1. Jangan makan di atas kasur
Siapa nih yang punya kebiasaan makan di kasur? Nonton film sambil ngemil di kasur memang sangat nyaman. Tapi tanpa kamu sadari, sisa-sisa makanan yang jatuh berpotensi menimbulkan jamur dan bakteri di kasur. Ini tak hanya merusak komponen kasur tetapi juga memunculkan bau tak sedap yang pada akhirnya akan mengganggu kualitas tidur.
So, tinggalkan rutinitas makan atau ngemil di atas kasur, ya. Cucilah sprei setidaknya seminggu sekali agar permukaan kasur tetap terjaga kebersihannya.
2. Jangan Berdiri atau Loncat di Atas Kasur
Bermain loncat-loncatan di atas kasur kerap menjadi hiburan yang seru bagi anak-anak. Sayangnya, hal menyenangkan ini justru merupakan penyebab kasur busa bisa kempes dan rusak.
Berdiri atau loncat di atas kasur membuat beban tubuh terpusat pada satu area di atas kasur, yang kemudian bisa membuat kasur merosot atau bergelombang. Hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan tidur, bahkan berisiko mengubah posisi tulang jika tak segera diatasi.
3. Jangan Membengkokkan Paksa atau Melipat Kasur
Pada umumnya, kasur tidak didesain untuk bisa dibengkokan atau dilipat. Jika paksa, kasur justru akan rusak, bergelombang, atau bahkan patah di bagian per. Hal ini tentu sangat disayangkan, karena jenis kerusakan ini tak bisa perbaiki sehingga harus membeli kasur baru. Jika sangat memerlukan kasur lipat, bisa menggunakan kasur trifold yang praktis untuk dibongkar-pasang sewaktu-waktu.
4. Hindari Asal-asalan Memilih Kasur
Selain melakukan perawatan kasur dengan tepat, pemilihan kasur yang berkualitas juga dapat menjadi penentu umur kasur. Pasalnya, kasur dengan material yang tak berkualitas umumnya lebih cepat rusak, sehingga membuat harus menyediakan budget lebih untuk membeli kasur baru.
Itu dia kiat-kiat yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kasur agar tetap nyaman digunakan dan tahan lama. Dengan kasur yang nyaman, kualitas tidur pun jadi semakin baik.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!





