Jangan Sering-Sering Dicuci? Ini 7 Tips Merawat Celana Jeans

Jangan ngaku denimhead kalau kamu nggak aturan unik merawat celana jeans, yaitu jangan sering-sering dicuci. Yaps, cara paling tepat untuk mempertahankan kualitas celana jeans memang tidak disarankan untuk dicuci terlalu sering.
Kenapa? Karena volume pencucian yang terlalu sering membuat celana berdesain everlasting ini jeans cepat rusak dan warnanya memudar. Nah, buat kamu yang masih belum tau gimana cara paling benar untuk merawat celana, simak ulasannya berikut ini ya:
Cara Merawat Celana JeansMerawat celana jeans bisa dibilang mudah, namun di waktu yang bersamaan juga membutuhkan skill khusus. Perlu diingat juga bahwa setiap jeans mempunyai karakteristik berbeda, cara merawatnya pun tak bisa disamakan.
Nah, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk merawat celana jeans:
1. Jangan sering-sering mecucinya
Mencuci celana jeans memang membuatnya bersih, tapi jangan kaget kalau ia menjadi cepat rusak dan warnanya cepat memudar. Jadi, cuci celana denimmu sejarang mungkin guna mencegah penciutan dan kelunturan.
Terkesan jorok, namun faktanya jeans tak perlu sering-sering dicuci, lho. Sebaiknya, cuci celana tersebut ketika sudah terlihat kotor atau setelah 3-5 kali pemakaian.
Sebagai gantinya, semprotkan cairan antiseptic pembunuh kuman dan bakteri jika memang belum saatnya dicuci. Sehingga kamu bisa terhindar dari gatal-gatal ataupun iritasi kulit.
2. Jangan pakai mesin cuci
Cara terbaik untuk mencuci celana jeans adalah menggunakan tangan. Sah-sah saja memakai mesin cuci, tapi jangan terlalu sering ya. Apalagi kalau kamu punya banyak waktu luang. Walaupun berat dan cukup menguras tenaga, mencuci jeans secara manual akan menjaganya tetap kuat dana wet.
Denim pasti luntur akan luntur jika dicuci dengan mesin cuci dan dikeringkan menggunakan pengeringnya. Jadi, rendamlah jeansmu selama 30 menit dalam larutan deterjen ringan dan air dingin.
3. Balik celana jeans
Membalik jeans sebelum mencuci adalah cara mudah untuk melindungi warnanya. Bagian luar jeans cenderung pudar lebih cepat jika langsung terkena air dan deterjen. Dengan membalik jeans ke bagian dalam, kamu bisa mengurangi gesekan dan melindungi permukaan luar dari pelunturan warna.
4. Gunakan deterjen cair
Deterjen yang keras atau mengandung pemutih dapat merusak warna jeans. Pilih deterjen cair yang lebih lembut dan hindari deterjen bubuk yang dapat meninggalkan residu. Deterjen khusus untuk pakaian berwarna atau pakaian gelap biasanya menjadi pilihan yang baik karena mampu mempertahankan warna jeans lebih lama.
5. Hindari menggosoknya terlalu keras
Untuk membersihkan noda pada jeans, hindari menggosok terlalu keras. Hal ini bisa membuat bahan jeans cepat aus di area tertentu. Sebagai gantinya, gunakan sikat lembut atau kucek untuk membersihkan noda tanpa merusak kain.
6. Cuci secara terpisah
Jika memungkinkan, cuci jeans secara terpisah atau bersama pakaian berwarna gelap lainnya. Warna jeans bisa saja luntur dan menodai pakaian lain, terutama jika jeans baru pertama kali dicuci. Menghindari mencuci bersama pakaian berwarna terang akan menjaga tampilan jeans tetap optimal.
7. Hilangkan bau tidak sedap dengan oven
Terdengar aneh, namun ada satu life hacks yang cukup terkenal. Nyalakan oven di angka 150 derajat Celcius dan letakkan jeans dalam keadaan terlipat di rak oven selama satu jam. Jangan lupa biarkan jeans dingin dulu ya, sebelum memakainya.
Jika kamu takut untuk memasukan jeans ke dalam oven karena takut terbakar, kamu juga dapat memasukkan jeans ke dalam freezer semalaman. Lebih mudah, bukan? Hal ini dapat membunuh sebagian besar bakteri dan penyebab bau yang tidak sedap.
Itu dia beberapa tips merawat celana jeans kesayanganmu! Merawat jeans memang memerlukan perhatian khusus, namun langkah-langkah sederhana di atas bisa membantu menjaga kualitas jeans tetap baik dalam waktu yang lama. Semoga bermanfaat ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



