Sejarah Motif Polkadot Dan Pemanfaatannya Dalam Dunia Fashion

Titik merupakan elemen motif yang umum digunakan dalam gaya-gaya klasik, tapi yang paling terkenal dan mempunyai konsep terkuat adalah corak polkadot.
Polka dot adalah gaya pola sederhana yang terdiri dari serangkaian lingkaran berisi dengan ukuran sama dan terdistribusi secara merata. Secara tradisional motif ini dibuat dari titik-titik dalam satu warna cerah pada latar belakang pucat atau gelap maupun sebaliknya.
Seperti apa sejarah penggunaannya? Simak ulasan berikut ini yuk!
Sejarah Motif Polka Dot
Penamaan polka berasal dari kata Ceko Pulka yang berarti langkah kecil. Kata ini juga merujuk pada tarian polka yang populer di eropa dan amerika selama abad ke-19.
Seiring populernya tren ini, istilah polka pun diterapkan untuk menamai barang-barang dengan percikan titik-titik dekoratif yang terkesan ceria. Pakaian maupun barang-barang bermotif polkadot juga optimis, menyenangkan, lincah dan energik

Polkadot mungkin terlihat monoton dan sederhana dengan keterbatasan, tetapi sebenarnya pola ini sangat serbaguna dan dapat divariasikan dengan berbagai cara dan digunakan untuk berbagai keperluan. Pola ini bisa menjadi pola yang berani, sekaligus sebagai perpaduan dalam koleksi.
Penggunaan Motif Polkadot
Motif polkadot sudah membuktikan eksistensinya di dunia mode. Bahkan seiring perubahan tren dan variasinya, esensi pola polkadot masih tetap sama. Baju polkadot tetap menjadi simbol gaya yang mengesankan. Entah dalam kemasan elegan berupa warna monokrom hitam-putih, warna-warna cerah mencolok, maupun kombinasi warna kontras yang dramatis.
Fleksibilitas pola menjadi kekuatan utama penggunaan corak polka dot dalam beragam gaya dan kesempatan. Baju polkadot hitam dan putih adalah opsi sempurna untuk tampilan klasik dan elegan. Cocok untuk suasana formal maupun santai.
Motif polkadot dengan warna-warna terang dan cerah juga menambah sentuhan yang ceria di setiap penampilan. Itulah kenapa pola bulatan ini kerap diaplikasikan pada baju dan aksesoris anak-anak. Banyak juga produk mainan, keramik, furnitur, outfit santai, pakaian renang hingga pakaian dalam bermotif blok lingkaran yang memberi ekspresi awet muda.
Sebenarnya, polkadot tidak umum digunakan dalam konteks formal. Kalaupun dipakai, corak tersebut hendaknya menggunakan kombinasi warna-warna netral dengan ukuran bulatan yang lebih kecil. Tak heran jika motif ini banyak ditemukan pada kemeja, blouse, dress, dasi, syal dan kaos kaki.
Itu dia sejarah dan beberapa penggunaan motif polkadot. Semoga pengetahuan ini bermanfaat ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



