Mengenal Dresscode Business Casual Yang Terkesan Santai Tapi Formal

Business casual bukan lagi istilah asing dalam dunia fashion, terutama di lingkungan kerja maupun acara-acara semi-formal. Dresscode semi-professional ini seringkali dikaitkan bahkan disamakan dengan gaya berbusana smart casual karena sama-sama memberi keseimbangan antara tampilan formal dan kasual.
Perbedaannya cukup mencolok, baik dari segi tingkat formalitas, pemilihan busana serta aspek lain. Lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini, yuk!
Apa itu business casual?Business casual adalah gaya berpakaian yang lebih formal daripada smart casual, namun masih memberikan sedikit fleksibilitas dibandingkan busana kerja formal penuh (misalnya, setelan jas lengkap). Business casual sering digunakan di lingkungan kantor yang mengadopsi aturan berpakaian yang lebih santai, tanpa menghilangkan esensi profesionalitas. Dalam business casual, pakaian yang dipilih tetap menunjukkan kesan serius dan profesional, namun tidak sekaku setelan bisnis tradisional.

Dalam busana business casual, warna yang lebih lembut dan konservatif biasanya dipilih, seperti biru tua, abu-abu, cokelat, atau krem. Pola yang digunakan cenderung sederhana, dan aksesori dijaga minimalis. Untuk pria, dasi tidak wajib, namun bagi wanita, aksesoris sederhana seperti kalung atau anting yang tidak terlalu mencolok bisa diterima.
Smart casual adalah gaya berpakaian yang menggabungkan elemen formal dan kasual secara harmonis. Gaya ini lebih fleksibel dan cocok digunakan untuk acara-acara sosial atau lingkungan kerja yang tidak terlalu mengharuskan tampilan formal. Smart casual memungkinkan seseorang untuk tetap terlihat rapi dan sopan, tetapi tanpa batasan ketat dalam pemilihan busana. Gaya ini sering digunakan dalam acara semi-formal, seperti makan malam, pertemuan informal, atau bahkan lingkungan kerja dengan aturan berpakaian yang lebih santai.
Pilihan Busana Business casual
1. Pakaian Pria
- Kemeja lengan panjang atau pendek tanpa dasi berwarna netral. Polosan atau yang berpola sederhana seperti garis atau kotak-kotak kecil.
- Celana berpotongan rapi seperti chino atau celana bahan menjadi pilihan umum dalam dresscode business casual.
- Sepatu yang digunakan pun tetap formal seperti sepatu kulit atau loafers.
- Blazer atau jaket kasual bisa dikenakan untuk menambah kesan professional
2. Pakaian Wanita
- Wanita bisa memilih blouse atau kemeja dengan warna netral dan desain simpel.
- Bawahan celana panjang berbahan formal atau rok sebatas lutut atau sedikit di bawahnya bisa jadi pilihan utama.
- Pilih sepatu heels rendah, wedges dan flat shoes agar terlihat elegan tetapi tetap nyaman.
- Dress berpotongan sederhana, berwarna netral dan pola minimalis bisa dipilih untuk gaya lebih feminism dalam konsep business kasual
Perbedaan Antara Smart casual dan Business casual
1. Tingkat Formalitas
Gaya smart casual memberikan lebih banyak kebebasan dalam bereksperimen dengan pakaian, menggabungkan elemen formal dan kasual. Tingkat formalitasnya lebih rendah dibandingkan business casual, sehingga cocok untuk acara yang sifatnya lebih santai namun tetap ingin terlihat rapi.
Sementara itu, business casual menuntut tampilan yang lebih profesional, dengan batasan yang lebih ketat dalam pemilihan busana. Gaya ini lebih formal dan ditujukan untuk lingkungan kerja atau acara bisnis yang tidak terlalu kaku namun tetap menuntut kesan serius.
2. Pilihan Pakaian Pria
Pria biasanya mengenakan kemeja berkancing, polo shirt, atau sweater yang dipadukan dengan celana chino atau jeans rapi. Blazer atau jaket kasual bisa menjadi tambahan opsional, sementara sepatu loafers atau sneakers yang rapi masih dapat diterima.
Dalam business casual, kemeja lengan panjang tanpa dasi menjadi pilihan utama, dipadukan dengan celana bahan atau chino yang lebih formal. Sepatu kulit formal seperti oxfords atau loafers lebih disukai, dan blazer atau jaket kasual kadang digunakan untuk menambah kesan profesional.
3. Pilihan Pakaian Wanita
Wanita bisa mengenakan blouse, dress, atau atasan kasual yang tetap rapi, dipadukan dengan celana panjang atau rok. Sepatu bisa berupa flat shoes, sneakers, atau heels rendah yang lebih kasual.
Untuk business casual, wanita biasanya memilih blouse atau kemeja formal yang dipadukan dengan rok atau celana bahan. Sepatu hak rendah atau flat shoes yang lebih formal menjadi pilihan utama. Blazer atau jaket dapat digunakan sebagai pelengkap untuk menambah kesan profesional.
4. Pilihan Warna dan Aksesori
Dalam smart casual, pilihan warna dan aksesori lebih fleksibel. Warna-warna yang cerah dan pola yang lebih bervariasi bisa digunakan, dan aksesori seperti jam tangan kasual, gelang, atau syal bisa menambah dimensi gaya.
Business casual cenderung lebih konservatif dalam pemilihan warna. Warna-w arna netral seperti biru tua, abu-abu, dan hitam lebih disukai untuk menciptakan kesan profesional. Aksesori yang dipakai juga lebih sederhana dan minimalis, seperti jam tangan formal atau kalung yang tidak mencolok.
Itu dia pengertian businesss casual dan perbedaannya dengan smart casual. Dari uraian diatas, bisa disimpulkan bahwa perbedaan utama antara smart casual dan business casual terletak pada tingkat formalitas dan fleksibilitas dalam pemilihan busana. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuanmu ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



