BahanKain.id
BahanKain.id

4 Perbedaan Mom Jeans dan Boyfriend Jeans

BahanKain
4 Perbedaan Mom Jeans dan Boyfriend Jeans

Mom jeans dan boyfriend jeans adalah dua jenis model celana denim wanita yang cukup populer. Ideologi keduanya memang cukup mirip, tapi ada beberapa aspek kontras antara mom jeans dan boyfriend jeans.

Apa sajakah itu? Simak ulasannya, yuk!

Sekilas Tentang Mom Jeans dan Boyfriend Jeans

Sejak awal penemuannya hingga saat ini, jeans alias celana denim tetap jadi bagian dari fashion timeless yang tak ada matinya. Meski potongan dan variasi modelnya terus berevolusi tanpa menghilangkan ciri khas jeans yaitu dibuat dari bahan denim.

Jeans pants pun dimodifikasi menjadi beragam model. Mulai dari celana pendek, celana midi hingga celana panjang. Seperti halnya saat ini, dimana potongan celana jeans makin bervariasi atau desain lama yang kembali masuk ke tren seperti mom jeans dan boyfriend jeans.

Sekilas memang terlihat sama, namun sebenarnya masing-masing dari mereka punya ciri khas dan itulah yang membuat keduanya berbeda. Nah, berikut beberapa perbedaan boyfriend jeans dan mom jeans:

Apa itu Mom Jeans?


Mom jeans adalah model celana denim berpinggang tinggi dengan lebih banyak ruang di sekitar pinggul, sedikit longgar namun tetap ramping hingga ke pergelangan kaki. Pinggang tinggi celana ini menggambarkan sebuah gaya praktis selama periode tahun 1950-an hingga 1960-an. 

Banyak ibu rumah tangga membutuhkan pakaian yang nyaman untuk menyelesaikan pekerjaan namun tetap terlihat menawan. Karena mode saat itu mulai bergeser. Dari kebiasaan memakai apa yang diinginkan meski tidak nyaman, menjadi keinginan untuk tampil menawan dengan senyaman mungkin tanpa siksaan.

Istilah 'mom jeans' mulai populer pada tahun 2010, saat pakaian vintage kembali memasuki tren dan jeans bergaya retro mulai mengisi lemari pakaian generasi muda. Jeans ini sempat populer selama beberapa waktu dan disukai wanita dari segala usia, tetapi tidak dengan Gen Z.

Apa itu Boyfriend jeans?


Sedangkan boyfriend jeans merujuk pada gerakan mode 'pinjaman dari gaya kaum pria' yang berasal dari awal abad ke-20. Jeans model ini biasanya memiliki desain kaki lebih longgar dengan cutting pas di atas pinggul, ketat di sekitar bokong, lalu lurus hingga mata kaki.

Konon selama Perang Dunia 1, perempuan diharuskan untuk menduduki pekerjaan yang sebelumnya dianggap sebagai tugas seorang laki-laki. Dari situlah mereka mulai mengenakan pakaian laki-laki agar gayanya sesuai dengan pekerjaan.

Awalnya, memakai celana panjang dianggap sebuah tabu bagi perempuan. Hingga tiba sebuah momen dimana Coco Chanel membuat sebuah evolusi besar yang menormalisasikan perubahan mode. Kala itu, Chanel menerbitkan potret dirinya memakai celana panjang dan jaket milik sang suami. Pertunjukan tersebut menjadi sangat kontroversial.

Chanel mengungkap bahwa celana dapat digunakan sebagai alternatif fashion kelas bawah untuk menggantikan gaun dan korset. Pernyataan yang sangat berani, tetapi perlu didengar perempuan untuk mendobrak batasan representasi dalam mengekspresikan diri tanpa mengabaikan kenyamanan.

Tren boyfriend jeans pun terus bergulir mengikuti alur perjalanan mode dunia. Terlebih setelah sang Ratu Hollywood, Marilyn Monroe, memperlihatkan gayanya memakai celana jins model boyfriend dalam sebuah drama koboi Amerika. Foto tersebut jadi perbincangan hangat kaum wanita dan menginspirasi mereka untuk mengenakan apa yang paling mereka sukai, bukan penilaian orang lain.

Perbedaan Mom Jeans dan Boyfriend Jeans

Karena penampilannya sama-sama longgar, banyak orang bertanya tentang perbedaan mom jeans dan boyfriend jeans. Bahkan tak sedikit yang ingin memiliki sepasang tanpa mempertimbangkan apakah siluet dan potongan modelnya sesuai dengan bentuk tubuh mereka.


Sumber: https://in.pinterest.com/

Banyak sub-gaya yang berasal dari dua potongan ikonik ini. Beberapa diantaranya yaitu:

1.       Siluet dan potongan (cutting)

Perbedaan paling mendasar antara mom jeans dan boyfriend jeans terlihat begitu jelas pada siluet dan pola potongan celana.

Potongan mom jeans cenderung longgar di bagian pinggul dan paha, lalu mulai mengecil di sekitar lutut ke bawah. Gaya tersebut memberi efek "baggy" yang khas pada bagian pinggul, namun tetap terkesan feminin pada kaki bagian bawah.

Lain halnya dengan boyfriend jeans yang potongan keseluruhannya dibuat longgar. Mulai dari batas pinggang hingga ujung kaki. Tidak ada siluet mengecil ke bawah, melainkan tetap lebar dan lurus sehingga menciptakan siluet yang lebih maskulin.

2.       Tinggi rise pinggang

Diantara ciri utama mom jeans adalah potongan high-waisted yang menyentuh bagian atas pinggang (biasanya sampai dekat pusar). Ini menciptakan ilusi pinggang lebih kecil dan perut yang ramping.

Di sisi lain, rise pada celana boyfriend cenderung lebih rendah dibanding mom jeans, low-rise ataupun mid-rise. Artinya batas rise hanya di bawah atau sedikit di atas pinggul sehingga memberi tampilan yang lebih santai dan effortless.

3.       Panjang

Umumnya panjang mom jeans hanya sampai atas mata kaki, sedangkan boyfriend jeans seringkali lebih panjang. Bahkan ada model boyfriend yang jatuhnya hingga telapak kaki, sehingga dapat dimodifikasi menjadi gaya yang berbeda dan lebih berani dengan cara melipatnya.

Beberapa tahun terakhir, lipatan kelim jeans boyfriend begitu populer karena memberi kesan kasual yang identik. Boyfriend dengan mode panjang bisa dipadukan bersama pakaian musim dingin. Sementara pola potongan mom jeans yang lebih tinggi dapat melengkapi berbagai tampilan style musim panas.

4.       Gaya (style)

Mom jeans lebih feminine, kental akan nuansa retro dan lebih menonjolkan bentuk pinggang. Sedangkan boyfriend jeans menawarkan gaya kasual yang lebih maskulin dan santai. Potongannya lebih longgar dan effortless.

Itu dia beberapa aspek yang membedakan antara mom jeans dan boyfriend jeans. Secara keseluruhan, masing-masing dari mereka mempunyai keunikan tersendiri. Mana yang lebih cocok dengan gayamu? Semoga bermanfaat ya!

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait