Kontras, Ini 6 Perbedaan Style Old Money Dan New Money

Meski tak selalu, tapi penampilan
kerap dijadikan sebagai tolak ukur kekayaan maupun status sosial seseorang. Seperti
halnya gaya busana old money dan new money yang seringkali mengundang
atensi juga menjadi bahan perbincangan. Mengingat dua style ini sama-sama
menujukkan kelas atau status kekayaan namun dengan cara yang berbeda.
Old money fashion (orang kaya lama) menampilkan sebuah gaya elegan yang terlihat lembut dan berkesan minimalis dengan busana-busana timeless. Menampilkan gaya hidup mewah seseorang yang merupakan tradisi dari generasi ke generasi. Artinya, kemewahan berasal dari warisan kekayaan keluarga.
Sedangkan fashion new money (orang kaya baru)merujuk pada penggunaan item fashion yang lebih segar, trendi dan menarik perhatian. Penampilannya terkesan mentereng sehingga menunjukkan gaya seseorang yang berkelas tanpa mewarisi kekayaan keluarga.
Perbedaan Old Money Dan New Money Fashion Style
Pada dasarnya, seorang old money ataupun new money mempunyai cara tersendiri dalam mengekspresikan kekayaan mereka dalam sebuah busana. Orang kaya lama (old money) menyukai gaya klasik nan elegan, sementara orang kaya baru jauh jauh lebih tegas dan berani.

Perbedaan old money dan new money juga bisa dilihat dari banyak aspek, diantaranya yaitu:
1. Estetik (Aesthetic)
Perbedaan pertama old fashion dan new fashion dapat dilihat dari segi aesthetic. Konsep busana old money biasanya merupakan kategori fashion high class yang fokus pada gaya klasik, timeless, estetik dan sederhana. Tren atau apapun yang sedang hype bukanlah patokan saat memilih pakaian maupun aksesori
Namun sebaliknya, cara berpakaian ala new money justru lebih menunjukkankan sesuatu yang glamor dan terlihat mentereng. Tiap unsurnya benar-benar mengikuti tren, mengenakan busana kekinian hingga baju rancangan desainer. Hal itu karena goals dari seorang new money adalah menunjukkan kekayaan lewat sebuah penampilan.
Dengan kata lain, new money fashion style memang dipakai untuk menunjukkan bahwa seseorang itu kaya dan bergelimang harta.
2. Warna dan Motif
Pemilihan warna dan motif pakaian old money dan new money juga sangat kontras.
Gaya berbusana ala OKL (orang kaya lama) seringkali menampilkan item-item berwarna kuno yang terkesan lembut dan bernuansa tenang. Meski baju polos adalah prioritas, namun mereka tak segan memakai busana-busana bermotif klasik seperti houndstooth, plaid, dan argyle. Houndstooth merujuk pada pola abstrak, plaid berupa corak kotak-kotak, sedangkan argyle adalah motif belah ketupat.
Sementara, busana ala orang kaya baru cenderung menampilkan gaya pakaian yang lebih bold dan outgoing. Look-nya sangat tegas dengan kombinasi warna-warna cerah dan pola potongan terkesan meriah. Bahkan detail motifnya cenderung mencolok dengan gambaran bentuk yang sangat jelas juga mudah dikenali. Bisa dibilang, mereka suka menjadi pusat perhatian dengan memakai baju-baju yang eye-catching.
Baca Juga: |
3. Kualitas dan Detail
Kualitas dan detail juga merupakan aspek yang membedakan antara fashion ala old money dan new money.
Pengguna old money style pada umumnya lebih suka berinvestasi pada pakaian-pakaian berkualitas tinggi berdesain simpel. Terbuat dari bahan unggulan yang lembut dan kuat, lalu diproses sedemikian detail sehingga harganya selangit. Kadang bukan dari sebuah merk melainkan dibuat secara custom personal oleh penjahit professional. Intinya, itu bukanlah baju yang cepat rusak atau berubah.
Lain halnya dengan orang-orang outfit bergaya new money, dimana nama brand dan logo menjadi sorotan utama. Fashion new money tidak begitu mempermasalahkan kualitas pakaian karena yang terpenting adalah mengikuti tren.
Bahkan orang yang suka fashion new money tak segan membayar dengan harga tinggi tiap ada koleksi baru dari brand ataupun desainer ternama. Bukan berarti tak memperhatikan kualitas sama sekali. Hanya saja, prioritas utamanya adalah sebeerapa hype aksesoris atau pakaian tersebut.
4. Prioritas Penampilan
Selain pilihan busana, presentasi termasuk potongan rambut serta prioritas gaya busana old money dan new money juga berbeda. Old money sangat mengutamakan kerapian, baik dari segi jahitan maupun penampilan setelah disetrika.
Alas kakinya bersih bahkan kadang hingga terlihat berkilau. Potongan rambutnya juga clean look. Intinya, old money style memastikan penampilan rapi serapi-rapinya.
Namun hal itu berbanding terbalik dengan gaya new money. Penampilah tak harus rapi, sopan atau kelihatan necis. Karena fokus gaya ala orang kaya baru ini lebih ke label desainer dari setiap outfit yang dikenakan. Tatanan rambut juga tak harus rapi sempurna.
Fashion new money lebih berfokus pada keberanian seseorang mengekspresikan gayanya melalui busana. Atau seberani apa pemakainya mengekspresikan diri melalui fashion yang ia pilih.
5. Nilai atau Value
Old money fashion mengutamakan nilai tradisi dan mengikuti saja gaya yang sudah ada atau mempertahankan dresscode dari generasi ke generasi. Sama halnya dengan “gaya berbusana khas keluarga”. Contohnya, cara berpakaian kakek dan nenek, masih digunakan oleh ayah dan ibu, lalu kamu pun terbawa ikut berpakaian seperti mereka.
Berbeda dari new money, fashion-nya lebih terbuka, tidak menutup atau membatasi diri. Selalu terbuka dengan tren maupun style baru dan tak segan mencobanya. Seorang penggemar gaya new money juga tak ragu membuat dan mengkreasikan gaya mereka sendiri.
6. Item Aksesori
Perbedaan gaya fashion ala orang kaya lama dan orang kaya baru juga terlihat pada pemilihan aksesoris. Beberapa aksesori khusus digunakan oleh orang-orang dengan outfit old money, seperti perhiasan dan jam tangan.
Perhiasan minimalis dan jam tangan model timeless selalu jadi andalan old money style. Nggak ada kata mencolok, nggak berlebihan, juga nggak bling-bling.
Sebagaimanapun konsep new money adalah kebalikan dari old money. Nggak heran kalau orang-orang dengan fashion orang kaya lama lebih suka memakai aksesoris berukuran besar dan berdesain mewah. Pilihan aksesorisnya meliputi ikat pinggang, tas, atau sepatu dari merk-merk terkenal alias branded. Dan lagi, tujuannya adalah menunjukkan status mereka.
Itulah beberapa poin yang membedakan antara gaya busana old money dan new money. Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa kunci utama fashion old money ialah timeless, sementara gaya new money adalah trendy. Semoga penjelasan ini bisa membantumu ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



