Mengenal Bahan Polycotton, Kelebihan Serta Kekurangannya

Pecinta jilbab segiempat khususnya bella square pasti udah nggak asing sama bahan satu ini. Ya, polycotton memang salah satu bahan yang kerap digunakan sebagai bahan hijab segi empat maupun pashmina.
Karakter kain yang cukup menyerap keringat dan mudah diatur menjadikannya sebagai bahan ideal untuk membuat jilbab ataupun busana muslim. Khusunya di negara beriklim tropis seperti Indonesia.
Yuk, mengenal lebih dekat tentang bahan ini
Sekilas Tentang Bahan Polycotton
Polycotton adalah sebutan lain dari kain double hycon yang umum dipergunakan sebagai bahan hijab segi empat bella square. Sesuai namanya, bahan polycotton dibuat dari kombinasi material cotton dan polyester dengan perbandingan komposisi yang cukup bervariasi. Tapi kebanyakan mengandung sekitar 65% polyester dan 35% serat katun.
Polyester menghasilkan sifat kain yang ringan dan tahan lama, sedangkan serat katun memberi kemampuan menyerap serta handfeel yang lembut. Perpaduan dua material tersebut menghasilkan kain yang ringan, berkarakter kuat, fleksibel dan terasa adem ketika digunakan.
Kelebihan Kain Polycotton
Hijab polycotton tak hanya nyaman untuk menemani keseharianmu di rumah, tetapi juga momen-momen spesial seperti acara wisuda dan resepsi pernikahan. Karakter bahan yang jatuh membuatnya terlihat lebih elegan daripada kain voal. Namun, perlu diingat bahwa bahan polycotton ini cukup menerawang, jadi pastikan kamu memakai inner hijab ya.
Selain itu, berikut beberapa keunggulan bahan polycotton yang perlu kamu tahu!
1. Bersifat jatuh
Meski termasuk jenis kain yang tipis dan ringan, bahan double hycon ini tetap flowy alias jatuh, lho. Bahkan karakter jatuhnya melebihi kerudung voal ataupun paris premium. Hijab polycotton akan membuatmu terlihat anggun dan elegan.
2. Tidak mudah kusut
Salah satu kelebihan yang juga menjadi alasan kenapa polycotton kerap digunakan sebagai bahan hijab adalah sifat kain yang tidak mudah kusut. Jilbab segiempat dari bahan ini pun bisa tetap tegak dan rapi meski dipakai seharian.
Sekalipun berantakan, tak butuh banyak effort untuk merapikannya lagi. Kamu pun tak perlu sering-sering merapikan tatanan hijabmu.
3. Bahan halus, lembut dan terasa adem
Meski tak sebaik bahan katun murni, hijab polycotton tetap nyaman digunakan karena permukaannya yang halus dan mampu menyerap keringat.
Bahan polycotton mempunyai handfeel yang halus, lembut dan terasa dingin sehingga nyaman digunakan. Hal itu berkat penggunaan benang kombinasi katun berdiameter kecil yang pola tenunan yang cukup rapat.
4. Awet dan tidak mudah rusak
Dominasi material polyester membuat bahan hijab satu ini mempunyai kekuatan lebih baik, tahan lama, juga tahan tergadap sobekan maupun keausan.
5. Tidak mudah berjamur
Jilbab polycotton tidak akan mudah berjamur, lagi-lagi berkat kombinasi bahan polyester. Material sintetis satu ini mampu melepaskan kelembaban dan mencegah timbulnya jamur pada kain.
Baca Juga: |
6. Perawatannya mudah
Merawat kerudung polycotton bukanlah perkara sulit. Tak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk mencuci dan menyetrika. Bahannya pun cepat kering, tahan kusut atau kerut serta warna yang tidak mudah pudar.
Sedikit
perlakuan saja sudah bisa membuatnya kembali bersih dan rapi. Cukup rendam
dalam deterjen biasa, kucek di bagian-bagian yang mungkin kotor, bilas, lalu
jemur di tempat teduh dan berangin. Jika cuaca sedang bagus, dua atau tiga jam
saja sudah cukup membuatnya kembali kering.
Demikian pula saat menyetrika, bahan polycotton akan rapi tanpa perlu tenaga
untuk menekan permukaannya.
Kekurangan Bahan Polycotton
Terlepas dari berbagai keunggulannyan, bahan polycotton tetep punya kekurangan lho. Beberapa diantaranya yaitu:
1. Sensitif terhadap panas
Mengingat karakteristik kain yang tipis dan terbuat dari bahan sintetis, bahan polycotton cenderung kurang baik dalam menahan panas. Kemampuan isolasi termalnya lebih rendah dibandingkan kapas.
Polycotton mungkin tidak tahan terhadap suhu tinggi ketika pencucian maupun penyetrikaan. Karena suhu tinggi dapat merusak serat polyester yang terkandung didalamnya.
2. Mudah berbau
Daya serap kain polycotton tak sebaik bahan katun 100%. Alhasil, kerudung dari bahan ini lebih rentan berbau karena memerangkap keringat dan minyak yang keluar dari tubuh.
3. Tidak mudah dibentuk
Jilbab segiempat dari bahan polycotton relatif licin, sehingga agak susah dibentuk. Namun, beberapa jenis polycotton yang sedikit kaku dan mudah digunakan.
Beberapa tahun belakangan, kain double hycon yang lebih populer dengan nama polycotton ini sangat digandrungi dan menjadi bahan favorit untuk hijab square, pashmina, serta kebutuhan fashion lain.
Itu dia penjelasan mengenai kain polycotton, lengkap dengan karakteristik, kelebihan serta kekurangannya. Dan for your information, kini bahan hijab satu bella square ini sudah tersedia di etalase produk BahanKain.id, lho.
Untuk info detail produk, harga serta ketentuan pemesanannya silahkan hubungi Customer Service kami. Temukan solusi terbaik kebutuhan kain serta tekstil lainnya bersama BahanKain.id!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!




