Mengenal Bahan Kulit Sintetis Untuk Beragam Kebutuhan

Kulit sintetis merupakan salah satu terobosan dalam menghadapi krisis perburuan liar hewan di berbagai negara. Secara umum, terdapat dua jenis kulit sintetis yang paling sering digunakan dalam industri fashion, aksesoris, otomotif hingga industri furniture yaitu PU (Polyurethane) dan PVC (Poly Vinyl Chloride).
Seperti apakah karakteristiknya? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Mengenal Bahan Kulit SintetisSeperti halnya kain sintetis,
kulit sintetis adalah bahan yang dibuat untuk meniru tampilan, handfeel dan karakteristik kulit asli. Dikenal
juga dengan istilah faux leather, bahan
yang diperoleh dari rekayasa kimia ini dibuat sedemikian mirip dengan kulit
hewan asli. Sehingga dapat digunakan sebagai alternatif material kulit yang
lebih murah dan ramah hewan untuk membuat beragam kebutuhan.
Kulit buatan terbuat dari polimer berupa poliuretan (PU) yang bernama PVC. Mekanisme pembuatan kulit tiruan ini melibatkan material lilin serta pewarna untuk menciptakan look serta feel yang semirip mungkin dengan kulit asli.
Bahan Kulit PU dan PVC
Meski sama-sama dibuat dari material sintetis, kulit PU dan PVC tetap memiliki karakteristik berbeda. Berikut ulasannya:
1. PU leather
Sesuai namanya, kulit PU adalah jenis kulit yiruan yang terbuat dari kombinasi material poliuretan, sejenis plastic dan kain. Jenis kulit ini biasanya terdiri dari dua lapisan yaitu split leather dan polyurethane. Dimana PU diterapkan ke dasar kulit yang terbuat dari serat polyester.
Bahan polyurethane juga dapat dikombinasikan dengan kulit asli untuk menghasilkan lapisan kulit “ganda” atau disebut “double cast”. Dalam mekanisme pembuatannya, kulit asli melalui proses penipisan (disamak). Kemudian sisa kulit bagian dalamnya digunakan sebagai lapisan dasar kulit sintetis, polyurethane.
meskipun kulit PU memiliki lapisan yang lebih sedikit, sifatnya fleksibel mendekati fleksibilitas kulit asli. Permukaan kulit PU juga dapat menimbulkan efek kusut mirip genuine leather.
Meskipun di satu sisi mungkin kamu akan mendapati produk yang dibuat dari bahan ini cenderung mengelupas seiring waktu. Kenapa bisa demikian? Padahal penampilannya sangat mirip kulit asli.
Nah, perlu kamu ketahui bahwa pengelupasan tersebut disebabkan oleh struktur kulit PU yang hanya berupa lapisan plastik pada alas kain. Lapisan plastik itulah yang akan terpecah dan membuatnya terlihat mengelupas.
2. PVC leather
Beda dengan poliurethane, PVC leather adalah jenis kulit sintetis lapisan dasarnya berupa kain katun atau kanvas, ditimpa lapisan expanded (foam) dan lapisan kulit kemudian barulah diberi pelapis vinyl (PVC). Karena jumlah lapisannya lebih banyak, sifat PVC leather jauh lebih kuat dan tahan lama dibandingkan PU leather.
Breathability atau kemampuan melewatkan udara melalui pori-pori bahan kulit PVC juga lebih rendah. Sayangnya, jumlah pori yang jauh lebih banyak tersebut membuat PU leather cepat kotor. Atas dasar itulah kulit PVC lebih sering digunakan dalam untuk pelapisan furniture interior, jok mobil serta bahan sepatu.
Kulit sintetis berbahan dasar PVC juga dibekali beragam kelebihan, beberapa diantaranya yaitu:
· Tahan terhadap sinar UV
· Tidak mudah berjamur
· Fleksibilitas lebih baik dari kulit asli
· Ketahanan terhadap abrasi
Karakteristik, Kelebihan dan kekurangan Kulit Sintetis
Popularitas kulit sintetis dalam berbagai sektor industri tak lepas dari karakteristik istimewanya, seperti:
1. Ketahanan dan Durabilitas
Dibandingkan kulit asli, bahan kulit buatan lebih tahan terhadap faktor-faktor lingkungan yang mungkin merusak seperti air, noda, debu dan jamur.
2. Ringan dan lentur
Material buatan membuat bobot kulit sintetis jauh lebih ringan, nyaman juga fleksibel daripada kulit alami. Itulah kenapa bahan ini kerap diaplikasikan dalam berbagai produk pakaian maupun aksesoris
3. Harga terjangkau dan tersedia dimana-mana
Harga selembar kulit sintetis lebih terjangkau dan mudah didapatkan karena tersedia dimana-mana.
4. Varian Material
Kulit Sintetis tersedia dalam beragam jenis seperti PVC dan PU yang menawarkan karakteristik berbeda. Teknik pembuatannya pun bisa dimodifikasi untuk menghasilkan berbagai jenis kulit dengan kualitas yang variatif.
5. Mudah dirawat
Tak seperti kulit asli, perawatan produk kulit sintetis tergolong mudah. Noda maupun kotoran yang menempel pun bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah.
Kelebihan Bahan Kulit Sintetis
Bahan faux leather dibekali sejumlah kelebihan yang menjadikannya sebagai pilihan populer dalam berbagai sektor industri. Beberapa diantaranya yaitu:
1. Warna dan Tekstur Yang Konsisten
2. Variabilitas desain, warna, pola, dan tekstur
3. Tahan noda dan tidak membutuhkan perlakuan khusus
4. Tahan air, noda, juga pengaruh cuaca, seperti sinar UV dan kelembaban.
5. Dapat diproduksi dalam skala besar
6. Awet dan tahan aus
7. Mudah diproduksi dan tersedia dalam jumlah banyak
Kekurangan Bahan Kulit Sintetis
1. Kurang breathable
Kulit Sintetis kurang baik dalam mengalirkan udara. Sehingga dapat menimbulkan ketidaknyamanan jika digunakan dalam waktu lama, terutama saat kondisi cuaca sedangg panas.
2. Limbah Yang Sulit Terurai
Meskipun beberapa kulit sintetis dapat didaur ulang, namun yang lain sulit untuk diproses kembali. Proses produksinya pun menghasilkan buangan limbah yang sulit dan butuh waktu lama agar bisa terurai secara alami.
3. Mudah retak dan mengelupas
Meskipun dapat bertahan lama, tetapi kulit sintetis lebih rentan terhadap retakan dan pengelupasan dibandingkan kulit alami.
Penggunaan Kulit Sintetis
1. Produk fashion
Mengingat tujuan utamanya sebagai pengganti kulit asli, bahan kulit sintetis kerap dimanfaatkan dalam pembuatan produk fashion seperti jaket, tas, sepatu, serta aksesoris.
Kulit sintetis berkualitas tinggi mempunyai tampilan dan tekstur sangat mirip kulit asli. Tapi harganya agak mahal. Kamu bisa mendapatkan kulit yang terlihat asli dengan harga lebih terjangkau juga variasi warna dan pola beragam.
2. Industri otomotif
Ketahanan serta durabilitas baik bahan kulit sintetis menjadikannya bahan ideal untuk lapisan luar jok mobil dan aksesoris lain. Ketahanan faux leather terhadap kelembaban dan paparan sinar UV membuatnya lebih awet daripada kulit asli.
3. Industri Furnitur
PU leather maupun kulit berbahan PVC kerap digunakan untuk membuat sofa atau kursi berkat kelenturan dan bobotnya yang ringan. Bahan ini juga lebih tahan terhadap noda maupun goresan dibanding genuine leather.
Itu dia penjelasan mengenai bahan kulit sintetis lengkap dengan karakteristik, kelebihan, kekurangan serta penggunaannya. Semoga bermanfaat ya!
Ada info penting nih! Kini, BahanKain.id sudah melayani pembelian kain clio, bahan kulit sintetis yang terbuat dari material PVC. Bahannya cukup tebal dan tersedia beragam pilihan warna sehingga cocok untuk bahan sofa, tas, jok motor serta keperluan lainnya.
Cek spesifikasinya di Kolekis Kulit Sintetis kami.
Atau langsung hubungi kami untuk info detail dan pemesanan. Selamat berbelanja!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!





