5 Fakta Menarik Tentang Hoodie Jumper

Siapa nih, kaum hijab yang suka keluar rumah pakai hoodie? Simpel dan praktis, dua alasan paling masuk akal ketika ditanya apa alasannya. Yups, hoodie memang bisa diandalkan sebagai outfit muslimah karena desainnya longgar dan dilengkapi tudung atau penutup kepala. Baju hangat berpotongan simpel ini juga menjadi outfit santai favorit kaum pria maupun wanita di berbagai belahan dunia.
Telepas dari popularitasnya, hoodie jumper ternyata menyimpan beragam fakta yang menarik untuk diketahui lho. Apa sajakah itu? Simak ulasan berikut ini yuk!
Fakta Tentang Hoodie Jumper
Hoodie atau hoodie jumper adalah jenis pakaian berlengan panjang yang memiliki hood alias tudung untuk menutup kepala. Istilah hoodie berasal dari bahasa inggris ‘hood’ berarti penutup kepala, sementara jumper merujuk pada baju hangat mirip sweater. Jadi, bisa disimpulkan bahwa hoodie adalah baju hangat yang dilengkapi kupluk atau hood.

Keberadaan fitur penutup kepala menjadikan hoodie jumper sebagai busana ideal untuk menghangatkan tubuh saat musim dingin tiba. Selain itu, berikut beberapa fakta menarik mengenai hoodie jumper:
1. Terinspirasi dari jubah biarawan
Sejarah hoodie bermula pada abad pertengahan di benua Eropa. Terinsipirasi dari pakaian seperti jubah dengan tudung kepala (hood) yang dipakai oleh para biarawan lalu dinamailah hoodie. Model pakaian ini juga kerap digunakan oleh para pekerja outdorr saat musim dingin tiba.
Dari negara asalnya yaitu Normandia, hoodie jumper kemudian dibawa ke Inggris pada permulaan abad ke-12. Pertukaran budaya tersebut tak terelakkan karena saat itu Normandia masih berstatus sebagai tanah jajahan Inggris. Hingga akhirnya hoodie diproduksi di Amerika Serikat sekitar tahun 1930. Hingga akhirnya hoodie diproduksi di Amerika Serikat sekitar tahun 1930.
Hingga akhirnya hoodie diproduksi di Amerika Serikat sekitar tahun 1930.
2. Produsen hoodie pertama
Brand pertama yang membuat hoodie adalah Champion. Perusahaan tersebut didirikan pada tahun 1919 dengan nama knickeerbicker knitting company. Kemudian pada dekade 1930-an, nama perusahaan tersebut diubah menjadi Champion Knitting Mills Inc., dan memproduksi sweater model hoodie. Produknya banyak digunakan oleh Akademi Militer Amerika Serikat sebagai seragam olahraga
Dari situlah, produsen pakaian asal Amerika Serikat ini mengklaim bahwa merekalah perusahaan pertama yang memproduksi hoodie jumper. Merk Champion pun dikenal sebagai produsen busana olahraga dan tetap eksis hingga sekarang dan.
3. Kegunaan hoodie
Awalnya, hoodie jumper hanya diperjualbelikan saat musim dingin pada para pekerja outdoor di kota New York. Dengan kesederhanaan desain serta fitur menghangatkan yang mumpuni membuat penggunanya tetap nyaman meski melakukan banyak aktivitas.
4. Hoodie dalam tren fashion
Trend menggunakan hoodie mulai menanjak seiring dengan popularitas aliran musik hip-hop pada tahun 1970. Karena modelnya yang bisa menyembunyikan wajah serta identitas seseorang, banyak penyanyi hip-hop memakai model pakaian hangat ini setiap tampil di panggung. Tujuannya tak lain adalah untuk mewujudkan konsep “tanpa identitas”.
5. Berbagai kontroversi hoodie jumper
Keberadaan jumper yang bisa membuat seseorang terlihat misterius sempat menuai kontroversi di berbagai negara. Beberapa diantaranya yaitu:
· Lambang golongan penyendiri di Amerika
Hoodie berevolusi jadi lambang golongan “penyendiri” di Amerika Serikat sekitar tahun 1990-an,. Namun di waktu yang sama, baju panjang dengan penutup kepala terserbut juga melambangkan identitas fashion para pelajar dan mahasiswa.
Anak-anak muda yang hobi bermain skateboard dan berselacar menjadikan hoodie sebagai busana khas mereka. Tren tersebut menyebar ke seluruh penjuru Amerika bagian barat, khususnya di California.
· Pelaku kejahatan di Australia
Fungsi melindungi leher, kepala dan menyembunyikan wajah pada hoodie jumper disalahgunakan oleh para pelaku kejahatan di Australia. Mereka menggunakan penutup kepala hoodie untuk menutupi wajah selama melakukan aksinya. Berkaca dari kasus tersebut, seorang polisi di Birbane Australia melakukan kampanye “Bebas Hoodie”.
· Bunny hug di Kanada
Di negara beriklim subtropis dengan suhu dingin ekstrem, hoodie menjadi dalaman yang wajib dikenakan bersama jaket sebagai busana luaran. Bahkan masyarakat di Canada memiliki sebutan tersendiri untuk paduan ini yaitu “bunny hugs”.
· Kehidupan sekte di New Zealad
Sebuah sekte keagamaan pernah membuat gempar seluruh dunia karena melakukan ritual yang dianggap berbahaya dengan menggunakan jubah berdesain mirip hoodie. Sampai akhirnya baju ini diidentikkan dengan sekte sesat.
· Kontroversi hoodie di Inggris
Hoodie juga memiliki image negatif di Inggris karena banyak pelaku kejahatan memakai baju ini saat beraksi. Hingga abad ke-21, hoodie jumper masih diidentikkan dengan seorang pembuat onar, anti-sosial dan remaja yang keras kepala. Bahkan aliran musik hip-hop dan rap yang mempopulerkan hoodie dianggap meluapkan protes dan kemarahan.
Pakaian ini juga mengundang kontroversi pada tahun 2000-an hingga pemerintah membuat berbagai aturan untuk pemakaiannya. Beberapa supermarket melarang penggunaan hoodie, di sekolah diperbolehkan tetapi penutup kepalanya hanya dikenakan ketika hujan.
Itu dia beragam fakta tentang hoodie jumper yang menarik untuk diketahui. Udah bertambah wawasan lagi, kan? Semoga bermanfaat ya!
Bicara soal hoodie, kain fleece menjadi salah satu bahan favorit untuk membuat hoodie jumper. Bahan satu ini bisa kamu dapatkan di BahanKain.id. Kami mempunyai jenis fleece cotton, polyester dan CVC dengan masing-masing karakteristiknya.
Cek spesifikasi kainnya di Kategori Produk kami ya.
Segera hubungi Customer Service kami untuk spesifikasi produk, pemesanan serta info lainnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



