5 Cara Merawat Tenda Camping Agar Tidak Cepat Rusak

Tenda merupakan salah satu
perlengkapan yang wajib dibawa saat melakukan aktivitas di alam bebas.
Penggunaan di luar ruangan membuat tenda kotor dan mudah rusak jika tidak
dirawat dengan benar.
Terlepas dari fungsi utamannya sebagai tempat beristirahat sekaligus rumah kedua, harga satu set tenda juga tak bisa dibilang murah. Akan sangat menyedihkan jika barang berharga itu cepat aus bahkan rusak karena tidak dirawat dengan benar.
Lantas, bagaimana cara merawatnya? Simak ulasan berikut ini yuk!
Cara Merawat Tenda Camping Agar Tidak Cepat Rusak
Bagi para pendaki maupun penggemar aktivitas trekking, memiliki tenda sendiri jauh lebih hemat daripada harus menyewa kesana-sini. Meski terbilang mahal, namun harga yang dibayarkan sebanding dengan kualitas material, ketahanan serta beragam fitur yang ditawarkannya.

Peralatan camping satu ini juga aman digunakan dalam jangka panjang asalkan cara merawatnya tepat. Kondisi tenda pun perlu dicek secara berkala guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan. Nah, berikut cara merawat tenda camping yang benar:
1. Jangan simpan tenda dalam keadaan basah
Membiarkan tenda dalam kondisi lembab atau bahkan basah dapat menyebabkan kerusakan dini pada kain serkaligus lapisannya. Maka dari itu, panduan nomor wahid agar tenda lebih tahan lama adalah memastikan bahwa tenda sudah bersih dan kering.
Pastikan tenda hingga benar-benar kering sebelum mengemasnya kembali. Setelah itu, barulah simpan tenda di tempat yang sejuk, kering dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Tambahkan silica gel agar area penyimpanannya tetap terkondisi dengan baik.
2. Bersihkan tiap habis dipakai
Langkah kedua untuk menjaga keawetan tenda adalah membersihkannya setiap habis pakai. Tahu kan, bagian mana yang paling kotor dan cepat aus? Ya, itulah bagian dasar atau alas tenda dan tiap sudutnya.
Setelah memakai dan sebelum melipat tenda, pastikan bagian dalam tenda benar-benar sudah bersih. Pastikan tak ada lagi kerikil, bebatuan, makanan, sampah atau benda asing lain di kantong dan tiap sudut tenda. Kamu bisa memiringkan posisi tenda lalu menggoyang sambil menepuk terpal tenda dari sisi luar.
Bersihkan noda dan keringkan tenda sebelum melipatnya. Agar terbebas dari bau maupun jamur, bukalah lagi tenda lalu jemurlah di tempat yang kering dan teduh sepulang camping. Setlah kering, barulah kamu bisa melipat dan menyimpannya.
3. Jangan cuci pakai deterjen
Jangan samakan cara mencuci tenda dengan mencuci pakaiann. Apalagi memakai deterjan dan menyikatnya. Ya, walaupun sama-sama dibuat berbahan dasar kain, tetapi tenda adalah perlengkapan luar ruangan. Dimana ia memiliki lapisan khusus (coating) agar bisa tahan di segala kondisi cuaca.
Jika tendamu kotor, bersihkan dengan cara disiram menggunakan air biasa. Kalaupun ada kotoran yang membandel, cucilah menggunakan sabun mandi atau sampo, bukan detergen. Cukup dioles dan digosok menggunakan kain halus, lap basah, atau spons lembut.
Ingat, jangan coba-coba menyikat bagian luar tenda atau coatingan-nya akan rusak.
4. Jemur di tempat teduh
Saat menjemur pun usahakan tenda tidak terkena sinar matahari langsung. Apalagi dalam waktu yang lama. Sebab, tenda akan cepat aus jika terkena sinar matahari yang berlebih. Lebih baik, angina-anginkan saja jemur tenda di tempat teduh dan kering dengan sirkulasi udara yang baik.
Meski demikian, sebenarnya kamu boleh menjemur tenda camping di bawah terik matahari, tapi jangan sampai seharian penuh ya. Begitu kering harus langsung diangkat.
5. Bersihkan frame dan alat pendukung tenda
Tak hanya tenda, perlengkapan lain seperti pasak, tali dan frame juga perlu dibersihkan serta dirawat dengan baik.
Kamu bisa menggunakan kain basah untuk menggosok permukaan yang kotor secara perlahan. Setelah itu, barulah basuh permukaannya dan jemur di tempat teduh atau angin-anginkan. Simpan pasak setelah bersih dan benar-benar kering guna menghindari kemungkinan pasak berkarat.
Khusus untuk frame tenda, kamu tidak boleh melipatnya ya. Terlebih jika tidak akan dipakai dalam waktu lama. Bentangkan saja frame tersebut agar tidak slek atau kendur.
6. Cek secara berkala
Terakhir, jangab biarkan tenda dan perlengkapan outdoor lainnya terlalu lama berada di penyimpanan. Cek kondisi tenda serta kelengkapannya secara berkala. Paling tidak sebulan atau tiga bulan sekali keluarkan dan dirikan tenda lalu diangin-anginkan agar coating-nya tidak cepat rusak.
Periksa juga kondisi sekaligus kelengkapan peralatan tenda saat kamu hendak memakainya kembali. Kalau perlu, rakit dan dirikan tenda untuk memastikan bahwa keadaannya utuh dan tidak bolong. Sehingga aktivitas campingmu bisa berjalan lancar tanpa permasalahan tenda.
Itu dia beberapa hal yang bisa kamu praktekkan untuk merawat tenda berhargamu. Semoga bermanfaat ya.
Bicara soal trekking, konon bulan Agustus dan September adalah waktu paling ideal untuk menikmati sunset dan udara segar di pegunungan, lho. So, tunggu apa lagi? Langsung agendakan aja.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



