BahanKain.id
BahanKain.id

9 Perbedaan Jas dan Blazer, Udah Tau Belum?

BahanKain
9 Perbedaan Jas dan Blazer, Udah Tau Belum?

Pernah salah menyebut jas padahal itu blazer? Yaps, jas dan blazer memang dua jenis busana dengan karakteristik hampir mirip. Karena pola potongan keduanya cenderung formal, banyak orang salah mengira serta menganggap bahwa jas dan blazer adalah busana yang sama. Padahal kalau diperhatikan lagi, dua busana ini jelas punya banyak perbedaan, lho.

Dilihat dari segi penggunaannya saja kita bisa menemukan perbedaan, dimana jas selalu identik dengan acara-acara resmi alias formal. Sedangkan blazer hanya tampil pada momen yang tidak begitu resmi tapi juga tidak bisa dibilang santai atau semi-formal.

Lantas, apa sajakah perbedaan jas dan blazer? Simak ulasan berikut ini, yuk!

1.       Setelan dan padupadan


Perbedaan utama antara blazer dan jas terletak pada segi penggunaan. Dimana pakaian bernama jas ini umumnya dijual dalam bentuk setelan celana dengan warna dan bahan yang sama. Dalamannya pun harus kemeja polos. Digunakan pada acara kenegaraan, pernikahan, bisnis serta momen-momen resmi lainnya.

Namun, ketika membeli blazer kamu tidak akan mendapatkan celana. Kamu bebas memilih model bawahan yang lebih santai seperti celana bahan, jeans atau rok untuk wanita. Lalu padukan bersama kaos atau kemeja polos sebagai dalaman blazer untuk acara-acara bernuansa semi-formal.

2.       Jenis bahan

Mengingat fungsinya yang berbeda, bahan dasar jas dan blazer juga tidak sama, lho. Sebagai elemen utama pada gaya berbusana para eksklusif dan professional, jas dibuat dari jenis kain berkualitas tinggi dengan karakter kaku dan mahal. Dalam hal ini, wol merupakan salah satu material yang paling umum digunakan pada rancangan jas.

Lain halnya dengan blazer, ia dibuat untuk memberi kenyamanan gerak bagi pemakainya. Sehingga bahan dasar kainnya cenderung tipis, bertekstur lembut juga lebih fleksibel seperti katun, beludru dan polyester. Namun karena tidak didukung komponen bahan yang mumpuni, terkadang blazer akan membuat gerah jika terlalu lama dipakai.

3.       Warna

Dari segi warna pun terlihat jelas. Walaupun tersedia dalam potongan pas atau slim fit, kebanyakan jas hanya tersedia dalam warna-warna basic dan netral. Penampilannya juga selalu polos tanpa motif.

Beda dengan blazer yang mempunyai lebih banyak varian warna. Kadang juga diberi sentuhan warna kontras pada bagian kerah, detail saku atau bagian-bagian lain. Tak melulu soal blazer polos, tapi blazer juga tersedia dalam versi bermotif seperti garis dan kotak-kotak.

4.       Detail jahitan

Kebanyakan jas dirancang oleh penjahit dan dibuat untuk ukuran perorangan. Dan tidak semua penjahit mampu memproduksi jas. Karena jas diranjang menggunakan tiga lapis jahitan disertai tambahan kain pelapis (furing) di seluruh bagian tubuh dan lengan bagian dalam.

Dibutuhkan pemahaman, keahlian khusus, ketelitian serta waktu pengerjaan yang jauh lebih lama. Penggunaan mesin jahit tradisional membuat jas lekat dengan sifat dan kesan eksklusif.

Sebaliknya, blazer dirancang oleh penjahit konveksi menggunakan ukuran standar dan mesin jahit industri. Produksinya dilakukan secara massal dan tidak memiliki lapisan tambahan atau furing.

5.       Detail lengan

Potongan lengan juga menjadi poin penting perbedaan antara jas dan blazer. Dimana terdapat dua garis sambung di sisi dalam dan luar lengan jas. Juga manset berkancing yang disematkan di bagian ujung lengan.

Di sisi lain, detail jahitan pada lengan blazer kurang lebih sama seperti kemeja. Sambungan lengan hanya terletak di bagian dalam tapi penambahan manset disini hanya bersifat opsional.

6.       Kancing

Sebagai busana formal, jas mempunyai lebih banyak kancing dibandingkan blazer. Jas umumnya mempunya tiga buah kancing atau lebih di bagian depan. Kancing juga seringkali ditemukan pada ujung lengan jas. Sedangkan blazer hanya memiliki satu atau dua buah kancing di sisi depan.

7.       Kerah

Desain blazer dibuat lebih sederhana dibandingkan jas. Hal itu terlihat pada detail kerah blazer yang umumnya dibuat lebih tipis, ramping dan fleksibel daripada kerah jas yang tebal, kaku dan terkesan tegas.  Bahkan, beberapa model kerah pada jas diberi paduan bahan satin agar tampak lebih elegan dan professional.

8.       Aksesori pelengkap

Sebagai busana formal, penggunaan jas sudah semestinya dipadukan bersama dasi agar terlihat lebih elegan dan berkelas. Beda dari blazer, meski terlihat seperti pakaian formal tapi kemeja atau kaus polos sudah cukup melengkapi tampilannya.

Paduan tersebut menciptakan gaya berpakaian yang santai tanpa mengurangi kesan profesional. Cocok untuk acara semi-formal atau kasual yang membutuhkan penampilan sopan namun tidak terlalu kaku.

9.       Harga

Perbedaan terakhir juga paling mencolok antara jas dan blazer adalah harga. Jas selalu lebih mahal karena dirancang sesuai postur tubuh dan dibuat menggunakan keahlian khusus dan bahan-bahan unggulan. Pembuatan jas hanya dilakukan oleh seseorang bersertifikasi tailoring atau perusahaan eksklusif.

Tak seperti blazer, yang bahannya tersedia dimana-mana dengan kualitas tak seunggul jas. Sehingga harga jualnya bisa lebih terjangkau dan bisa dibeli di toko pakaian maupun e-commerce.

Itu dia beberapa hal yang bisa kamu gunakan sebagai acuan untuk membedakan jas dan blazer. Mana yang ingin kamu pakai? Pastikan itu sesuai dengan kebutuhan dan jenis acara yang hendak kamu datangi. Semoga bermanfaat ya!

Ingin membeli kain untuk bahan blazer? BahanKain.id bisa jadi alternatif terbaik buat kamu. Kami mempunyai beberapa koleksi kain yang cocok untuk membuat outer alias busana luaran semi-formal ini. Ada jenis kain katun twill sueding, bahan linen rami, dan jenis kain lainnya.

Lebih jelasnya, cek di Kategori Produk kami ya.

Atau langsung hubungi customer service kami untuk info detail produk, pemesanan serta info lainnya. Selamat berbelanja!

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait