Mengenal Old Money Fashion Style Dan Ciri Khasnya

Pernah dengar kata “old money fashion style”? Istilah yang merujuk pada satu gaya berbusana ini sempat jadi bahan perbincangan di jagad dunia maya. Bahkan kembalinya style old money berhasil menciptakan gelombang sekaligus tren baru di dunia mode.
Para fashionista pun tak segan meniru gaya berbusana ala kaum old money yang lebih populer dengan sebutan quiet luxury. Yaitu sebuah cara berpakaian yang menekankan pada kualitas serta kemewahan tanpa sedikitpun kesan mencolok.
Lantas, apa itu gaya old money? Simak ulasan berikut ini, yuk!
Sekilas Tentang Old Money
Singkatnya, old money adalah orang yang berasal dari keluarga kaya. Dengan kata lain, old money berarti seseorang yang mewarisi kekayaan keluarga secara turun-temurun. Istilah ini juga kerap digunakan untuk menyebut keluarga keturunan bangsawan di Inggris. Sedangkan di Amerika, julukan old money ditujukan bagi seseorang dengan status sosial tinggi.
Secara historis, orang itu memiliki kekayaan berupa uang, tanah, gelar, dan sumber daya lain. Definisi ‘uang’ disini bukan hanya menunjukkan nominal angka tetapi juga kekuatan, kekuasaan serta pengaruh tertentu. Dari penjelasan tersebut, bisa ditarik kesimpulan bahwa old money fashion style merupakan cara berpakaian orang kaya lama.
Ciri Khas Old Money Fashion Style
Meski sudah mewarisi kekayaan dari para leluhur, gaya berpakaian orang old money lebih menonjolkan sisi kesederhanaan namun tetap anggun, berkelas dan timeless. Jauh dari kesan glamor, namun memperlihatkan kesan elegan. Pilihan fashion ala old money juga cenderung klasik dan tak pernah outdated.
Nah, berikut ciri khas sekaligus
gambaran bagaimana menjadi seorang old
money:
1. Clean look
Ciri utama sekaligus poin penting untuk menerapkan gaya old money ialah tampilan yang bersih alias clean look. Maksudnya, walaupun baju-baju itu berasal dari merk ternama dengan harga mahal, namun desainnya tetap sederhana. Tidak ada pattern ataupun logo yang mencolok.
Generasi old money sangat menghindari outfit dengan logo besar atau terpampang di seluruh bagian pakaian. So, kalau kamu ingin tampil ala old money maka pilihlah busana-busana berpola kecil atau bahkan polos.
2. Kualitas Adalah Prioritas
Old money terbiasa menggunakan hartanya untuk berinvestasi, begitu pula dalam hal berpakaian. Mereka lebih mengutamakan kualitas pakaian ketimbang kuantitas. Mereka tak mudah tergiur oleh fashion-fashion kekinian yang berkembang pesat. Incaraa mereka adalah pakaian dengan material berkualitas tinggi dengan rancangan yang sederhana tapi indah dan classy, serta jahitan rapi.
Busana-busana tersebut lebih timeless dan tahan lama sehingga bisa menjadi investasi jangka panjang untuk penampilan mereka.
3. Warna Netral
Sama seperti pemilihan pola dan rancangan, para old money lebih suka memakai outfit kombinasi berwarna netral juga tidak mencolok. Terutama, warna-warna yang mudah di mixed seperti putih, hitam, abu-abu, tan, cokelat beserta turunannya. Variasi warna tersebut mampu menciptakan kesan pribadi yang tenang dengan sentuhan gaya yang mewah.
Meski demikian, kamu tetap boleh mengenakan warna soft atau bold seperti biru, merah, atau warna lain dengan porsi lebih sedikit sebagai aksen. Selain atasan dan bawahan, alas kaki, aksesoris, serta fashion item lain pun hendaknya dipilih yang berwarna senada.
4. Aksesoris Seperlunya
Aksesori adalah kunci untuk menambah kesan dan sentuhan gaya yang elegan. Sama halnya dengan paakaian, old money cenderung memilih perhiasan maupun aksesori berkualitas tinggi. Mulai dari jam tangan mewah, kalung atau gelang klasik, hingga tas berbahan kulit yang cantik.
Lagi-lagi, mereka tidak berlebihan dalam mengenakan aksesori. Satu atau dua komplemen saja sudah cukup untuk menyempurnakan tampilan. Dalam hal ini, kamu bisa mempertimbangkan perhiasan cincin berlian, anting-anting, atau kalung emas dengan desain elegan
5. Make up dan gaya rambut sederhana
Defisi fashion mencakup keseluruhan penampilan seseorang, termasuk make up dan tantanan rambut. Dan kaum old money pun tetap mempertahankan kesederhanaan serta kesan elegan dalam hal riasan maupun gaya rambut.
Make up mereka cenderung ringan dengan penekanan di bagian mata atau bibir guna memberi kesan penampilan yang segar dan alami. Rambut pun disisir rapi tanpa banyak modifikasi. Itu juga berlaku pada old money pengguna hijab. Dimana mereka lebih suka dengan tatanan hijab sederhana yang rapi dan tidak neko-neko.
6. Pakaian Yang Pas
Salah satu kunci utama gaya old money adalah pakaian yang ukuran serta desainnya disesuaikan dengan baik. Mereka tak segan mengunjungi penjahit untuk sekedar menyesuaikan ukuran baju atau celana agar pas dengan bentuk tubuh. Bahkan kaum old money tak segan menyewa penjahit serta penata busana pribadi untuk menangani busana sehari-hari.
Pakaian yang disesuaikan akan memberi tampilan yang lebih rapi dan berkelas. Namun perlu diingat bahwa definisi ‘pas’ itu bukan berarti ‘ketat’, melainkan sesuai dengan proporsi tubuhmu.
7. Bijak Dalam Berbelanja
Terakhir, ciri dan sikap paling dominan yang dimiliki kaum old money yakni bijak dalam mengelola uang, terutama dalam konteks berbelanja. Mereka selalu cermat dan bijaksana dalam memilih pakaian, aksesori hingga keperluan lain. Memilih barang yang berkualitas dan benar-benar dibutuhkan adalah prinsip utama dari gaya ini.
That’s why, seorang dengan kebiasaan old money kebanyakan tidak begitu suka membeli sesuatu hanya karena tren.
Itu dia beberapa ciri khas gaya ala old money yang bisa kamu jadikan inspirasi berbusana dan berpenampilan. Pada intinya, konsep fashion style old money tak pernah jauh dari kesan anggun dan kesederhanaan. Lebih dari sekadar mode, gaya ini mencerminkan nilai-nilai keluarga yang menampilkan citra berkelas dan timeless. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!





