BahanKain.id
BahanKain.id

7 Jenis Parfum Dan Ketahanannya, Pilih Yang Mana?

BahanKain
7 Jenis Parfum Dan Ketahanannya, Pilih Yang Mana?

Di umur berapa kamu tahu, kalau istilah 'Eau De Parfum'  'Eau De Toilette' pada kemasan parfum itu menunjukkan ketahanannya? Yaps, dua contoh tersebut memang secara tidak langsung menjelaskan tentang jenis parfum dan seberapa lama aromanya akan menempel di tubuh atau pakaian kita, lho.

Seringkali aroma parfum hanya bisa bertahan beberapa jam setelah disemprotkan. Sehingga muncullah sebuah pertanyaan sekaligus keinginan, bagaimana agar wangi parfum bisa bertahan selama mungkin? Simak ulasan berikut ini ya!

Jenis Parfum dan Ketahanannya

Selain menjaga kebersihan badan, memakai minyak wangi atau parfum adalah cara terbaik untuk mengatasi permasalahan bau badan. Menyemprotkan parfum pun menjadi sebuah ritual yang tak boleh terlewatkan setiap harinya.  Dan yang tak kalah penting adalah memilih jenis parfum, baik dari aromanya maupun ketahanannya. 

Fakta psikologi juga mengungkap bahwa parfum menyimpan sebuah daya tarik yang mempengaruhi kinerja otak dan menimbulkan energi positif. Dan, wajar jika banyak orang seolah tidak bisa hidup tanpa parfum. Karena memang sejauh itu parfum mampu mempengaruhi diri seseorang dengan rasa percaya diri.

Nah, sebenarnya kewetan parfum dipengaruhi beragam faktor. lho. Salah satunya adalah konsentrasi essential oil yang ada didalamnya. Yuk, kenali jenis-jenis parfum berdasarkan konsentrasinya:

1.       Extrait de parfum

Extrait de parfum terbuat dari minyak wangi ekstrak murni berkonsentrasi tinggi, yakni 35%-45%. Persentase tersebut membuat aroma parfum ini paling tahan lama, dan menjadi bentuk paling mahal dengan banyak kerumitan warna.

Salah satu karakter unik extrait de parfum adalah aroma yang bisa berpindah ketika bersentuhan. Aromanya tergolong kuat sehingga bisa sedikit mengganggu mereka yang sensitive terhadap wewangian. Bahkan jenis parfum satu ini dapat menimbulkan iritasi pada beberapa orang.

2.       Perfume

Selanjutnya ada jenis ‘parfum’ dengan konsentrasi minyak essensial sekitar 20%-35% dan lebih sedikit kandungan alkohol. Wanginya masih tergolong kuat sehingga bisa tahan hingga 8 jam lamanya.

Harga parfum ini lebih murah dibandingkan extrait de parfum. Semprotkan perfume di area-area tertentu yang berdekatan dengan nadi.

3.       Eau de parfum (EDP)

EDP alias Eau de parfum adalah jenis parfum yang paling banyak dipilih karena aromanya kaya dan tahan selama 5 hingga 8 jam. Dengan ketahanan yang cukup mumpuni, harga parfum ini jauh lebih terjangkau dibanding perfume. Konsentrasi essential oil pada Eau De Parfum (EDP) sekurang-kurangnya 10-20%.

Pakar wewangian menyebut bahwa EDP menawarkan aroma yang lebih mendalam. Parfum ini akan bekerja lebih baik saat cuaca dingin atau hujan, karena menghasilkan efek wewangian yang hangat.

4.       Eau de toilette (EDT)

Di kelas berikutnya ada jenis parfum EDT (eau de toilette) yang keharumannya mampu bertahan selama 2 hingga 4 jam. Dengan konsentrasi 5% - 15% perfume oil, jenis parfum ini cocok untuk aktivitas sehari-hari terutama saat cuaca sedang panas atau hangat.

Aroma parfum EDT memang menyegarkan tapi juga cepat menguap karena persentase bibitnya yang sedikit. Semprotkan di area tangan agar wanginya lebih awet dan bisa kembali muncul ketika bersentuhan dengan kelembaban.

5.       Eau de cologne (EDC)

Parfum eau de cologne alias EDC identik dengan wewangian kaum pria dengan konsentrasi minyak essensial jauh lebih rendah, yakni sekitar 2% hingga 4%. Aromanya lebih lembut dan cepat memudar dibanding eau de toilette.

Ketahanannnya tak lebih dari 2 atau 3 jam. Oleh sebab itu, kamu perlu menyemprot ulang parfum ini agar keharumannya tetap terjaga.

6.       Eau Fraiche

Di bawah eau de cologne masih ada parfum jenis eau fraiche yang kadar essentialnya hanya 1% hingga 3%. Eau fraiche juga memakai campuran air, tak seperti parfum lain yang menggunakan alkohol khusus.

Parfum ini umumnya digunakan untuk menyegarkan aroma tubuh secara cepat, meskipun wanginya mampu bertahan 1-2 jam saja. Alhasil kamu harus re-apply berkali-kali agar tetap wangi.

7.       Eau de senteur

Mungkin kamu jarang menemukan parfum ini, mengingat Eau de Senteur adalah dibuat khusus untuk anak-anak usia kurang dari 3 tahun dan tidak mengandung alkohol. Tekstur cairannya hampir mirip toner kosmetik.

Komposisi wewangian ini diatur secara ketat guna meminimalkan risiko alergi pada kulit sensitif bayi maupun anak-anak. Beberappa bahan alami tidak bisa dimasukkan ke dalam komposisi eau de senteur, misalnya buah jeruk. Penggunaannya pun tidak boleh disemprotkan langsung ke kulit, melainkan sebatas di pakaian mereka pakai.

Dibutuhkan cairan pelarut khusus untuk mencampurkan semua bahan secara sempurna. Cairan itulah yang membuat tekstur parfum eau de senteur terasa agak lengket di kulit.

Tingkatan Lapisan Aroma Parfum (Perfumery Notes)

Terlepas dari ketahanannya, ternyata setiap parfum memiliki tiga lapisan aroma, lho. Mulai dari aroma yang pertama tercium ketika disemprotkan, selang beberapa waktu serta aroma terakhir yang akan menempel di kulit.

Ketiga tingkatan tersebut dinamakan perfumery note yang terdiri dari top notesmiddle notes, dan base notes. Memahami tiga tingkatan tersebut akan membantumu menentukan aroma parfum mana yang paling sesuai dengan kepribadian dan aktivitas harianmu.

Simak ulasannya yuk!

1.       Top notes parfum

Top notes adalah first impression alias aroma yang pertama kali akan tercium saar parfum disemprotkan ke kulit. Aroma ini bertahan hingga 15 menit pertama lalu memudar karena struktur molekulnya sangat ringan. Top notes menjadi daya pikat utama saat seseorang mencoba parfum. Biasanya beraroma segar, buah, dan citrus, seperti bergamot, pomegranate dan galbanum.

2.       Middle notes

Aroma kedua yang akan terekam setelah top notes mulai menghilang disebut middle notes. Bisa dideteksi setelah 15 menit parfum disemprotkan dan bertahan selama 20-60 menit. Dikenal juga sebagai heart notes atau karakter utama parfum. 

Aroma middle notes seringkali paling dominan bahkan terbentuk sekitar 40 - 80%. Terdiri dari aroma fruity dan eksotis seperti white floral, rose dan sweet woody.

3.       Base notes

Tingkatan terakhir di dalam piramida parfum atau perfumery note dinamakan base notes yang akan muncul setelah aroma middle notes mulai berkurang. Puncak aroma middle notes mempunyai ketahanan 1-2 jam. Sedangkan base notes dapat bertahan selama 6 - 12 jam lamanya, tergantung jenis parfum. 

Base notes bercampur dengan middle notes dan menciptakan identitas dari sebuah parfum. Karakter aroma base notes sangat kuat, deeprich, dan smooth. Seperti halnya vanilla, musk, patchouli, dan amber.

Itulah beragam jenis parfum berikut tingkatan aroma parfum yang wajib kamu tahu. Pada prinsipnya, tiap jenis parfum punya daya tahan berbeda dan memberikan pengalaman aroma yang unik. Pilihlah parfum sesuai preferensi pribadimu ya!

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait