BahanKain.id
BahanKain.id

Apa Itu Tenunan Leno?

BahanKain
Apa Itu Tenunan Leno?

Leno weave, gauze weave atau tenunan leno yang disebut juga tenun kasa adalah sebuah teknik menenun dua helai benang lusi saling berlawanan di atas sehelai benang pakan. Hasilnya berupa kain tenunan jarang yang tipis tapi karakternya tetap kuat.

Dalam prosesnya, benang lusi standar dipasangkan dengan benang rangka atau doup. Dua helai benang lusi membentuk angka delapan sehingga melilit dan mencengkeram erat benang pakan.

Lilitan tersebut akan menahan benang pakan agar tetap pada posisinya serta menciptakan struktur kain yang lebih stabil dan tahan lama. Hasilnya berupa kain terbuka dan hampir tidak ada benang yang bergeser atau salah penempatan benang.

Apa Itu Tenunan Leno?


Istilah leno berasal dari kata perancis “leno” yang berarti memutar. Tenunan leno umumnya digunakan untuk menghasilkan kain yang ringan, tipis dan jarang tapi daya lipatnya tetap baik. Selain itu, berikut karakteristik dan aplikasi kain tenun leno:

1.       Struktur Terbuka

Tenunan Leno menciptakan struktur kain berjaring dengan kualitas yang baik dan sangat breathable. Ini menjadikannya pilihan ideal untuk membuat aneka produk dengan sirkulasi udara, seperti gorden, kelambu, dan busana-busana berkarakter ringan.

2.       Stabilitas dan Kekuatan

Pilian benang lusi pada tenunan Leno memberikan stabilitas dan kekuatan pada kain. Alhasil, kkain menjadi lebih tahan terhadap peregangan maupun distorsi sehingga cocok digunakan dalam pembuatan upholstery, tas serta barang-barang yang membutuhkan daya tahan.

3.       Drapery yang sempurna

Dengan struktur tenunan terbuka dan fleksibilitas benang yang dipilin, kain tenun Leno mempunyai sifat drape yang sangat baik. Cocok untuk membuat busana beraksen drape, syal, serta produk lain yang membutuhkan kain berdaya lekuk baik.

4.       Efek sheer

Kain tenun Leno biasanya memiliki tampilan yang menerawang atau semi-terawang, memungkinkan masuknya cahaya. Sifat kain seperti ini akan pas jika diaplikasikan sebagai bahan kerudung pengantin (veil), lapisan gorden (vitrase), serta barang-barang kain yang ringan dan membutuhkan sifat tembus cahaya.

Jenis Tenunan Leno


Ada beberapa variasi tenun Leno, masing-masing punya ciri khas:

1.       Leno Polos

Sesuai definisinya, jenis tenunan leno polos ini terbuat dari dua helai benang lungsin saling melilit, menahan benang pakan agar tetap pada tempatnya.

2.       Mock Leno

Sekilas, tampilan Mock Leno mirip tenunan eno asli. Namun detailnya tenuannya merupakan hasil dari pengaturan alat tenun khusus, bukan melalui pelintiran benang sebenarnya.

3.       Kain kasa Leno

Sementara kain kasa Leno adalah kain tipis dan ringan dengan struktur tenunan Leno yang longgar. Leno jenis ini kerap diaplikasikan sebagai perban medis.

Mengingat karakteristik kain leno yang super tipis dan berjaring, kamu harus berhati-hati saat mengerjakan bekerja dengan kain ini. Tenunan terbuka juga membuatnya rentan tersangkut dan merusak benang.

- Diperlukan teknik menjahit khusus guna memastikan struktur anyaman dan posisi benang tetap aman. Dan sebisa mungkin hindari tegangan berlebih yang berisiko merusa struktur kain.

- Tangani kain leno secara perlahan, jangan terlalu menariknya agar tampilan kain tetap kokoh dan rapi. Akan lebih baik lagi jika menambah lapisan kain guna meningkatkan kepekatan, struktur, dan keawetannya. 

Itulah penjelasan mengenai pengertian, karakteristik, serta jenis kain leno. Pengetahuannya udah bertambah lagi nih. Semoga bermanfaat yaa. 

Bicara soal tenun leno, BahanKain.id juga menyediakan beberapa jenis kain leno yang punya karakter unik, lho. Pilihan motifnya pun bervariasi dan bisa digunakan sebagai bahan interior desain, aksesoris serta keperluan lain. 

Cek spesifikasi kainnya di Kategori Produk ya. 

Atau langsung hubungi Customer Service kami untuk detail produk serta pemesanan. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait