Fakta Tentang Kain Tartan Dan Busana Tradisional Skotlandia

Tartan bukanlah nama baru dalam ranah tekstil dan fashion. Seperti halnya di Indonesia yang memiliki batik, tartan juga merupakan kain kebanggaan warga Skotlandia. Lembaran kain berpola kotak-kotak ini sangat populer di ranah fashion.
Banyak item
dibuat dari kain tartan, mulai dari kemeja, blazer, celana, rok, dan berbagai
item lainnya.
Mau tahu lebih lengkap tentang fashion tartan yang nggak pernah ketinggalan
jaman? Simak ulasan lengkapnya berikut ini yuk!
Tartan adalah jenis desain tenunan kain yang menggunakan garis-garis horizontal dan vertikal membentuk pola kotak-kotak yang terdiri dari beragam warna. Kain tersebut diyakini sudah eksis sejak abad ke-16 dan Raja James V yang memberi nama pada pola ini. Kain bermotif kotak-kotak merupakan pakaian kenegaraan Skotlandia dan cenderung lebih identik dengan pria.

Laki-laki skotlandia mengenakan kilt dengan cara melingkarkannya di pinggang sehingga menutupi bagian bawah tubuh seperti rok. Lengkap dengan ikat pinggang dan sporran yaitu tas kecil yang menggantung di bagaian depan. Kain bermotif kotak-kotak berwarna tartan ini diaplikasikan pada sepatu dan stocking.
Dikenal sebagai plaid yaitu kata yang berasal dari bahasa Gaelik Skotlandia tartan secara tradisional terbuat dari wol. Bahan tahan lama diketahui telah dikenakan di Skotlandia sejak abad ke-tiga. Fragmen tartan asli masih ada di negara ini dan diperkirakan berasal dari tahun 1500-1600 M.
Berikut fakta tentang kain tartan yang mungkin tidak pernah kamu tahu:
1. Dilarang di Inggris
Flannel plaid awalnya dikenal dengan motif Tartan, kain kotak-kotak dari wol yang digunakan sebagai busana khas Scotlandia. Awalnya kain ini menjadi simbol dalam keluarga, namun seiring berjalannya waktu motif tartan kemudian dipakai oleh seragam angkatan para pemberontak Scotlandia terhadap Monarki Inggris.
Berkaca dari hal tersebut, Inggris melarang penggunaan tartan namun akhirnya peraturan tersebut telah dicabut pada tahun 1754.
2. Teknik pembuatan tartan
Kain tartan dibuat menggunakan teknik tenunan benang dua arah yang merupakan gabungan warp dan weft. Warp merujuk pada benang lusi yang disusun secara vertikal sedangkan weft adalah benang yang disusun secara horizontal. Kain tartan tradisional adalah tenunan kepar 2/2 yang rapat dimana kedua jenis benang yang saling berlawanan tersebut menghadirkan sebuah anyaman benang.

Proses tenun dilakukan dalam susunan
sederhana dimana dua benang pakan di atas dan dua lainnya di awah lungsin
vertikal dan memajukan satu benang di setiap lintasan. Saat warp melewati
benang weft berwarna sama maka akan menghasilkan satu warna.
Sedangkan ketika benang warp melintasi benang di weft dengan
warna yang berbeda maka akan menghasilkan campuran dari dua warna sehingga terciptalah
motif tartan.
3. Dibawa ke Amerika Serikat oleh imigran Skotlandia
Pada abad 18, imigran asal Skotlandia melakukan perjalanan ke daratan Amerika Serikat. Ada tokoh ternama dari Scotlandia yang dipercaya memiliki peran besar mengenalkan pakaian bermotif tartan ke Amerika yaitu Jack McClusky. Sosok McCluskey diyakini sebagai keturunan langsung dari Rob MacGregor yang dijuluki Robin Hood Scotlandia.
Jack melakukan barter penduduk setempat di daratan Dakota, dimana ia menukar kain tartannya dengan bulu binatang. Sejak itulah motif tartan mulai populer di daratan Amerika.
4. Peringatan hari tartan tanggal 6 April
Selama ini, tanggal 6 April dinobatkan sebagai tanggal kemerdekaan Skotlandia melalui Deklarasi Arbroath pada tahun 1320. Sehingga di tanggal ini juga pemerintah menetapkannya sebagai Hari Tartan di seluruh belahan bumi utara.
Hari Tartan tahunan pada tanggal 6 April dicanangkan oleh Presiden George W Bush pada tahun 2008. Sejak saat itu, tanggal 6 April merayakan warisan dan budaya Skotlandia sebagai Hari Tartan di berbagai negara.
5. Perkembangan tartan dalam dunia fashion
Awalnya tartan memang hanya dipakai oleh laki-laki, namun saat ini tartan telah berevolusi menjadi busana unisex. Perkembangan tren tartan dalam ranah mode dimulai pada tahun ‘90-an. Lebih tepatnya pada tahun 1993 dari panggung mode Vivienne Westwood pada koleksi Anglomania yang meleburkan nuansa punk serta high fashion layaknya variasi busana yang kerap dikenakan oleh bintang rock.
Tak ketinggalan Alexander McQueen bersama kapsul musim dingin Highland Rape pada 1995 yang turut melambungkan nama label tersebut. Hingga kini, berbagai desainer ternama di seluruh dunia terus bereksplorasi dengan motif ini dengan warna yang berbeda.
Itu dia pembahasan singkat dan beberapa fakta tentang celana tartan. Semoga menambah pengetahuanmu ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



