10 Variasi Model Kerah Kemeja Pria Yang Wajib Kamu Tahu!

Potongan kerah kemeja seringkali jadi titik fokus penampilan dan bisa mengubah look pemakainya. Selama ini, banyak orang menganggap cara berpakaian pria sangat monoton. Kalau dilihat dari jenis dan style busana memang seolah hanya itu-itu saja juga begitu-begitu saja.
Padahal faktanya terdapat detail-detail kecil pada potongan desain pakaian yang dibuat lebih variatif untuk menampilkan kesan tersendiri. Bisa jadi lebih santai atau justru stand out. Salah satunya yaitu adanya variasi model kerah pada kemeja pria.
Tujuannya tentu sebagai menunjang gaya berbusana mereka di beragam suasana, baik dalam kesempatan formal maupun kasual. Nah, berikut jenis kerah kemeja pria yang bisa kamu pilih!
Jenis Kerah Kemeja PriaKemeja merupakan salah satu busana yang wajib ada di dalam lemari pakaian pria. Dan, kerah kemeja seringkali jadi point of focus pada penampilan karena menciptakan kesan lebih gentle rapi serta berwibawa.
Berikut beberapa model kerah yang kerap digunakan pada hem atau kemeja pria:
1. Spread collar
Ini adalah model kerah kemeja paling standar dan umum dipakai oleh para pria. Bagian ujung spread collar meruncing, jarak antar ujung kerah cukup lebar sehingga tampak menyebar.
Jarak antar collar point tersebut membuat kamu lebih bebas memilih model dasi sesuai gaya pribadimu. dd
2. Straight point collar
Bentuk straight point collar kurang lebih sama dengam spread colar. Tapi ujung straight point collar
lebih panjang, runcing dan mengarah tajam ke bawah. Jarak antar ujung straight point collar juga lebih kecil dibandingkan spread collar.
Detail kerah tersebut akan memberi kesan penampilan yang lebih tegas, elegan dan well-polished. Kerah stright point adalah pilihan terbaik untuk kamu yang lebih menyukai dasi minimalis dengan model slim dan ikatan lebih kecil.
3. Cutaway collar
Kerah cutaway memiliki jarak antar ujung yang lebih lebar dan cenderung mengarah ke kanan dan kiri, bukan ke bawah. Kemeja dengan detail kerah ini cocok digunakan oleh pria berwajah langsing atau panjang. Sentuhannya modern pada pakaian tradisional. Padukan kerah potongan dengan simpul dasi penuh atau setengah atau tanpa dasi.
4. Club collar
Bentuk kerah ini mirip straight point collar, hanya saja ujung daun kerahnya membulat tidak meruncing. Konon kerah ini sudan digunakan sejak tahun 1920 dan diaplikasikan pada seragam sekolah di Inggris.
Desain club collar terlihat santai, sehingga cocok untuk menunjukan statement dalam gaya pakaian dalam acara-acara kasual. Itu berasal dari ciri khas ujung kerah yang lebih membulat pada model yang dikenal juga sebagai golf collar ini.
5. Band Collar
Berikutnya ada kemeja model band collar yang sarat akan kesan kasual. Uniknya, band collar tidak mempunyai daun yang justru memberikan kesan airy looks bagi penggunanya.
Detail itu pula yang menyuruhmu sebaiknya tidak perlu menambahkan dasi saat memakai model kemeja kerah mandarin alias mandarin collar ini.
6. Cuban collar
Desain kemeja cuban collar tidak memiliki daun kerah yang melingkari leher, sehingga kerah menempel langsung pada potongan badan. Pola unik kemeja berkerah ini menjadikannya pilihan outfit yang ideal untuk gaya kasual atau menghadiri perayaan-perayaan santai.
Kemeja dengan model kerah ini bisa kamu masukkan ke list outfit untuk liburan atau hangout bersama teman. Tak main-main, karena sentuhan penampilannya begitu preppy dan trendi. Biarkan saja kancing paling atas kemeja terbuka supaya kesan stylish dan sporty bisa kamu dapat secara instan.
7. Button down collar
Pernahkah kamu melihat kemeja yang memiliki ekstra kancing di kedua ujung kerahnya? Itulah yang dinamakan button-down collar. Penambahan kancing pada desan kerah ini bertujuan untuk mengengunci ujung kerah kemeja agat tetap rapi dan tidak berubah bentuk selama digunakan.
Terlepas dari peran tersebut, keberadaan kancing turut memberi sentuhan kasual pada penampilanmu. Kemeja dengan model kerah ini bisa jadi rekomendasi OOTD pria yang ingin menerapkan gaya smart-casual.
8. Tab collar
Hampir sama dengan button down collar, kemeja tab collar dilengkapi kancing namun tempatnya dibagian tengah penyambung kerah. Satu sisi dipasangi pengait dan kancing di sisi yang lain. Sehingga model kerah ini menawarkan sentuhan gaya yang lebih classy dan terkesan vintage.
Ada baiknya kamu mengenakan dasi setiap kali hendak memakai kemeja tab collar. Bentangan pengait kerah disini bisa berperan sebagai penyangga ikatan dasi agar kelihatan lebih tegas. So far, kamu hanya bisa memakainya ketika menghadiri acara-acara formal, ya.
9. Pin collar
Lagi-lagi, model kemeja pin collar juga serupa dengan button down collar. Dimana daun kerah di sisi kanan maupun kirinya memiliki lubang untuk dipasangkan aksesoris atau ornamen pin kerah. Penampilan pun jadi lebih bold ketika menggunakan pin collar. Untuk penampilan ekstra, kamu bisa memasangkan kemeja pin collar dan dasi bermotif daring.
10. Wingtip collar
Terakhir nih, rekomendasi buat kamu yang sedang mencari tipe kemeja berkerah paling formal, itulah wingtip collar. Lekukan kerah kemeja ini hanya ada di bagian depan, tidak mengelilingi leher secara penuh.
Desain itu membuat wingtip collar memiliki detil kerah berupa lipatan kecil yang menyerupai sayap. Ya, sesuai dengan namanya ‘wingtip collar’. Kemeja berdetail kerah ini didesain khusus untuk dipakai bersama dasi kupu-kupu dan tuxedo super formal kamu.
Itu dia beberapa model kerah kemeja yang bisa kamu pilih sesuai preferensi dan kebutuhanmu. Pertimbangkan kemeja kerah spread, straight point atau wingtip kalau ingin tampil lebih professional saat menghadiri momen-momen formal. Sedangkan untuk tampilan yang lebih santai, kamu bisa mengandalkan kemeja button-down collar, Cuban collar atau band collar.
Apapun pilihanmu pastikan itu terlihat pas dan seimbang. Semoga bermanfaat ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



