BahanKain.id
BahanKain.id

5 Jenis Label Pakaian Dan Kegunaannya

BahanKain
5 Jenis Label Pakaian Dan Kegunaannya

Label pakaian adalah sebuah objek yang berisi informasi terkait detail dan spesifikasi busana. Mulai dari nama brand, komponen penting dalam industri fashion, memberikan informasi tentang merek, ukuran, bahan, perawatan, dan lainnya.  Fungsi label pakaian yaitu sebagai media iklan sekaligus sarana komunikasi antara produsen dan konsumen.

Keberadaannya begitu penting dalam sebuah bisnis terutama yang bergerak di bidang fashion, mengingat  peran utamanya seperti sebuah identitas merk. 

Sebuah label bisa memuat berbagai informasi, seperti nama atau logo brand, instruksi perawatan serta materi penting lainnya. Jenis label pun sangat beragam dimana masing-masing dari mereka memiliki peran tersendiri. Nah, berikut jenis-jenis label baju serta kegunaannya:

Jenis Label Pakaian dan Kegunaannya

Pada umumnya, label berisi logo dari sebuah brand yang memproduksi pakaian tersebut. Fungsi label bukan hanya pertanda akan sebuah merek atau brand, tetapi juga media informasi produk. Mulai dari keterangan bahan, ukuran hingga petunjuk cara merawat pakaian.

Sebagai bagian penting dari sebuah merk, penting untuk menentukan konsep desain, jenis bahan serta komponen lain. Jadi, ada baiknya kamu memahami dulu jenis-jenis label beserta karakteristiknya.

1.       Label permanen

Sejalan dengan namanya, jenis label permanen ini melekat erat pada pakaian sehingga tidak bisa dilepas. Biasanya dibuat dari material yang kuat dan tahan lama seperti satin polyester atau nylon lalu dijahit.

Label permanen terbagi menjadi beberapa jenis yaitu label merk dan label perawatan (wash care)

·         Label merk


Sumber: https://galtyslabelsticker.com/

Jenis label satu ini memuat nama dari merk atau brand pakaian dan biasanya dipasang pada bagian kerah. Manfaat label merk diantaranya yaitu:

-          Ciri khas sekaligus dasar identifikasi produk

-          Tanda perbedaan harga

-          Meminimalisir kecurangan dari plagiasi

-          Pernanda kualitas atau mutu suatu produk

-          Memudahkan konsumen dalam melakukan pencarian

Mengingat fungsi pentingnya, peletakan label merk pakaian harus dipertimbangkan secara matang. Hal tersebut dilakukan agar identitas pakaian bisa melekat baik di mata pelanggan.

·         Label perawatan


Sumber: https://www.merdeka.com/

Sesuai namanya, label perawatan alias wash care berisi petunjuk cara merawat dan mencuci pakaian. Ada lima simbol yang menginstruksikkan bagaimana seharusnya baju tersebut dirawat. Ke lima simbol tersebut berupa washing, bleaching, drying, ironing dan dry cleaning.

-          Simbol perawatan pencucian (washing), berupa ember berisi air, lengkap dengan garis gelombang, titik, silang atau gambar tangan. Kadang juga diberi keterangan angka tambahan yaitu rekomendasi suhu air.

-          Simbol perawatan pemutihan (bleaching) umumnya berupa bentuk segitiga.

-          Tanda mekanisme pengeringan terbagi menjadi 2 simbol, yakni kotak pengeringan tanpa mesin cuci (dijemur). Dan gambar lingkaran didalam kota yang artinya pengering mesin cuci.

-          Penyetrikaan (ironing) dilambangkan dalam bentuk mirip setrika, kadang juga dilengkapi dengan tanda titik, silang atau garis silang di bagian bawah (no steamer).

-          Terakhir, ada simbol perawatan dry cleaning dengan bentuk dasar lingkaran atau bulat. Kadang juga diberi tanda pelengkap berupa garis di luar lingkaran, silang atau huruf “a”, “p”, “f”, “w”.

·         Label heat Transfer

Sebagian orang mungkin kurang nyaman dengan label yang menempel di leher, dan mau tak mau harus memotongnya. Itu jadi sia-sia bukan? Sebagai alternatif kamu bisa memilih kaos berlabel heat transfer


Sumber: https://www.tokopedia.com/t

Heat transfer merupakan sebuah mekanisme pelabelan yang dilakukan dengan cara menempelkan kertas transfer pada kain lalu disetrika atau bisa menggunakan mesin hot press. Panas itulah yang akan mentransfer gambar serta teks ke bahan pakaian, sehingga label dapat menempel sempurna dan tahan lama. Label heat transfer memuat informasi ukuran (size), brand, serta instruksi pencucian.

Beberapa brand pakaian pun lebih banayak menggunakannya karena lebih nyaman dan tidak mengganggu kenyamanan.

2.       Label Temporary

Tak seperti label permanen, temporary label adalah jenis label yang lebih sering digunakan sebagai pelengkap. Label ini bisa dilepas, umumnya berupa hang tag atau stiker.

·         Hang Tag

Meski kebanyakan dibuat dari kertas, mika maupun acrylic, hang tag masih tergolong dalam jenis label baju lho. Tag ini memuat informasi produk yang meliputi nama merk, keterangan bahan, ukuran serta barcode. Dinamakan hang tag karena pemasangannya dengan cara digantung meggunakan tali atau dikaitkan pada kancing baju. 

Mengingat sifatnya temporary alias tidak permanen, hang tag bebas dilepas kapan saja tanpa meninggalkan bekas. Selain itu, berikut beberapa keuntungan tag bagi dari sisi konsumen maupun pelaku usaha:

-          Media promosi yang efektif

-          Harga lebih terjangkau dan cara pengaplikasiannya mudah.

-          Memperkuat product branding

-          Hang tag yang unik guna mengidentifikasi keaslian barang dan menghindari pemalsuan.

-          Konsumen mengetahui informasi penting terkait produk.

·         Label Sticker

Terakhir ada label sticker yang lebih kerap diaplikasikan sebaga pengganti atau alternatif untuk hang tag. Label stiker hanya berisi informasi tentang ukuran atau keterangan lain.

Itu dia beberapa informasi seputar jenis label baju berikut fungsi dan kegunaannya. Udah dapet gambaran mau pake jenis label mana untuk merk fashionmu? Yang terpenting adalah pertimbangkan kesesuaiannya yaa. 

Komentar0

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait