Pentingnya Priming (Gesso) Dalam Mempersiapan Kanvas Lukis

Melapisi permukaan kanvas atau bahan lain yang digunakan untuk melukis adalah sebuah keharusan. Betapapun menariknya sekadar menerapkan cat minyak atau akrilik ke kanvas lukis saat mendapat inspirasi, pelapisan atau disebut juga priming tetap langkah yang tak boleh kamu lewati. Apalagi jika kamu ingin menciptakan sebuah karya lukis berkualitas baik dan tetap awet meski dimakan waktu.
Prosesnya bisa berbeda-beda di setiap bahan, ukuran, jenis cat dasar, serta underpainting. Yuk, cari tahu tentang berbagai tahapan priming dalam menyiapkan kanvas lukis.
Seberapa Penting Proses Priming?Tujuan dan fungsi utama priming ialah melindungi kanvas lukis dari pembusukan. Dengan kata lain, cat akan menempel secara baik di permukaan dan tidak meresap ke dalam serat kain kanvas. Pada proses lukis menggunakan pewarna berbasis minyak, cat dasar dapat membantu meminimalisir noda kusam yang mungkin timbul dan membuat warnanya lebih menonjol.
Priming memberi landasan yang rata dan permukaan lebih halus. Sapuan kuas pun bisa mengalir dengan begitu lembut sehingga cat akan menempel sempurna di latar kanvas. Saat primer mengering, ia akan meregang dan memadatkan serat kanvas serta mengencangkannya.

Banyak pelukis menggunakan gesso akrilik untuk cat berbahan dasar minyak dan akrilik. Khusus untuk cat minyak, kamu juga bisa memanfaatkan primer berbahan dasar pelarut. Tapi sebelum itu, kamu perlu melakukan sizing pada kain kanvas menggunakan lem kulit kelinci.
Jika kamu ingin melukis pada kanvas katun menggunakan cat minyak atau akrilik, maka primer akrilik gesso adalah opsi terbaik. Sedangkan untuk kanvas linen, kamu dapat aplikasikan primer akrilik atau primer minyak. Kanvas lukis linen yang tebal lebih sulit dilapisi atau diregangkan karena tidak mudah merapikan permukaannya. Namun tetap tak bisa dipungkiri jika hasil lukisan pada kain linen memang paling halus, kaku dan sangat awet.
Apa Itu Gesso?
Kaum pecinta seni terutama bidang lukis tentu pernah mendengar tentang ‘gesso’. Yaps, itulah cairan yang biasa digunakan untuk melapisi kanvas lukis maupun benda lain. Berasal dari bahasa Italia ‘gesso’ berarti 'kapur' atau 'plester’. Fungsi utamanya adalah menutupi rongga atau celah media sebelum dilukis agar lebih solid.
Gesso terbuat dari bahan pengikat yang dicampur dengan gypsum, pigmen putih atau kapur. Disebut juga ground atau primer dan bisa diaplikasikan pada kanvas maupun penyangga kayu. Sekilas gesso terlihat sangat mirip cat akrilik putih tapi lebih tipis. Ia menjadi keras saat mengering dan membuat kanvas lebih kaku.
Melindungi penyangga dari cat dan mencegah cat meresap ke dalam tenunan kanvas, Salah satu keunggulan gesso yaitu bisa mengaplikasikannya ke hampir semua permukaan lalu mengecatnya dengan pewarna akrilik.
Gesso akrilik kerap dipilih karena memiliki daya serap yang baik untuk proyek melukis dengan cat akrilik. Jika ingin mempertahankan warna alami kanvas maka gunakanlah primer gesso bening. Namun perlu diketahui bahwa kedua jenis primer tersebut mungkin tidak bekerja maksimal pada cat minyak.
Kegunaan Gasso
Meski kegunaan utama gesso adalah melapisi permukaan sebelum melukis, seniman juga memanfaatkannya untuk beberapa tujuan. Diantaranya yaitu:
· Art Journaling
Percaya nggak percaya, tapi faktanya banyak seniman melapisi kertas laporan atau Art Journal mereka dengan Gesso. Hasilnya pun sangat menakjubkan sebab kertas menjadi lebih tebal dan kaku, sehingga dapat meminimalisit kemungkinan cat menembus ke belakang kertas.
Jadi, jangan kaget kalau kamu mendapati beberapa tutorial pembuatan dan menemukan bahwa kertas journal itu tampak begitu tebal. Karena para seniman memang sudah melapisinya dengan Gesso atau heavy Gell.
· Menciptakan Tekstur
Meski ini bukanlah tujuan utama penciptaannya, namun beberapa pelukis memakai gesso untuk memperoleh tekstur tebal pada lukisan. Atau lebih tepatnya supaya bisa menghemat penggunaan cat warna.
Itu sangat mungkin terjadi, mengingta karakter Gesso yang lebih padat dibanding cat acrylic. Walau demikian, kamu harus tahu kalau tidak semua merk bisa dimanfaatkan untuk fungsi ini ya.
· Repurpose Lukisan
Banyak pelukis mengandalkan Gesso untuk repurpose atau mengecat kembali lukisan lama agar terlihat seperti baru. Misalnya, suatu ketika kamu melukis tapi merasa hasilnya kurang maksimal atau karena beberapa hal tak terduga karya yang baru saja kamu pajang tergores atau rusak. Daripada membuangnya, lebih baik tutup obyek yang rusak menggunakan gesso lalu gantikan dengan gambar baru.
· Restorasi
Restorasi ini tak jauh berbeda dengan repurpose, hanya berbeda di umur lukisan. Ketika kamu punya lukisan lama dan beberapa bagiannya butuh perbaikan, tutupilah bagian jelek tersebut dengan gesso. Kemudian kita perbaiki obyeknya sesuai keinginan. Kalaupun lukisan itu tampak mewah dan sangat mahal lebih baik serahkan pada ahlinya saja.
· Menghasilkan Warna Apa Adanya
Sifat gesso memang menyerupai cat acrylic, akan tetapi hasil akhirnya cenderung doff dan tidak memiliki efek glossy setelah kering. Saat kamu melukis di atas kayu atau media berwarna gelap maka hasilnya akan menjadi transparan dan sulit memperlihatkan vibran, biasanya warna seolah hilang atau harus berkali-kali untuk bisa mendapatkan warna yang solid.
Itu dia beberapa peran penting gesso atau priming dalam art material . Karya lukis terbaik tak hanya membutuhkan keahlian tetapi juga pemilihan bahan terbaik diikuti perlakuan awal yang tepat.
Nah, kalau Sobat Bahankain sedang mencari supplier kain untuk bahan kanvas lukis, maka BahanKain.id bisa jadi pilihan terbaik. Kami menyediakan berbagai jenis kain kanvas berkualitas dengan beragam spesifikasi. Ada jenis kanvas natural, ada juga yang sudah diproses finish. Minimal pembelian 1 meter saja, lho.
Cek spesifikasi kainnya di kategori usage produk Kanvas Lukis.
Atau hubungi customer service kami untuk info detail produk, pemesanan serta informasi tekstil lainnya.
Sobat juga bisa membeli kain kanvas melalui Shopee atau Tokopedia di store Mekar Jaya Tekstil.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!




