4 Jenis Mesin Obras Serta Kegunaannya

Obras merupakan salah satu teknik jahitan yang kerap diaplikasikan untuk merapikan tepi kain agar tidak merusak serat. Teknik finishing ini membuat pakaian terlihat lebih rapi dan kuat. Detail obras dilakukan menggunakan mesin obras atau overlock sewing machine dengan tiga hingga enam benang. Mesin tersebut dilengkapi pisau yang bisa memotong tepi kain secara bersamaan.
Tujuan utama penggunaan obras adalah menggabungkan dua potong kain serta mencegah benang-bennag halus di pinggiran kain. Pinggiran kain pun tidak akan rontok atau berserabut. Selain itu, berikut beberapa keuntungan penggunaan mesin obras:
· Meningkatkan kualitas dan kekuatan jahitan sehingga pakaian lebih awet.
· Merapikan jahitan agar serat kain tidak terurai dan berantakan.
Yuk, mengenal lebih jauh tentang mesin obras. Simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya.
Sejarah dan Perkembangan Mesin Jahit
Penemuan mesin obras berawal dari sebuah permasalahan dimana serat pada pakaian yang terurai meski sudah dijahit. Hal itu terjadi karena kampuh atau bagian kain yang tersisa diluar batas jahitan tidak dikunci (overlock). Sehingga terciptalah teknik dan mesin obras dalam dunia konveksi yang pertama kali diperkenalkan oleh Joseph Millard Merrow.

Diketahui Joseph adalah pemilik perusahaan mesin di Inggris bernama Merrow Machine Company. Awalnya ia hanya menjalankan bisnis toko mesin hingga akhirnya berkembang menjadi sebuah pabrik pembuatan mesin rajut (crochet machine) pada tahun 1877.
Selang beberapa waktu, JM. Merrow juga menemukan teknologi mesin jahit dengan sistem overlock (overlock sewing machine) yang sangat membantu meningkatkan kualitas pakaian. Alat bantu ini kemudian diperkenalkan secara luas ke pabrik-pabrik garmen maupun konveksi.
Usahanya sempat mengalami kerugian besar akibat sebuah tragedi kebakaran yang pada tahun 1887. Ia pun memindah perusahaannya ke Hatford, ibukota negara bagian Connecticut Amerika Serikat dan bertransformasi menjadi produsen mesin jahit overlock.
Merrow Machine Company mampu bertahan dan berkembang jadi produsen overlock sewing machine hingga abad 21. Mesin overlock tersebut kemudian dikenal sebagai mesin obras dan dipakai oleh penjahit dan produsen busana di seluruh dunia. Dilengkapi pisau pemotong sehingga mampu menjahit sekaligus memotong tepi kain secara bersamaan. Sehingga menghasilkan tepian yang rapi serta menjaga serat kain agar tidak mudah terurai. Berkat mesin ini, busana jadi lebih berkualitas dan tahan lama.
Jenis-jenis Mesin Obras
Setidakny ada 4 jenis mesin obras dimana masing-masing memiliki fitur dan fungsi khusus. Berikut beberapa tipe mesin overlock yang umum dipergunakan dalam industri tekstil:
1. Obras 3 Benang
Mesin obras 3 benang adalah varian yang paling sederhana dan kerap digunakan oleh penjahit-penjahit umum. Pada dasarnya alat ini dipakai untuk menyelesaikan pembuatan busana-busana dasar maupun proyek rumah tangga. Terutama menangani bahan-bahan ringan hingga sedang.
2. Obras 4 Benang
Sesuai namanya, mesin obras 4 benang mempunyak kemampuan untuk menggunakan empat benang sekaligus dan menghasilkan jahitan yang kuat dan lebih stabil. Fungsi dasarnya masih sama, yaitu merapikan pinggir kain. Tapi lebih umum dipergunakan dalam penyelesaian jahitan pada kaos atau bahan lain yang lebih tebal dan elastis.
3. Obras 5 Benang
Berikutnya ada mesin obras 5 benang yang kerap dipakai untuk merapikan jahitan pada celana tebal khusunya jeans. Mesin ini terbilang canggih dan sering dimanfaatkan dalam lingkungan produksi industri pakaian jadi.
Penggunaan lima benang sekaligus akan menciptakan struktur jahitan yang sangat kuat dan elastis. Sehingga mesin ini cocok menangani berbagai jenis kain dengan aplikasi yang berat.
4. Obras 6 benang
Terakhir, ada mesin obras 6 benang yang merupakan varian paling canggih dan menghasilkan konstruksi jahitan paling kuat. Penggunakan enam benang sekaligus akan memberi kekuatan ekstra pada jahitan, menjadikannya pilihan pas untuk menangani kain sangat tebal, elastis, atau berlapis-lapis.
Jenis jahitan yang dihasilkan pun cukup bervariasi seperti jahitan overlock, flatlock, hingga jahitan rantai. Kemampuan luar biasa dari mesin ini menjadikannya ideal untuk menangani pembuatan pakaian olahraga, baju renang, dan pakaian dalam yang butuh jahitan kuat serta tahan terhadap tarikan maupun gerakan tubuh.
Itu dia pembahasan tentang sejarah, jenis serta penggunaan mesin obras. Pada prinsipnya tiap mesin didesain untuk menyelesaikan satu proyek-proyek tertentu. Mereka juga mempunyai fungsi, kelebihan serta kekurangannya masing-masing.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



