Tips Memilih Ikat Pinggang Fashion Untuk Wanita

Bajumu kebesaran? Atau pengen tampil rapi namun tetap stylish? Alih-alih memasukkan atasan ke dalam celana atau rok, coba gunakan ikat pinggang fashion di atas baju atau dress yang kamu pakai. Hasilnya sudah pasti fashionable dan rapi maksimal.
Simak ulasan berikut kalau kamu pengen mencoba trik ini!
Jenis Ikat Pinggang Fashion
Pada dasarnya, fungsi utama ikat pinggang adalah untuk mengencangkan bawahan, baik berupa celana atau rok. Tetapi pada akhirnya dunia mode berhasil mengubah item ini jadi aksesori fashion khususnya bagi kaum hawa. Dengan modifikasi desain, bentuk ikat pinggan kini makin variatif dan terkesan minimalis sehingga cocok saat dikombinasikan dengan beragam atasan.
Ikat pinggang bisa jadi salah satu trik untuk menyulap baju yang kebesaran jadi fit body, memberi kesan lebih ramping atau sebagai statement piece. Penampilan pun jadi lebih maksimal, terkesan chic dan stylish dengan sentuhan personal yang feminism. Tentunya hal itu harus diiringi trik padu padan yang sesuai.
Nah, berikut beberapa model ikat pinggang uang bisa kamu tambahkan dalam OOTD harianmu.
1. Leather belt
Kulit atau leather adalah jenis bahan yang paling populer digunakan untuk membuat ikat pinggang perempuan. Jika didasarkan pada bahan bakunya, leather belt dapat dibedakan menjadi beberapa jenis yaitu kulit asli (genuine leather), kulit buatan (synthetic leather), kulit gandum, dan suede.

Kamu juga bisa menemukannya dalam beragam variasi gaya maupun warna. Meski kebanyakan perempuan lebih menyukai warna-warna netral seperti hitam, cokelat, dan putih yang mudah dipadupadankan.
Jenis ikat pinggang yang satu ini akan cocok dipadupadankan dengan model outfit apapun. Namun gayanya cenderung santai sehingga lebih pas digunakan untuk menciptakan casual look.
2. Dress belt
Sesuai namanya, dress belt merupakan tipe ikat pinggang yang sering dikombinasikan dengan baju terusan (dress) atau celana panjang. Variasi warna dan gayanya juga beragam, ada yang strapnya dibuat dari kulit berdesain lebar hingga belt mini berbahan metalik dengan tambahan embellishment mencolok.

Perempuan sering mengenakan belt di atas dress sebagai aksen tambahan untuk mempertegas bentuk tubuh serta memberi statement atau efek tubuh yang lebih ramping.
Baca Juga: |
3. Wide belt
Wide Belt atau sabuk lebar merupakan salah satu ikon retro di era '90an yang cocok dikombinasikan bersama gaun midi dan sepatu boot. Lebarnya melebihi ukuran standar sehingga tidak akan bisa masuk ke lubang ikat pinggang celana.

Biasanya, wide belt dipakai di atas dress atau tunik untuk memberi efek ramping serta mempertegas bentuk tubuh. Ada banyak variasi wide belt, mulai dari bahan kulit, elastic blend, hingga dilengkapi perhiasan cantik nan glamor.
Wide belt lebih umumnya digunakan sebagai hip slung belt (dipakai pada area mendekati pinggul) untuk menghasilkan ilusi tubuh semampai.
4. Braided belt
Berikutnya ada jenis ikat pinggang berbentuk jalinan kepang yang umumnya dibuat dari bahan kulit nylon atau material sintetis lain, itulah braided belt. Kamu bisa belt ini untuk tampil dengan look yang lebih kasual.

Bentuk bridge belt sangat khas dilengkapi gesper akan memberi keseimbangan antara fungsi dan gaya. Tersedia dalam beragam warna strap polos, meliputi coklat, hitam, merah, abu-abu dan metalik. Ada pula yang memiliki detail motif atau kombinasi warna-warna unik.
5. Woven belt
Jenis sabuk ini cukup fleksibel dan cocok sebagai elemen tambahan untuk tampil dengan gaya kasual. Kebanyakan woven belt dibuat dari material polyester, atau kanvas dan tersedia dalam beragam pilihan warna maupun motif.
6. Elasticized belt
Sabuk elastis alias Elasticized belt merujuk pada jenis ikat pinggang model klasik berhiaskan buckle atau pengait logam. Variannya yang beragam membuatnya mudah dipadukan dengan hampir semua outfit. Entah itu celana jeans, rok, dress, ataupun gamis. Belt elastis juga hadir dalam ukuran strap kecil atau slim belt yang menciptakan ilusi waistline (garis pinggang).
7. Obi belt
Terakhir ada obi belt yang merupakan opsi paling tepat untuk membuat kesan pinggang ramping. Ikat pinggang dengan lebar besar ini mampu memberi ilusi pinggang yang tertutup sempurna.
Tips Memilih Ikat Pinggang Wanita
Masih bingung memilih ikat pinggang yang pas sebagai pelengkap tampilanmu? Simak dan cobalah beberapa tips berikut ini ya!
1. Pilih yang ukurannya sesuai
Pengen tampil sederhana dan minimalis tapi tetap elegan? Kamu bisa memilih ikat pinggang dengan lebar 2–3 cm. Ukurannya pas pas sebagai pemanis saat mengenakan dress dan rok untuk kamu yang kurang suka tampil bold. Kamu juga dapat mengenakannya dalam keseharian agar senantiasa terlihat rapi.
Sementara belt lebar 4–5 cm akan menambah kesan penampilan ekstra bold. Ukuran ini juga lebih kuat menahan celana atau rok supaya tidak melorot.
Perhatikan juga panjang ikat pinggang, terutama bagi pemiliki tubuh plus size. Sebab, mayoritas ikat pinggang dibuat dalam panjang standar
2. Pilih berdasarkan bahannya
Tiap bahan ikat pinggang memberi kesan berbeda pada penampilan. Berikut diantaranya:
· Bahan kulit, menunjang tampilan formal dan smart casual
Belt kulit asli maupun sintetis selalu pas buat kamu yang menginginkan tampilan formal saat bekerja atau menghadiri acara resmi. Warna-warna netral, seperti hitam, cokelat, atau putih adalah kombinasi sempurna untuk formal atau smart casual look.
· Bahan tekstil, fleksibel dan desain beragam
Kanvas, nilon dan linen twill cukup lumrah ditemukan pada beberapa jenis ikat pinggang seperti obi belt. Teksturnya tidak kaku sehingga mudah dimodifikasi jadi beragam model ikat pinggang.
Pilihan warnanya yang lebih colorful dengan karakter ringan, ikat pinggang berbahan tekstil akan nyaman dikenakan. Karena sama-sama berbahan dasar kain, belt tipe ini akan memberi kesan lebih serasi.
· Logam, terkesan mewah
Biasanya logam hanya diaplikasikan sebagai material buckle. Tapi belakangan ini banyak produsen memodifikasinya jadi strap ikat pinggang.
Sayangnya, metal belt cukup berbobot dan kurang mampu menahan bawahan agar tetap di posisinya. Meski kurang fungsional, tapi ikat pinggang ini tetap jadi favorit para wanita karena kesan mewahnya.
· Karet elastis, memberikan fleksibilitas
Ikat pinggang dengan kombinasi karet elastis umumnye lebih ringan dan fleksibel sehingga mudah dikenakan. Tak perlu repot-repot mengukur lingkar pinggang karena belt mampu menyesuaikan bentuknya. Ikat pinggang tipe ini lebih direkomendasikan bagi pemilik pinggang plus size.
3. Sesuai dengan gaya busana
Tiap jenis ikat pinggang juga menampilkan gaya tersendiri. Jadi, penting untuk memilih ikat pinggang yang sesuai agar lebih fungsional serta mengoptimalkan penampilan. Berikut model dan karakteristik dari setiap belt.
· Tampil elegan dengan elasticized, chain, dan slim belt
Sentuhan warna logam yang sleek membuat elasticized belt terlihat makin elegan. Namun, bila kamu menginginkan look elegan yang lebih glamor, maka pilihlah chain belt (sabuk logam) dengan kilau lebih maksimal. Ikat pinggang ornamen mutiara juga bisa jadi alternatif untuk performa glamorous elegant.
· Praktis dan mudah dengan woven, ring, dan knot belt
Pengen sabuk yang benar-benar bisa fit di pinggang? Woven belt jawabannya. Strap yang berpori memungkinkan jarum buckle disematkan ke seluruh bagian ikat pinggang. Akan lebih aman lagi dengan ring belt karena tidak memiliki buckle. Atau knot belt yang lebih simpel, dengan menyimpul bagian ujung sabuk. Padukan bersama gamis atau dress.
· Tampil kekinian dengan corset, obi dan wide belt
Jika kamu cukup percaya diri untuk tampil stand out, tak ada salahnya mencoba corset belt atau obi belt. Jenis ikat pinggang tersebut akan memberi tampilan lebih berani dengan sentuhan retro. Padukan bersama dress, gamis, atau kemeja oversized.
Itu dia jenis-jenis ikat pinggang wanita serta beberapa tips untuk memilihnya. Gimana nih Sobat, udah dapet gambaran mau pakai model yang mana? Apapun pilihanmu, pastikan ia sesuai dengan baju dan look yang ingin kamu tampilkan ya. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



