7 Tanda Mesin Cucimu Mulai Rusak, Jangan Abaikan!

“Jangan pernah abaikan hal-hal kecil, atau kamu harus siap untuk kehilangan sesuatu yang lebih besar”, kata-kata itu memang sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Satu diantaranya yaitu masalah-masalah kecil pada mesin cuci yang bisa berujung pada kerusakan parah jika terus diabaikan.
Hambatan kecil seperti bak cuci tidak bisa berputar memang sangat menjengkelkan karena menghambat rutinitas di rumah. Kendala-kendala itu sangat mungkin terjadi, terlebih kalau umur mesin cucimu sudah cukup lama.
Kadang beberapa langkah sederhana, saja sudah cukup mengatasi. Tapi jika kasusnya makin banyak dan kompleks mungkin sudah saatnya kamu menabung untuk mesin cuci baru. Nah, berikut beberapa sinyal yang menandakan bahwa mesin cuci kesayanganmu sudah mulai rusak!
7 Tanda Mesin Cuci Mulai RusakMemiliki mesin cuci bukan lagi keinginan atau gengsi melainkan kebutuhan vital dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi mereka yang tak punya banyak waktu untuk sekedar mengurus baju kotor. Peran mesin cuci sangat krusial bagi rumah tangga modern karena efektif menangani pakaian atau perlengkapan tidur yang kotor secara praktis.

Oleh sebab itu, kamu harus selalu sigap jika suatu saat mesin andalanmu itu tak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Kerusakan mesin cuci bisa dideteksi sedini mungkin melalui beberapa tanda, diantaranya yaitu:
1. Tabung atau drum mesin cuci tidak berputar
Kendala pertama yang menjadi sinyal bahwa mesin cuci mulai rusak adalah tabung cuci atau tabung pengering tidak bisa berputar atau siklus perputarannya tidak normal. Permasalahan tersebut kemungkinan disebabkan oleh beban cucian yang tidak seimbang. Entah jumlah cucian yang terlalu banyak atau justru terlalu sedikit, maupun kerusakan di bagian sabuk atau saklar penutup.
Hal itu tentu bisa membuat proses pencucian atau pengeringan pakaian jadi terhambat. Dan mau tidak mau kita harus beralih ke mode manual alias cuci menggunakan tangan.
2. Timbul bunyi berisik saat mencuci
Salah satu pertanda mesin cuci rusak yang paling sering terjadi adalah munculnya bunyi berisik selama siklus pencucian. Normalnya mesin cuci tidak mengeluarkan bunyi berlebihan ketika dioperasikan.
Suara bising saja timbul karena tempat meletakkan mesin cuci yang tidak rata atau beban muatan yang melebihi kapasitas. Jika penyebabnya memang kedua hal itu, kamu hanya perlu menyesuaikan kerataan tempat atau mengurangi muatannya. Namun, selalu ingat bahwa hal mungkin hanya bisa dilakukan pada pertengahan siklus mesin cuci bukaan atas.
Kalau cara itu ternyata tidak mengatasi, artinya kamu perlu mengecek bagian dalam bak cuci. Mungkin ada drum atau dudukan motor yang kendor dan harus dikencangkan.
3. Tagihan listrik membengkak
Tagihan listrikmu tiba-tiba membengkak? Cepat cari tahu penyebabnya. Sebab hal itu bisa menjadi pertanda bahwa mesin cucimu tidak berfungsi secara normal. Sehingga ia menggonsumsi daya listrik secara berlebihan.
4. Tabung tidak terisi air
Mesin cuci 1 tabung dibekali pengatur takaran air yang bekerja secara otomatis. Salah satu tanda kerusakannya adalah ketika drum mesin cuci gagal mengisi air secara normal saat mulai dioperasikan. Akibatnya, siklus pencucian jadi terhambat karena jumlah air yang tidak tepat.
Drum atau tabung adalah komponen penting pada mesin cuci dan harus beroperasi penuh untuk menghasilkan pakaian yang bersih. Tabung tidak terisi air pada awal siklus mungkin saja terjadi karena beberapa alasan. Seperti halnya selang yang terlipat, keran air dalam posisi mati, katup pemasukan air rusak, atau filter mesin cuci tersumbat.
5. Mesin cuci bocor
Jika kamu mendapati genangan air di bagian bawah mesin cuci, mungkin saja itu adalah tanda kebocoran dan harus segera diatasi. Kebocoran air biasanya terjadi karena sambungan selang yang rusak atau lepas.
Segera bersihkan, jangan berharap air akan mengering sendiri dengan membiarkannya terlalu lama. Sebab hal itu justru bisa memicu kelembapan pada dudukan mesin dan menimbulkan jamur. Permasalahannya mungkin saluran mesin cuci tersumbat, yang perlu ditangani langsung oleh ahlinya.
6. Ada bau yang tak kunjung hilang
Mesin cuci bukaan depan lebih rentan ditumbuhi jamur dan lumut penyebab bau tak sedap. Hal tersebut bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih parah jika tidak segera diatasi. Itulah salah satu alasan kenapa mesin cuci bukaan depan harus dibilas, dikeringkan, dan membiarkan pintunya terbuka sebentar setelah digunakan.
7. Mesin cuci tidak bisa beroperasi
Pada kondisi yang paling parah, mesin cuci tidak bisa dinyalakan meskipun sudah menekan berbagai tombol. Masalah ini biasanya disebabkan oleh kerusakan sistem kelistrikan dalam mesin cuci.
Kadang, muatan cucian yang terlalu bisa mengakibatkan guncangan cukup keras hingga menarik kabel dari jaringan listrik. Jika mesin cuci masih terpasang, kabel listrik harus langsung dicolokkan ke sumber listrik (stop kontak), bukan kabel ekstensi atau pelindung lonjakan arus.
Hal itu karena motor mesin cuci akan menyerap lebih banyak daya apabila hanya terhubung dengan kabel ekstensi. Akibatnya motot jadi terlalu panas lalu mati. Saat hal itu terjadi, kamu harus membiarkan mesin cuci selama beberapa saat hingga benar-benar dingin. Setelah itu, barulah kamu bisa menggunakannya kembali.
Kalau ternyata permasalahannya bukan sumber listrik, kemungkinan ada kerusakan kabel di rumah atau mesin cuci itu sendiri. Tapi jangan coba-coba memperbaikinya, kecuali kamu adalah seorang ahli kelistrikan berlisensi.
Itu dia 7 sinyal yang menandakan bahwa mesin cucimu memerlukan perbaikan. Mesin cuci yang mulai rewel perlahan dapat menguras isi dompetmu. Kadang membeli baru justru lebih solutif meski cukup berat di awal, tetapi dapat menghemat uang dalam jangka panjang. Asal selalu perhatikan perawatannya, jangan pernah mengulang kesalahan yang sama. Semoga bermanfaat ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



