8 Tips Memilih Sepatu Lari (Running Shoes) Yang Nyaman

Pernah nggak sih, tiba-tiba otot kakimu terasa nyeri saat sedang jogging atau lari? Sebagian orang mungkin mengira kalau itu terjadi karena kaki memang sudah terlalu letih. Padahal ada banyak faktor yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri di kaki. Salah satunya adalah memakai sepatu yang kurang nyaman atau tidak cocok untuk melakukan latihan fisik, khususnya lari.
Yups, memilih sepatu lari memang tak semudah yang dibayangkan. Sebab pertimbangannya bukan lagi tentang tampilan atau harga, melainkan kualitas dan kenyamanan. sepatu running yang nyaman adalah kunci menjadikan olahraga lari sebagai rutinitas yang bermanfaat sekaligus menyenangkan. Karena secara tidak sadar, sepatu yang nyaman bisa membuatmu betah berlari lebih lama dan sering
Biasanya running shoes didesain agak berbeda dengan jenis alsa kaki lainnya. Baik dari segi bentuk, berat, hingga tingkat kenyamanan sepatu selama dipakai. Hal itu
Lantas, apa sajakah yang perlu dipertimbangkan saat memeilih sepatu lari? Simak ulasannya yuk!
Tips Memilih Sepatu Lari (Running Shoes)Pemilihan running shoes yang tepat adalah satu langkah penting ketika hendak memulai rutinitas olahraga lari. Tak hanya membuat pengalaman berlari lebih nyaman namun juga membantu mengurangi risiko cedera.

Berikut adalah beberapa tips untuk memilih sepatu lari bagi pemula:
1. Bantalan empuk
Demi keamanan sekaligus keamanan, selalu pertimbangkan sepatu olahraga dengan permukaan atau bantalan yang empuk. Bantalan tersebut sangat dibutuhkan ketika berlari karena dapat meredam benturan pada kaki. Juga mengurangi kelelahan sekaligus tekanan pada sendi-sendi kaki, seperti di pergelangan kaki, lutut dan pinggul.
Bantalan pada sepatu akan membantu menyesuaikan bentuk kaki dengan kontur jalanan yang menjadi track lari. Ukurannya cukup beragam, jadi pilihlah yang pas dan terasa nyaman saat dipakai berlari. Hindari sepatu dengan bantalan terlalu tinggi supaya kaki tidak mudah kram atau pegal.
2. Ukuran pas
Sepatu yang kekecilan atau kebesaran akan membuatmu merasa tidak nyaman. Jadi, pastikan memilih sepatu lari yang sesuai dengan ukuran kaki.
Dikutip dari UCSF Health, salah satu tips menentukan ukuran sepatu untuk olahraga adalah dengan menaikkan setengah angka dari ukuran sepatu yang biasa dipakai. Hal itu karena kaki bisa membengkak saat berlari sehingga tersedia ruang untuk pembesaran kaki ini. Ruang lebih luas akan membuat kaki tetap nyaman dan leluasa bergerak selama berlari.
3. Bersirkulasi baik
Hampir semua jenis olahraga, termasuk lari, membutuhkan sepatu yang memiliki sirkulasi udara yang baik. Pasalnya, saat berlari, kaki menghasilkan banyak keringat. Jika sepatu tidak memiliki ventilasi yang baik, kelembaban akan terperangkap di dalam sepatu.
Bagian dalam sepatu yang terlalu lembap dapat meningkatkan risiko iritasi kulit, lecet, bahkan infeksi jamur. Kaki yang terlalu panas dan lembab juga terasa tidak nyaman sehingga bisa mengganggu konsentrasi. Sebaliknya, sepatu dengan sirkulasi udara yang baik membuat kaki tetap sejuk dan kering sehingga terus merasa nyaman selama berlari.
4. Dilengkapi bantalan tumit
Tak hanya di dalam sepatu, bantalan di sekitar tumit juga diperlukan. Beberapa jenis sepatu menggunakan bantalan yang tebal sementara yang lain lebih mengandalkan bentuk.
Hal yang harus diperhatikan dalam tips memilih sepatu lari adalah bantalan belakang yang mencengkram tumit. Pastikan juga lengkungan tersebut tidak mengiritasi tumit ketika berlari.
5. Alas karet dan busa
Memilih sepatu lari dengan alas kuat saja tidak cukup, karena yang paling dibutuhkan adalah jenis material yang pas agar gerakan lari dapat maksimal. Salah satunya dengan material alas karet atau busa untuk meningkatkan pantulan atau fleksibilitas.
Bahan ini diketahui lebih tahan banting tanpa menambah berat atau kekakuan pada sepatu. Bentuk tapak dengan karet ini juga dapat meningkatkan stabilitas yang diinginkan di bawah kaki.
6. Dilengkapi bantalan tumit
Tak hanya di dalam sepatu, bantalan di sekitar tumit juga diperlukan. Beberapa jenis sepatu menggunakan bantalan yang tebal sementara yang lain lebih mengandalkan bentuk.
Hal yang harus diperhatikan dalam tips memilih sepatu lari adalah bantalan belakang yang mencengkram tumit. Pastikan juga lengkungan tersebut tidak mengiritasi tumit ketika berlari.
7. Pertimbangkan kelenturan sepatu
Dalam mencari sepatu olahraga lari, sepatu olahraga dengan kelenturan yang baik sangat diperlukan agar ketika berlari sepatu olahraga dapat mengikuti gerakan kaki dengan fleksibel dan tidak kaku.
Terutama pada bagian sepatu yang akan menekuk saat berlari. Sepatu olahraga lari yang kaku akan membuat kaki tidak nyaman dan berpotensi menyebabkan cedera.
8. Sesuaikan dengan trek
Cara memilih sepatu lari selanjutnya yaitu dengan mempertimbangan kondisi track yang akan dilalui saat berlari. Sebenarnya sepatu running terbagi menjadi 3 jenis, yaitu road-running shoes, trail-running shoes, dan cross-training shoes.
· Road-running shoes berlaku bagi para pelari yang biasanya lari di jalan, trotoar, atau lapangan yang datar dan keras.
· Trail-running shoes digunakan untuk lari di di trek yang naik-turun, seperti di perbukitan dengan jalan tanah tidak rata yang dipenuhi batu, lumpur, atau akar pepohonan. Trail-running shoes memberikan stabilitas pada kaki untuk menghadapi jalur yang ekstrem.
· Sementara itu, sepatu lari jenis cross-training shoes dirancang untuk olahraga di dalam ruangan atau studio, misalnya olahraga di gym atau untuk latihan crossfit.
Itu dia tips-tips memilih sepatu lari yang bisa kamu terapkan. Jangan sampai olahraga yang harusnya memberi kesehatan justru berujung cedera ya. Semoga bermanfaat, Sobat Bahankain!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



