6 Tugas Penting Bridesmaid dan Groomsmen, Bukan Sekedar Berseragam

Sangat memorable sekaligus menyenangkan, sensasi itulah yang akan kamu rasakan ketika menjadi seorang bridesmaid maupun groomsman. Sebuah kehormatan dan kesempatan untuk membuat kenangan indah bersama sahabat maupun kerabat terdekat dalam acara pernikahan mereka.
Pernikahan jadi salah satu momen yang sangat membahagiakan dan paling ditunggu setiap pasangan. Kebahagiaan semakin lengkap jika ditemani keluarga, kerabat, sahabat dan orang-orang terdekat. Kurang lebih itulah yang menjadi alasan para calon pengantin seringkali mengundang teman-temannya sebagai pengiring pengantin alias bridesmaid.
Sekilas Tentang Bridesmaid dan Groomsman
Di jawa banyak orang menyamakan bridesmaid dengan pagar ayu. Padahal keduanya jelas berbeda, terutama dari sisi tugas dan tanggungjawabnya.
Dimana, biasanya pengiring pengantin wanita alias bridesmaid muda yang sudah cukup umur. Ia adalah seseorang yang paling diinginkan oleh pengantin wanita untuk ambil bagian dalam acara pernikahan. Bridesmaid juga ikut serta merencanakan pernikahan dan dipercaya menjadi orang terdekat mempelai wanita.

Selain mendampingi calon pengantin, sebenarnya tugas penting seorang bridesmaid sangat bervariasi lho. Tergantung seberapa banyak bantuan yang dibutuhkan pengantin wanita.
Jika mempelai wanita diiringi seorang bridesmaid, lantas bagaimana dengan calon pengantin pria? Nah, groomsmen adalah pengiring laki-laki yang tugasnya bukan sekadar berdiri tampan. Tapi juga menemani calon pengantin pria, memberi masukan, membantu perencanaan pernikahan yang akan diselenggarakan.
Tugas Bridesmaid dan Groomsmen
Lebih detailnya, berikut 6 tugas bridesmaid dan groomsmen:
1. Melayani Mempelai Calon Pengantin
Biasanya bridesmaid dan groomsmen ini terdiri dari 3–8 orang atau lebih. Tugas utamanya adalah melayani dan moodbooster bagi mempelai pria maupun wanita. Mulai dari perencanaan seluruh rangkaian acara pranikah, upacara, serta hadir di sepanjang acara. Baik itu pertunangan, pesta lajang atau bridal shower, gladi bersih, resepsi maupun prosesi lain.
Meski jalannya acara sudah diatur dalam wedding planner, pengiring pengantin bertugas mengecek kembali seluruh jadwal apakah sudah sesuai atau belum.
2. Memakai Busana Seragam
Kalau kamu melihat beberapa orang memakai "seragam" atau baju berbahan dan warna sama, bisa jadi mereka adalah tim bridesmaid serta groomsmen. Seragam tersebut diberikan oleh calon pengantin sebulan atau beberapa minggu sebelum hari-H pernikahan.
Mereka bertanggung jawab atas perlengkapan dan pengambilan seragam dari tempat busana itu sendiri. Termasuk model khusus untuk masing-masing seragam yang hendak dipakai.
3. Menyiapkan pesta lajang
Tak banyak yang mengadakan acara ini, tapi sebenarnya bridesmaid dan groomsmen lah yang bertugas mengatur pesta lajang (untuk pria) dan bridal shower (untuk mempelai perempuan). Acara tersebut bukan hanya membuat kedua mempelai bersemangat menuju hari pernikahan mereka, tetapi jugs sebagai pereda stres.
Calon pengantin yang sudah dibanjiri dengan perencanaan butuh sesuatu untuk membuat diri mereka lebih rileks. Salah satunya dengan berkumpul bersama teman dekat atau mengadakan pesta pranikah kecil-kecilan.
4. Pengiring pengantin
Peran utama pengiring pengantin adalah membuat perencanaan pernikahan dan membantu mempelai wanita sesuai kebutuhan. Bridesmaid dan groomsmen juga berjalan dalam acara resepsi jika dibutuhkan.
Selama resepsi, mereka akan berbaur dan menari bersama teman serta tamu penting lain. Mereka harus siap lebih awal untuk menyambut tamu dan mengantar ke tempat duduk. Membantu menyampaikan runtutan acara pernikahan pada para tamu, juga tugas pengiring pengantin.
5. Memberi Dukungan Mental
Jobdesk bridesmaid yang tak kalah penting namun sering terabaikan adalah memberi dukungan mental pada calon pengantin. Bahkan sebagai seorang yang ditunjuk dan dipercaya, pengiring juga harus siap menjadi tempat curhat mereka.
Sebelum menikah, tidak jarang calon pengantin wanita mengalami banyak permasalahan atau cobaan yang datang secara tiba-tiba. Calon pengantin pun bisa lelah fisik sekaligus mental. Sehingga dalam kondisi seperti ini bridesmaid harus dapat menghadirkan telinga untuk mendengarkan curhatan dan keluh kesah calon pengantin. Dengan kata lain, mereka harus bisa jadi pendengar yang baik dan siap memberi dukungan moral kapapun dibutuhkan.
6. Memastikan Kenyamanan kedua mempelai
Pengiring pengantin harus tiba di lokasi persiapan tepat waktu. Tentunya dengan semua perlengkapan, seperti seragam, sepatu, perhiasan, dan make up. Dengan begitu mereka bisa membantu pengantin wanita dalam hal:
· Menjaga dia agar tetap tersenyum dan tenang.
· Menjawab SMS, telepon, atau pertanyaan apapun yang berkaitan dengan dia
· Memastikan pengantin tetap makan dan minum secukupnya.
· Menuang perayaan bergelembung untuk dinikmati semua orang.
· Menjaga janji temu rias wajah tetap pada jalurnya.
· Membantunya berganti dan memakai gaun pernikahan, sepatu, perhiasan, atau kerudung.
Makan adalah hal terakhir yang dipikiran oleh pengantin. Sebab ssaking sibuknya menerima tamu kadang membuat mereka kesulitan membagi waktu untuk makan. Maka dari itu, pengiring pengantin harus memastikan pengantin sudah makan sebelum acara tersebut berlangsung, ya!.
Itulah tugas sebenar-benarnya seorang bridesmaid dan groomsman. Bukan sekedar memakai baju yang sama dan berfoto dengan pengantin ya. Semoga bermanfaat!
Nah, ngomong-ngomong soal pengiring pengantin, BahanKain.id punya beragam pilihan kain untuk bahan seragam bridesmaid maupun groomsmen lho. Ada jenis kain satin, velvet, tule, kain sutra dan masih banyak lagi.
Lebih lengkapnya silahkan cek di Kategori Produk kami.
Atau langsung hubungi customer service kami untuk pemesanan dan info lainnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



