Cara Menerapkan Gaya Fashion Minimalis, Sederhana Tapi Berkelas!

Sederhana tapi berkelas, itulah kesan yang dimunculkan dari gaya fashion minimalis. Jauh dari alasan, "eh, aku nggak punya baju buat hangout nih". Kamu juga nggak akan mati gaya.
Sebenarnya apa itu gaya minimalis? Dan bagaimana cara menerapkannya? Simak ulasannya yuk!
Sekilas Tentang Gaya Minimalis
Kunci dari tampilan minimalis adalah back to basic. Artinya, kamu hanya butuh outfit-outfit simpel yang tak akan ketinggalan jaman. Dimana isi lemari pakaianmu didominasi atasan serta bawahan berpotongan timeless dengan warna yang cenderung netral dan tidak terlalu mencolok. Gaya fashion minimalis tak memiliki banyak pilihan, lebih mengutamakan faktor kenyamanan dengan sentuhan lebih elegan dan berkelas.
Bisa dibilang, gaya fashion ini merupakan perwujudan dari gaya dekorasi minimalis yang lebih banyak menggunakan warna putih ditambah sentuhan warna-warna netral lain. Kamu tak butuh waktu lama untuk memilih padu padan busana yang paling tepat.
Cara Menerapkan Gaya Fashion Minimalis
Berpenampilan sederhana dengan konsep less is perfect ini jadi gaya daily fashion banyak orang di masa kini. Lemari pakaian pun menjadi lebih ringkas karena hanya akan terisi outfit-outfit yang rutin dipakai sehari-hari.

Bahkan, tak sedikit yang mengatakan bahwa pakaian-pakaian bergaya minimalis justru membuat tampilan lemari tampak lebih estetik. Gaya minimalis dalam fashion memiliki beberapa prinsip utama, yaitu:
1. Simplicity (kesederhanaan)
Fashion bergaya minimalis mengutamakan desain sederhana tanpa hiasan atau detail yang berlebihan.
2. Clean Lines (garis bersih)
Pilihlah model pakaian dengan garis dan potongan yang bersih dan tajam.
3. Neutral Colors (warna netral)
Memakai warna-warna netral seperti putih, hitam, abu-abu, dan beige sebagai palet utama dalam setiap penampilan.
4. Quality Materials (bahan berkualitas)
Mengingat gaya minimalis lebih berfokus pada kenyamanan, maka hendaknya dipilih pakaian-pakaian dari bahan berkualitas tinggi. Namun tetap memberi tampilan yang rapi dan elegan.
5. Minimal Accessories (aksesori minimalis)
Penggunaan aksesoris berpola sederhana atau menggurangi pemakaiannya akan melengkapi gaya minimalis tanpa mengesampingkan kesan yang berkelas.
Lantas, bagaimana cara menerapkan fashion minimalis sebagai daily outfit? Berikut tips yang bisa kamu lakukan:
1. Minimalist approach
Minimalist approach adalah sikap dan mindset untuk melihat kembali warna dan jumlah pakaian yang ada di lemari pakaian. Dengan kata lain, kamu harus membongkar lemari untuk memperbaiki isi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan serta memilih item yang benar-benar disukai dan pasti digunakan. Pasalnya, sebuah survei menunjukkan bahwa rata-rata orang hanya memakai 20 persen pakaian yang ia miliki. Sedangkan, 80 persen sisanya hanya terdiam di dalam lemari.
Belum lagi, waktu yang terbuang untuk menentukan model dan paduan outfit yang hendak digunakan. Makin banyak jumlah pakaian, makin lama juga waktu yang dihabiskan saat memilihnya.
Dengan menerapkan gaya fashion minimalis, kamu harus mulai yakin bahwa apapun pakaian yang kamu dipakai akan selalu nyaman dan membuatmu merasa senang. Endingnya, kamu tetap bisa tampil percaya diri dan elegan tanpa membuang banyak waktu untuk memilih outfit.
2. Declutter
Setelah memantapkan niat untuk menerapkan gaya fashion minimalis, kamu bisa mulai memilah baju menggunakan konsep decluttering. Mulailah dengan mengeluarkan seluruh isi lemari pakaianmu. Setelah itu, cobalah mengelompokkannya ke dalam empat kategori, yaitu:
· Love pile
Sesuai namanya, love pile adalah kategori pakaian yang begitu kamu sukai tanpa ragu dan kedepannya akan selalu kamu pakai.
· No pile
Kelompok no pile diperuntukkan bagi baju yang saat melihatnya kamu langsung ingin mencampakkannya. Biasanya jenis pakaian yang sebelumnya memang tidak pernah kamu keluarkan dari lemari.
· Maybe pile
Tumpukan ini bisa diisi pakaian yang dulu sangat kamu sukai tapi sekarang sudah tidak terlalu tertarik memakainya. Entah karena rusak atau mengingatkan kamu pada momen tertentu.
· Seasonal pile
Yaitu kelompok pakaian yang akan dibutuhkan pada musim atau acara-acara tertentu saja.
Selanjutnya, masukan kategori love pile ke dalam lemari dan dilanjut kategori seasonal pile. Setelah itu, buatlah keputusan untuk kategori no pile, apakah akan dijual, disumbangkan, ataukah dibuang.
Kamu dapat mengecek kembali kelompok maybe pile. Kalau ada pakaian yang masih kamu sukai namun ada sedikit kerusakan dan bisa diperbaiki maka coba sisihkan. Atau, adakah pakaian yang di kategori maybe pile tapi ternyata tidak kamu sukai. Maka lebih baik masukkan ke kategori no pile.
3. Tentukan Gaya
Langkah terakhir yang harus kamu lakukan adalah menentukan gaya fashion mu dengan jumlah baju kamu yang sudah terbatas. Mulailah dengan mencari inspirasi gaya fashion yang sekiranya kamu sukai paling menggambarkan dirimu. Cobalah beberapa style lalu pilih mana yang paling nyaman dan bikin kamu makin PD.
Setelah itu, kamu dapat memulai trik modifikasi dengan pakaianmu. Pertimbangkan setiap tone warna, aksen, dan model pakaian serta rangkaian aksesoris yang kamu punya. Setelah itu, barulah kamu bisa lakukan mix and match menggunakan isi lemari pakaianmu. Itu akan membuatmu selalu tampil kece bahkan terlihat punya banyak pilihan pakaian di lemari.
Itulah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menguasai gaya gashion minimalis. Nyatanya tampil elegan tak harus menggunakan busana dan aksesoris yang ‘wah’. Outfit basic saja sudah cukup membuat tampilanmu jadi lebih menarik dan tetap on point. Selamat mencoba!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!



