Bisakah Clodi menggantikan popok sekali pakai? Yuk, Simak Kelebihan dan Kekurangannya!

Mempunyai seorang bayi kecil mau tidak mau kita harus menyiapkan segala keperluannya. Selain baju, keperluan mandi dan selimut, ada satu kebutuhan yang tak kalah penting yaitu popok bayi. Sebagai penampung urin dan kotoran bayi, popok harus sering-sering diganti agar si kecil tetap merasa nyaman.
Selama ini banyak orang masih menggantungkan pilihannya pada pospak alias popok sekali pakai karena alasan ‘kepraktisan’. Pasti sangat boros kalau dalam sehari kita harus mengganti popok si kecil lebih dari dua kali. Dari situlah muncul permasalahan dimana diapers sekali pakai jadi penyumbang limbah terbanyak kedua di laut. Parahnya lagi, diaper butuh waktu hingga ratusan tahun agar bisa terurai.
Melihat fakta itu, bukankah sudah saatnya mencari alternatif lain. Salah satunya dengan memanfaatkan popok kain atau yang lebih sering disebut clodi alias cloth diapers.
Apa itu clodi? Lalu, apakah mungkin clodi menggantikan fungsi popok sekali pakai? Simak ulasannya berikut ini ya!
Pengertian Clodi
Clodi adalah singkatan dari cloth diaper yang terbuat dari kain dan dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menyerap banyak cairan dan tetap praktis. Ukuran clodi pun cukup bervariasi dan bisa disesuaikan dengan berat badan si kecil. Mulai dari 2,5-10 kg, 4-15kg, 7-20kg, 12-30kg. Popok kain ini biasanya sudah boleh dipakaikan untuk newborn hingga usia 1 atau 2 tahun.
Kelebihan Clodi
Mengingat bahan dasarnya berupa kain, clodi bisa dicuci dan digunakan lagi. Selain itu, berikut beberapa manfaat serta kelebihan dari popok kain:
1. Mengurangi sampah
Seperti pembahasan di atas, limbah pospak alias popok sekali pakai sangat tidak ramah lingkungan karena sangat sulit diuraikan. Selain itu, banyak pengguna pospak tidak membuang kotorannya terlebih dahulu. Tumpukan kotoran di penampungan sampah akan menimbulkan bau tidak sedap dan berisiko menyebarkan bakteri yang tidak baik bagi kesehatan.
Alhasil, beralih ke clodi adalah langkah terbaik untuk mengurangi tumpukan sampah serta berbagai isu lingkungan. Bagaimana tidak, pampers kain sendiri memang berbahan dasar serat alami, dapat dicuci dan digunakan berulang kali serta lebih mudah terurai secara hayati. Sebuah perpaduan yang sempurna!
2. Hemat
Alasan paling mendasar kenapa kamu harus beralih memakai clodi adalah menghemat. Dikatakan hemat karena satu buah clodi bisa dicuci lalu dipakai berulang kali. Ukurannya pun bisa disesuaikan dengan tubuh bayi sehingga tak perlu buru-buru membeli yang baru.
Harga satu set clodi memang jauh lebih mahal dibandingkan harga popok satuan yang sekali pakai. Tapi kalau dihitung-hitung lagi, dengan memakai clodi kamu bisa menghemat hingga Rp1.800.000,00 sampai Rp2.000.0000,00 per bulannya.
3. Sehat
Dibandingkan diaper sekali pakai, clodi juga lebih sehat karena tidak memiliki kandungan bahan kimia apapun. Biasanya pospak mengandung sodium polyacrylate yang berfungsi menyerap urine lalu merubahnya jadi gel.
Bahan kimia inilah yang kerap dikaitkan dengan berbagai permasalahan kulit si kecil seperti iritasi dan ruam popok. Popok sekali pakai juga cenderung ketat sehingga akan sangat menyiksa jika memakainya terlalu lama. Beralih ke popok kain bisa membantu menghindarkan bayi dari permasalahan tersebut.
4. Lebih nyaman dan aman
Clodi terbuat dari kain yang berkarakter halus, lembut
dan mudah menyerap cairan. Bahan tersebut akan memberi ruang bernapas untuk
kulit bayi dan tidak panas sehingga bayi akan tetap merasa nyaman.
Ukuran popok kain juga bisa diatur sesuai tubuh bayi karena dilengkapi kancing
snap atau Velcro. Lain halnya dengan popok sekali pakai, meski tersedia dalam
berbagai ukuran, tapi kadang sulit menemukan ukuran yang pas.
5. Bisa dipakai bertahun-tahun
Selain nyaman, kelebihan clodi dibanding popok sekali pakai lainnya adalah dapat digunakan hingga bertahun-tahun lamanya. Bahkan bisa diturunkan untuk anak kedua atau seterusnya. Namun harus diperhatikan cara merawat serta menyimpannya ya!
Kekurangan Popok Kain (Clodi)
Terlepas dari berbagai keunggulannya, clodi tetap punya beberapa poin minus yang harus dipertimbangkan. Diantaranya yaitu:
1. Daya serap lebih rendah
Dibandingkan pospak, daya serap clodi memang jauh lebih rendah. Daya tamping popok kain juga terbatas sehingga perlu sering-sering memeriksa dan menggantinya jika sudah mulai basah. Umumnya cloth diapers dapat menampung 200 ml cairan dan dapat digunakan selama 6 jam per hari. Beda dengan popok sekali pakai yang bisa bertahan hingga 12 jam lamanya.
2. Rentang mengalami kebocoran
Karena bahan dasarnya adalah kain, clodi lebih rentan mengalami kebocoran. Jadi, Anda mungkin tetap membutuhkan alas tidur tahan air atau perlak saat bayi tidur dengan memakai popok ini.
3. Harga terbilang mahal
Harga clodi cukup bervariasi, namun per satuannya memang jauh lebih mahal dibandingkan popok sekali pakai. Saat pertama membelinya, mungkin akan terasa berat. Namun, kalau diperhitungkan lagi barulah terlihat perbedaannya.
4. Butuh effort lebih untuk membersihkannya
Popok sekali pakai bisa langsung dibuang setelah penuh atau ketika bayi buang air besar. Berbeda jika itu popok kain, Anda harus segera membersihkan dan mencucinya agar tidak mengeras. Intensitas mencuci jadi makin sering. Waktu mengeringkannya pun cukup lama karena clodi terbuat dari kain yang berlapis-lapis. Mungkin sekitar 1 sampai 2 hari, tergantung cuaca dan jenis clodi itu sendiri.
Itu dia manfaat sekaligus kelebihan serta kekurangan clodi. Cukup sulit jika dipaksa langsung beralih ke clodi dan tidak memakai pospak sama sekali. Hal itu bisa dilakukan secara bertahap, yaitu dengan memakainya secara bergantian dengan popok sekali pakai.
Saat di rumah utamakan memakai clodi, lalu saat hendak bepergian jauh bisa menggunakan popok sekali pakai. Perlahan Anda akan terbiasa memakaikan popok kain sehingga kebutuhan popok sekali pakai pun bisa semakin berkurang. Sudah yakin mau beralih menggunakan clodi?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!




